Tim Anies-Sandi Klaim Temukan Birokrasi 'Bermain' di Pilkada DKI

Arsito Hidayatullah | Dian Rosmala | Suara.com

Rabu, 01 Maret 2017 | 14:51 WIB
Tim Anies-Sandi Klaim Temukan Birokrasi 'Bermain' di Pilkada DKI
Anies Baswedan di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Rabu (1/3/2017). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menggelar workshop perihal persiapan menghadapi Pilkada Jakarta putaran kedua. Workshop itu dihadiri oleh sebagian besar tim sukses pasangan nomor urut tiga tersebut.

Menurut Anies yang berpasangan dengan Sandiaga Uno sebagai cawagub, dalam acara workshop yang digelar tertutup bagi media itu, sedang dilakukan evaluasi atas perolehan suara secara menyeluruh dari Pilkada DKI putaran pertama.

"Kami melihat ada banyak TPS yang suaranya, hasilnya, kalau istilah saya 'lucu' dengan beberapa TPS. Nanti akan diumumkan TPS mana saja. Dari 13.000 TPS, kalau normal, perolehan normal-lah. Ada yang tinggi, sedang dan rendah. Tapi kami temukan di beberapa TPS nambah di atas 4 persen," kata Anies di DPP Partai Gerindra, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2017).

Anies melanjutkan, kejadian tersebut di luar kebiasaan normal pemilihan umum. Ia pun berharap, hal-hal semacam itu tidak terulang di putaran kedua Pilkada DKI.

"Kami juga temukan seorang lurah yang mengeluarkan surat keterangan. Kemarin sudah dilaporkan ke kepolisian. Artinya, kami ingin pastikan, buktikan (bahwa) Pemda DKI netral dan tidak terlibat dalam operasi pemenangan calon," tutur Anies.

Anies pun memperingatkan kembali para pejabat Pemprov DKI agar tidak terlibat dalam proses pemenangan salah satu paslon.

"Karena kami bukan bagian dari kekuasaan. Kami tidak memiliki alat untuk mengendalikan birokrasi. Bagi mereka yang hari ini bisa mengendalikan birokrasi, jangan pernah main-main dengan Pilkada di Jakarta," tegas Anies.

Menurut Anies pula, tanda-tanda keterlibatan pejabat Pemprov DKI di Pilkada Jakarta sudah mulai terlihat. Dia pun menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi mereka yang menyalahgunakan jabatannya di Pilkada Jakarta.

"Ini pelajaran bagi kami, agar tak mudah percaya dengan orang-orang yang beroperasi di lapangan. Karena kemarin polos-polos anggota kita bekerja. Ya, karena bagi mereka yang tidak terbiasa melakukan kecurangan, tidak bisa membayangkan orang lain melakukannya," kata Anies.

Anies pun menegaskan, setiap temuan yang mengarah pada kecurangan akan dilaporkan ke pihak berwenang.

"Kami minta bagi aparat kepolisian untuk bertindak dengan obyektif. Jangan aparat kepolisian mendiamkan intimidasi di TPS," kata Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies-Sandi Akan Wujudkan Program Rp1 Miliar Per RW

Anies-Sandi Akan Wujudkan Program Rp1 Miliar Per RW

News | Rabu, 01 Maret 2017 | 14:25 WIB

Sandiaga Dekati Moeldoko yang Kini Jadi Petinggi Hanura

Sandiaga Dekati Moeldoko yang Kini Jadi Petinggi Hanura

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:47 WIB

Tim Anies-Sandiaga Protes Dana Bansos Dicairkan Jelang Pilkada

Tim Anies-Sandiaga Protes Dana Bansos Dicairkan Jelang Pilkada

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 18:32 WIB

Djarot Pakai Kemeja Kotak-kotak Saat Kunker, Tim Anies Bereaksi

Djarot Pakai Kemeja Kotak-kotak Saat Kunker, Tim Anies Bereaksi

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 15:31 WIB

Terkini

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:55 WIB

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:43 WIB

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:39 WIB

Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan

Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:13 WIB

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:05 WIB

Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia

Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:57 WIB