Polisi Penjaga Sidang Ahok Asyik Main Catur

Pebriansyah Ariefana | Welly Hidayat | Suara.com

Selasa, 07 Februari 2017 | 10:39 WIB
Polisi Penjaga Sidang Ahok Asyik Main Catur
Polisi penjaga sidang penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama asik main catur. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Aparat kepolisian di pelataran Auditorium Kementerian, Ragunan, Jakarta Selatan, terus mengawal dua massa pendukung calon gubernur petahanan DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan massa Anti Ahok pada persidangan kesembilan kasus dugaan Penodaan Agama pada Selasa (7/2/2017) pagi.

Kepolisian yang berjaga di massa pendukung Ahok terlihat tidak begitu ketat mengawal para massa aksi.

Massa aksi pendukung Ahok memang tidak begitu banyak yang hadir dari sidang - sidang sebelumnya di Pelataran gedung Kementerian Pertanian.

Dua polisi terlihat bermain catur, dan satu polisi melihat permainan dua kawannya tersebut. Dengan santainya mereka juga mendengar suara musik, dari mobil komando massa pendukung Ahok.

Walaupun massa aksi sudah dibatasi kawat berduri dan menyiagakan kendaraan taktis Baraccuda.

Jaksa penuntut Umum (JPU) dijadwalkan menghadirkan tiga saksi dua saksi fakta yang dihadirkan JPU, mereka adalah dua nelayan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Jaenudin alias Panel, dan Sahbudin alias Deni.

Selain Jaenudin dan Sahbudin, JPU juga akan menghadirkan anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia yang juga dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN), Hamdan Rasyid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Nelayan Pulau Seribu Diyakini Bisa Menguak Tabir Kasus Ahok

Dua Nelayan Pulau Seribu Diyakini Bisa Menguak Tabir Kasus Ahok

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 09:20 WIB

Penyadapan SBY, Pengacara Ahok Tantang Pihak Menuduh Unjuk Muka

Penyadapan SBY, Pengacara Ahok Tantang Pihak Menuduh Unjuk Muka

News | Senin, 06 Februari 2017 | 22:39 WIB

Sambangi MUI, ACTA Sebut Pernyataan Ahok Sudutkan Ma'ruf Amin

Sambangi MUI, ACTA Sebut Pernyataan Ahok Sudutkan Ma'ruf Amin

News | Senin, 06 Februari 2017 | 22:02 WIB

Pelapor Ahok yang Atasnamakan Muslim Sedunia Akhirnya Dipolisikan

Pelapor Ahok yang Atasnamakan Muslim Sedunia Akhirnya Dipolisikan

News | Senin, 06 Februari 2017 | 21:57 WIB

Ahok Sebar Buku '7 Dalil Umat Islam DKI dalam Memilih Gubernur'

Ahok Sebar Buku '7 Dalil Umat Islam DKI dalam Memilih Gubernur'

News | Senin, 06 Februari 2017 | 19:16 WIB

'Panas' dengan Ahok, Ma'ruf Amin Senang Didukung Muhammadiyah

'Panas' dengan Ahok, Ma'ruf Amin Senang Didukung Muhammadiyah

News | Senin, 06 Februari 2017 | 19:03 WIB

Ini Langkah Kongkrit Ahok Setelah Jadi Gubernur Aktif

Ini Langkah Kongkrit Ahok Setelah Jadi Gubernur Aktif

News | Senin, 06 Februari 2017 | 18:41 WIB

PDI P Sebut Nahdliyin Banyak Dukung Ahok-Djarot, Ini Alasannya

PDI P Sebut Nahdliyin Banyak Dukung Ahok-Djarot, Ini Alasannya

News | Senin, 06 Februari 2017 | 19:05 WIB

Takut Urusan Jadi Panjang, Ahok Menolak Komentari Pernyataan JK

Takut Urusan Jadi Panjang, Ahok Menolak Komentari Pernyataan JK

News | Senin, 06 Februari 2017 | 18:19 WIB

Polemik Kehadiran Ahok di Istighosah Nahdliyin, Ini Respons PDI P

Polemik Kehadiran Ahok di Istighosah Nahdliyin, Ini Respons PDI P

News | Senin, 06 Februari 2017 | 18:31 WIB

Terkini

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB