SAR Masih Menyisir Perairan Cari Nelayan Hilang

Dythia Novianty | Suara.com

Selasa, 07 Maret 2017 | 22:32 WIB
SAR Masih Menyisir Perairan Cari Nelayan Hilang
Ilustrasi orang tenggelam. [Shutterstock]

Suara.com - Tim Pencari dan Penyelamat (SAR) masih mencari Khatam, nelayan asal Kelurahan Anggut Kota Bengkulu yang terjatuh dan tenggelam setelah kapalnya dihempas gelombang di perairan Bengkulu.

"Kami masih menyisir perairan Teluk Sepang dan alur masuk kolam pelabuhan Pulau Baai, lokasi terbaliknya kapal korban," kata Koordinator Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Lovie Antoni di Bengkulu, Selasa (7/3/2017).

Menurut Lovie, korban bersama seorang rekannya berangkat melaut menggunakan kapal kecil yang biasa disebut lancang pada Senin (6/3) malam.

Lokasi memancing, katanya, tidak terlalu jauh ke laut sebab daya jelajah kapal kecil itu sangat terbatas.

"Bisa dikatakan mereka sudah di pinggir dan hendak masuk ke kolam pelabuhan, saat itulah gelombang tinggi menghantam kapal dan korban jatuh lalu hilang," ujar dia.

Sementara rekan korban bertahan dan berpegangan di puing kapal saat kejadian tersebut dan berhasil selamat saat gelombang menghempaskan kapal ke pantai.

Lovie mengatakan, penyisiran lokasi hilangnya nelayan tersebut dilakukan sejak pagi. Sejumlah relawan PMI Kecamatan Kampung Melayu bersama Basarnas turun ke lokasi mencari korban.

"Sampai malam ini belum ditemukan. Kami akan lanjutkan pencarian besok," ujarnya.

Sebelumnya, satu kapal jenis bagan yang berisi lima anak buah kapal juga terbalik dan karam di sekitar perairan Pulau Tikus, tujuh mil dari daratan Kota Bengkulu.

Lima anak buah kapal berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan dan dievakuasi ke daratan. Gelombang tinggi diduga menjadi penyebab karamnya dua kapal nelayan yang mencari ikan di perairan Bengkulu itu. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Jasad Korban Perahu Karam di Johor Teridentifikasi

Satu Jasad Korban Perahu Karam di Johor Teridentifikasi

News | Senin, 06 Maret 2017 | 03:43 WIB

Korban Kapal Karam di Perairan Johor Kembali Ditemukan

Korban Kapal Karam di Perairan Johor Kembali Ditemukan

News | Kamis, 02 Februari 2017 | 11:22 WIB

Polda Kepri: 14 Jenazah TKI Belum Teridentifikasi

Polda Kepri: 14 Jenazah TKI Belum Teridentifikasi

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 22:32 WIB

Kapal Imigran Indonesia Karam di Perairan Malaysia, 9 Tewas

Kapal Imigran Indonesia Karam di Perairan Malaysia, 9 Tewas

News | Senin, 23 Januari 2017 | 17:19 WIB

Basarnas Belum Berhasil Temukan Nelayan Hilang

Basarnas Belum Berhasil Temukan Nelayan Hilang

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 21:52 WIB

Terkini

Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?

Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:37 WIB

Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan

Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:34 WIB

Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan

Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:27 WIB

Pramono Klaim Jakarta Makin Digdaya: Ekonomi Melesat, Kemiskinan Turun, dan Belanja APBD Cetak Rekor

Pramono Klaim Jakarta Makin Digdaya: Ekonomi Melesat, Kemiskinan Turun, dan Belanja APBD Cetak Rekor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:26 WIB

Operasi Serentak, Pemprov DKI Angkut 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Jakarta

Operasi Serentak, Pemprov DKI Angkut 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:24 WIB

Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging

Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:20 WIB

Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan

Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:18 WIB

Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas

Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:13 WIB

Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?

Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:09 WIB

KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan

KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:05 WIB