Din: Jangan Hakimi Ormas Islam sebagai Ormas Radikal

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 18 Januari 2017 | 18:30 WIB
Din: Jangan Hakimi Ormas Islam sebagai Ormas Radikal
Ketua Dewan Penasehat Majelis Ulama Indonesia (MUI) 2015-2020 Din Syamsuddin, mendatangi Gedung KPK [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin meminta publik tidak menghakimi organisasi kemasyarakatan berdasar ajaran Islam sebagai organisasi radikal. Sebab ormas lain pun ada juga yang melakukan kekerasan.

Hal itu dikatakan Din saat menanggapi soal desakan masyarakat terkait pembubaran organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan kekerasan dalam aksinya.

"Itu urusan pemerintah dengan undang-undangnya," kata Din usai Rapat Pleno ke-14 MUI di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017).

"Banyak (ormas radikal), ada dari kalangan non Islam dan Islam, cuma tidak berkeadilan ketika melihat ormas yang melakukan kekerasan itu hanya ormas Islam saja," lanjut dia.

Dia meminta pemerintah agar tidak hanya memperhatikan kekerasan fisik yang terjadi di lapangan untuk membubarkan ormas radikal. 

"Tapi mari juga kita gugat kekerasan pemodal, kekerasan pemodal ini jauh lebih berbahaya, atau juga sama bahayanya dengan kekerasan fisik, atau kekerasan verbal, seperti ujaran kebencian, menghina agama, itu juga melakukan kekerasan," tutup Din Syamsuddin.

Salah satu ormas yang didesak untuk dibubarkan adalah ormas yang dipimpin oleh Rizieq Shihab yakni FPI yang dinilai banyak melakukan kekerasan. FPI juga dinilai mengganggu stabilitas keamanan dan kebhinekaan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rizieq Vs Sukmawati, Djarot: Nggak Ngerti, Tanya Beliau-beliau

Rizieq Vs Sukmawati, Djarot: Nggak Ngerti, Tanya Beliau-beliau

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 17:52 WIB

Wiranto Dukung Polisi Bongkar Kasus Merah Putih Dicoret-coret

Wiranto Dukung Polisi Bongkar Kasus Merah Putih Dicoret-coret

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 17:30 WIB

Buntut Bentrok FPI dan GMBI, Polri Siap Beri Penjelasan ke DPR

Buntut Bentrok FPI dan GMBI, Polri Siap Beri Penjelasan ke DPR

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 14:05 WIB

Siapa Coret Bendera Merah Putih dengan Arab, Polisi Melacaknya

Siapa Coret Bendera Merah Putih dengan Arab, Polisi Melacaknya

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 13:40 WIB

Diperiksa Senin Depan, Kapolri Imbau Rizieq Tak Bawa Massa FPI

Diperiksa Senin Depan, Kapolri Imbau Rizieq Tak Bawa Massa FPI

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 13:17 WIB

Kapolri Utus Jenderal Bintang Tiga Urus Kasus FPI di Bandung

Kapolri Utus Jenderal Bintang Tiga Urus Kasus FPI di Bandung

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 13:08 WIB

Kapolri Utus Irwasum Usut Insiden Bentrokan FPI dan GMBI

Kapolri Utus Irwasum Usut Insiden Bentrokan FPI dan GMBI

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 13:06 WIB

Wiranto Tegaskan Indonesia Bukan Negara Ormas

Wiranto Tegaskan Indonesia Bukan Negara Ormas

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 21:40 WIB

Rizieq Adukan Iriawan ke DPR, Polda: Biarin, Kasus Tetap Lanjut

Rizieq Adukan Iriawan ke DPR, Polda: Biarin, Kasus Tetap Lanjut

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 19:46 WIB

Rizieq Desak Kapolda Metro Dicopot, Iriawan: Siapa Dia? Enak Saja

Rizieq Desak Kapolda Metro Dicopot, Iriawan: Siapa Dia? Enak Saja

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 19:30 WIB

Terkini

ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!

ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:07 WIB

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:27 WIB

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:23 WIB

Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!

Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:09 WIB

Tentara Zionis Israel Bombardir Lebanon, 5 Warga Sipil Tewas Termasuk Seorang Jurnalis

Tentara Zionis Israel Bombardir Lebanon, 5 Warga Sipil Tewas Termasuk Seorang Jurnalis

News | Kamis, 23 April 2026 | 06:59 WIB

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:30 WIB

Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah

Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:00 WIB

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:55 WIB

Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita

Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:48 WIB

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:26 WIB