Polisi Yakin Bisa Temukan Bukti Makar Ratna Sarumpaet

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 26 Desember 2016 | 12:47 WIB
Polisi Yakin Bisa Temukan Bukti Makar Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet merampungkan pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka lain, Sri Bintang Pamungkas. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Kepolisian yakin bisa menuntaskan kasus dugaan makar yang menjerat beberapa tokoh. Salah satunya Ratna Sarumpaet.

Meski Ratna meminta polisi menghentikan kasusnya. Dia mengklaim polisi belum bisa membeberkan keterlibatannya di rencana menggulingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro, Raden Prabowo Argo Yuwono mengaku tidak mempermasalahkan upaya Ratna mengelak tindakan polisi soal penetapan dirinya sebagai tersangka. Sebab, menurut Argo, berdasarkan temuan polisi, Ratna diyakini ikut terlibat dalam kegiatan makar.

"Yang terpenting polisi bisa menemukan kegiatan makar itu," kata Argo di Polda Metro Jaya, Senin (26/12/2016).

Dia juga mengatakan pihaknya telah menyerahkan seluruhnya kepada pengadilan guna menentukan apakah Ratna terlibat atau tidak dalam dugaan makar yang dituduhkan kepolisian.

"Yang bisa menilai itu pengadilan, Nanti biar pengadilan yang memutuskan," kata dia.

Ratna merasa optimis dirinya akan terbebas dari tuduhan makar. Meski dia saat ini sudah menjadi tersangka. Alasan Ratna, polisi hingga kini belum bisa menemukan banyak bukti dia ikut tersangkut dugaan rencana makar.

Kepolisian telah menetapkan 12 tokoh menjadi tersangka. Sebelas tokoh diciduk di beberapa lokasi berbeda menjelang aksi damai, Jumat (2/12/2016). Satu tokoh lagi diciduk pada Kamis (8/12/2016) dini hari.

Delapan orang yang ditetapkan menjadi tersangka dugaan upaya makar, yakni mantan anggota staf ahli Panglima TNI Brigadir Jenderal (purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (purn) Kivlan Zein, Sri Bintang Pamungkas, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Bidang Ideologi Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo, Firza Husein, dan tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz.

baca juga

Tiga tersangka yang lain, Ketua Komando Barisan Rakyat Rizal Izal, Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta Utara Jamran, Hatta Taliwang disangka melakukan penyebaran ujaran kebencian. Sedangkan, Ahmad Dhani kena sangkaan penghinaan terhadap Presiden Jokowi. Dari 12 tokoh, hanya Sri Bintang Pamungkas, Rizal dan Jamran yang ditahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Simpan 3 Nama Terduga Penyandang Dana Makar

Polisi Simpan 3 Nama Terduga Penyandang Dana Makar

News | Jum'at, 23 Desember 2016 | 17:54 WIB

Polisi Sebut Ahmad Dhani Ikut Terlibat Kasus Makar

Polisi Sebut Ahmad Dhani Ikut Terlibat Kasus Makar

News | Jum'at, 23 Desember 2016 | 17:45 WIB

Kasus Makar, Ratna Sarumpaet Pede Layak Dibebaskan

Kasus Makar, Ratna Sarumpaet Pede Layak Dibebaskan

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 20:32 WIB

Kasus Makar, Ratna Dipertontonkan Orasi Sri Bintang di Kalijodo

Kasus Makar, Ratna Dipertontonkan Orasi Sri Bintang di Kalijodo

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 20:03 WIB

Sri Bintang: Rezim Jokowi-JK Berbahaya

Sri Bintang: Rezim Jokowi-JK Berbahaya

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 19:05 WIB

Kasus Makar, Penahanan Sri Bintang Diperpanjang 40 Hari

Kasus Makar, Penahanan Sri Bintang Diperpanjang 40 Hari

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 18:05 WIB

Diperiksa Kasus Makar, Sri Bintang: Rakyat Harus Menang

Diperiksa Kasus Makar, Sri Bintang: Rakyat Harus Menang

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 15:15 WIB

Pertemuan Ratna cs Bukan untuk Makar, Tapi Bahas Ahok

Pertemuan Ratna cs Bukan untuk Makar, Tapi Bahas Ahok

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 14:28 WIB

Ratna Sarumpaet Masih Bingung Dituduh Makar

Ratna Sarumpaet Masih Bingung Dituduh Makar

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 13:19 WIB

Ratna Sarumpaet: Siapa Tak Kenal Sri Bintang? Dia Pemberani

Ratna Sarumpaet: Siapa Tak Kenal Sri Bintang? Dia Pemberani

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 12:49 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×