KAHMI Kecam Sikap Ahok ke Ma'ruf Amin

Yazir Farouk | Dian Rosmala | Suara.com

Kamis, 02 Februari 2017 | 06:59 WIB
KAHMI Kecam Sikap Ahok ke Ma'ruf Amin
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jakarta Raya angkat suara ihwal situasi nasional beberapa bulan terakhir. Respon ini dikeluarkan termasuk  soal upaya Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan penasehat hukumnya yang dianggap mengkriminalisasi beberapa tokoh politik dan masyarakat.

"Termasuk pemimpin Islam kontra Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017," kata Ketua KAHMI Jaya Mohamad Taufik di Jakarta, Rabu (1/2/2017) malam.

Kata Taufik, hal ini tercermin dari sikap Ahok dan penasehat hukumnya yang menganggap Ketua MUI Ma'ruf Amin memberikan keterangan palsu dalam persidangan kasus penodaan agama dengan terdakwa Ahok. Menurut dia, hal tersebut dilakukan dalam rangka memperlemah kekuatan islam di Indonesia.

Dia menyebut ini merupakan sebagai upaya kriminalisasi yang punya dua sasaran utama. Pertama, untuk membangun opini publik, khususnya majelis hakim, bahwa Fatwa MUI yang menyebut Ahok menistakan Al Quran adalah bohong, sehingga gugur demi hukum.

"Jika para hakim percaya, mereka berharap para hakim membebaskan terdakwa Ahok dari sanksi hukum," ujar Taufik. Padahal, kata Taufik, keputusan MUI tersebut dirapatkan selama sepuluh hari dan bukan keputusan perorangan.

"Tetapi, kolektif melalui mekanisme pembentukan tim yang terdiri dari Komisi Fatwa, Komisi Pengkajian, Komisi Humkam, dan Komisi Infokom," kata Taufik.

Adapun sasaran kedua, lanjutnya, agar kekuatan lslam politik dengan kekuatan kontra Ahok mengalami penurunan daya kritis dan kontrol terhadap pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta.

"Hal ini, diduga untuk memuluskan rencana dan upaya menggunakan metode politik uang dalam memenangkan Ahok," ujar wakil ketua DPRD DKI itu.

Atas pertimbangan tersebut, Sekretaris KAHMI Jaya, Muhammad Amin, menyatakan, pihaknya menolak dan mengecam keras setiap upaya kriminalisasi pemimpin politik ataupun tokoh Islam.

"Dan juga aktivis kontra Ahok dalam pilkada dan penista agama Islam," kata Amin di tempat yang sama.

KAHMI Jaya juga mengimbau kepada seluruh pengurus dan anggotanya mencermati dan mengkritisi setiap upaya kriminalisasi terhadap pemimpin Islam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelajaran dari Polemik Sikap Ahok kepada Ma'ruf Amin

Pelajaran dari Polemik Sikap Ahok kepada Ma'ruf Amin

News | Kamis, 02 Februari 2017 | 06:40 WIB

Ma'ruf Amin Sudah Maafkan Ahok

Ma'ruf Amin Sudah Maafkan Ahok

News | Kamis, 02 Februari 2017 | 00:16 WIB

Luhut, Iriawan, Teddy Sowan ke Rumah Ma'ruf Amin Bicarakan Ahok?

Luhut, Iriawan, Teddy Sowan ke Rumah Ma'ruf Amin Bicarakan Ahok?

News | Kamis, 02 Februari 2017 | 00:08 WIB

Sikap SBY Soal Percakapan dengan Ma'ruf Bisa Blunder, Kenapa?

Sikap SBY Soal Percakapan dengan Ma'ruf Bisa Blunder, Kenapa?

News | Kamis, 02 Februari 2017 | 06:18 WIB

SBY: Tanya MUI, Apakah Fatwa Ahok di Bawah Tekanan SBY atau Tidak

SBY: Tanya MUI, Apakah Fatwa Ahok di Bawah Tekanan SBY atau Tidak

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 20:51 WIB

Ahok Minta Maaf pada Ma'ruf Amin, Simak Alasannya

Ahok Minta Maaf pada Ma'ruf Amin, Simak Alasannya

Video | Rabu, 01 Februari 2017 | 20:19 WIB

Terkini

Hujan Lebat Disertai Petir Intai Langit Jabodetabek Hari Ini

Hujan Lebat Disertai Petir Intai Langit Jabodetabek Hari Ini

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:03 WIB

Bestari Barus Tegaskan Jokowi Bagian dari PSI: Akan Turun ke Masyarakat pada Saatnya

Bestari Barus Tegaskan Jokowi Bagian dari PSI: Akan Turun ke Masyarakat pada Saatnya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tegakkan Kedaulatan Digital, Polri Ringkus 321 WNA Mafia Judol Lintas Negara

Tegakkan Kedaulatan Digital, Polri Ringkus 321 WNA Mafia Judol Lintas Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:50 WIB

Jangan Biarkan Anak Asyik Sendiri dengan Gadget! KPAI Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Kamar

Jangan Biarkan Anak Asyik Sendiri dengan Gadget! KPAI Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Kamar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:43 WIB

Kemlu China Peringatkan AS, Sebut Perang Iran Tak Seharusnya Terjadi

Kemlu China Peringatkan AS, Sebut Perang Iran Tak Seharusnya Terjadi

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:35 WIB

Mungkinkah Ibu Kota Pindah IKN pada Masa Prabowo-Gibran? Begini Kata Pakar UMY

Mungkinkah Ibu Kota Pindah IKN pada Masa Prabowo-Gibran? Begini Kata Pakar UMY

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:35 WIB

Ferdy Sambo Lulus S2 di Lapas, Apakah Semua Narapidana Punya Hak yang Sama?

Ferdy Sambo Lulus S2 di Lapas, Apakah Semua Narapidana Punya Hak yang Sama?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:02 WIB

Marco Rubio: Harga Bensin Tinggi Tak Akan Paksa AS Beri Konsesi ke Iran

Marco Rubio: Harga Bensin Tinggi Tak Akan Paksa AS Beri Konsesi ke Iran

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:50 WIB

Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:34 WIB

Siasat Cerdik China Ganti Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Meski Masih Kena Sanksi

Siasat Cerdik China Ganti Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Meski Masih Kena Sanksi

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:27 WIB