Cina Tangkap 720 Orang Terkait Pencemaran Lingkungan

Tomi Tresnady | Suara.com

Jum'at, 13 Januari 2017 | 05:00 WIB
Cina Tangkap 720 Orang Terkait Pencemaran Lingkungan
Polusi udara menyelimuti kota Beijing, Cina. [shutterstock]

Suara.com - Cina menangkap 720 orang dan menjatuhkan denda 21,8 juta dolar Amerika Serikat ke pelanggar aturan perlindungan lingkungan pada 2016, kata media setempat, Kamis.

Negara itu memasuki tahun ketiga "perang terhadap pencemaran". Pemerintah berusaha mengurangi dampak lingkungan ke udara, tanah, dan air akibat kegiatan ekonomi.

Cina mengalami pencemaran udara parah beberapa pekan lalu, yang memaksa warga tetap berada di rumah.

Setidak-tidaknya 720 orang ditangkap karena merusak lingkungan di Cina pada tahun lalu, kata kantor berita Xinhua mengutip keterangan, yang diungkap konferensi lingkungan nasional.

Kantor berita itu menambahkan, pemerintah telah menolak 11 proyek pembangunan senilai 97 milyar yuan (14 milyar dolar AS) karena mengancam keberlangsungan lingkungan tahun lalu.

Sementara itu, pemerintah turut melayangkan 13.127 gugatan terkait kasus lingkungan tahun lalu. Otoritas lingkungan pun menjatuhkan denda hingga 21,8 juta dolar AS ke oknum perusak, kata "Shanghai Daily" mengutip keterangan pejabat terkait.

Denda 8,7 juta, yuan dijatuhkan ke 10.184 kasus, sebagian besar terkait emisi dari sumber bergerak, tambah koran tersebut.

Sekitar 10 ribu kendaraan ikut dihukum karena melebihi standar emisi yang ditetapkan, tambahnya.

Ratusan penerbangan serta jalan sempat ditutup di Cina Utara selama liburan Tahun Baru karena kadar partikel PM2.5 mencapai 500 mikorgram per meter kubik di Beijing dan sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Knalpot Mobil Diesel Semburkan Lebih Banyak Racun Ketimbang Bus

Knalpot Mobil Diesel Semburkan Lebih Banyak Racun Ketimbang Bus

Otomotif | Jum'at, 06 Januari 2017 | 19:38 WIB

Siaga Merah, Cina Batasi Mobil dan Ratusan Pabrik Stop Produksi

Siaga Merah, Cina Batasi Mobil dan Ratusan Pabrik Stop Produksi

Otomotif | Senin, 19 Desember 2016 | 13:58 WIB

Polusi Udara Picu Penurunan Kualitas Sperma Lelaki di Cina

Polusi Udara Picu Penurunan Kualitas Sperma Lelaki di Cina

Health | Selasa, 29 November 2016 | 20:37 WIB

Sering Naik Motor? Awas, Diincar Penyakit Ini!

Sering Naik Motor? Awas, Diincar Penyakit Ini!

Health | Kamis, 27 Oktober 2016 | 08:18 WIB

Perut Sering Begah dan Masuk Angin, Waspadai Kanker Darah

Perut Sering Begah dan Masuk Angin, Waspadai Kanker Darah

Health | Minggu, 25 September 2016 | 07:27 WIB

Hati-hati, Kaum Urban Rentan Gangguan Fungsi Hati!

Hati-hati, Kaum Urban Rentan Gangguan Fungsi Hati!

Health | Kamis, 11 Agustus 2016 | 19:17 WIB

Dasar Laut Masih Jauh dari Kesunyian

Dasar Laut Masih Jauh dari Kesunyian

Tekno | Sabtu, 05 Maret 2016 | 10:20 WIB

Dasar Laut Masih Jauh dari Kesunyian

Dasar Laut Masih Jauh dari Kesunyian

Tekno | Sabtu, 05 Maret 2016 | 10:20 WIB

Cina Akan Perketat Kapal Laut Berasap Masuk Beijing

Cina Akan Perketat Kapal Laut Berasap Masuk Beijing

News | Senin, 08 Juni 2015 | 17:59 WIB

Pengendara di Cina Habiskan 9 Hari Dalam Kemacetan

Pengendara di Cina Habiskan 9 Hari Dalam Kemacetan

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 14:18 WIB

Terkini

Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar

Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar

News | Senin, 06 April 2026 | 17:18 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan

Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan

News | Senin, 06 April 2026 | 17:13 WIB

Isu Jatuhkan Prabowo Mencuat, Fahri Hamzah Minta Jangan Kasih Ruang: Dunia Lagi Kacau

Isu Jatuhkan Prabowo Mencuat, Fahri Hamzah Minta Jangan Kasih Ruang: Dunia Lagi Kacau

News | Senin, 06 April 2026 | 17:09 WIB

Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'

Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'

News | Senin, 06 April 2026 | 16:59 WIB

Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru

Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru

News | Senin, 06 April 2026 | 16:52 WIB

Tim Bon Jowi Klaim Menang 4-0 di KIP soal Ijazah Jokowi, Kini Tinggal Hadapi Polri

Tim Bon Jowi Klaim Menang 4-0 di KIP soal Ijazah Jokowi, Kini Tinggal Hadapi Polri

News | Senin, 06 April 2026 | 16:46 WIB

Kepala BGN Sambangi Banggar DPR, Said Abdullah Sebut Ada Penajaman Prioritas Anggaran Rp20 Triliun

Kepala BGN Sambangi Banggar DPR, Said Abdullah Sebut Ada Penajaman Prioritas Anggaran Rp20 Triliun

News | Senin, 06 April 2026 | 16:44 WIB

Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi

Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi

News | Senin, 06 April 2026 | 16:44 WIB

Di Sidang Noel, Saksi Ungkap Setor Rp 6,4 Miliar ke Kemnaker untuk Sertifikasi K3

Di Sidang Noel, Saksi Ungkap Setor Rp 6,4 Miliar ke Kemnaker untuk Sertifikasi K3

News | Senin, 06 April 2026 | 16:37 WIB

Jelang May Day 2026, KSPI Umumkan Aksi Besar 16 April hingga 1 Mei

Jelang May Day 2026, KSPI Umumkan Aksi Besar 16 April hingga 1 Mei

News | Senin, 06 April 2026 | 16:12 WIB