Turun di All England, Owi/Butet: Kami Lebih Fresh dan Bergairah

Rizki Nurmansyah

Kamis, 09 Maret 2017 | 05:02 WIB
Turun di All England, Owi/Butet: Kami Lebih Fresh dan Bergairah
Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [Humas PBSI]

Suara.com - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses melewati rintangan pertamanya di All England Open 2017. Di babak pertama, Rabu (8/3/2017), ganda campuran nomor satu Indonesia ini mengalahkan Wang Chi Lin/Lee Chia Hsin asal Taiwan, 21-8 dan 21-18, dalam waktu 25 menit.

Game pertama dimulai, mereka tampil tanpa hambatan sama sekali dengan terus unggul di lapangan. Memasuki game kedua, Tontowi/Liliyana sempat tertinggal 5-8 di awal, sebelum akhirnya balik menyusul menjadi 18-9.

Namun Tontowi/Liliyana tak mulus begitu saja. Mereka masih disusul Wang/Lee menjadi 19-16. Beruntung akhirnya skor 21-18 bisa dikantongi Tontowi/Liliyana. Mereka pun melaju ke babak kedua.

"Penampilan perdana kami hari ini cukup baik. Walaupun lawan bukan pemain unggulan. Tapi kami harus tetap fokus dan tidak boleh lengah. Karena kalau lengah, bisa seperti tadi di game kedua, yang hampir lewat. Persaingan di lapangan sudah lebih merata, semua lawan perlu diwaspadai," ujar Liliyana ditemui usai pertandingan di Barclaycard Arena, Birmingham.

Owi/Butet, sapaan akrab Tontowi/Liliyana, mengaku tampil tanpa beban dan lebih enjoy di All England kali ini. Usai perhelatan Olimpiade tahun lalu, target besar yang dipikul keduanya, sudah berhasil dipecahkan.

Mereka pun kini bisa tampil lebih lepas di lapangan. Meski begitu Tontowi/Liliyana tetap mewaspadai semua lawan yang akan dihadapinya nanti.

"Kami lebih fresh dan bergairah untuk tampil di All England kali ini," ungkap Owi.

"Setelah melewati Olimpiade, pertandingan yang selama ini kami impi-impikan, kami bisa lebih enjoy dan menikmati pertandingan. Beban berat itu (Olimpiade Rio 2016) sudah kami lewati," kata Liliyana.

Sayang langkah Tontowi/Liliyana tak diikuti oleh dua rekannya di ganda campuran. Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti kalah 14-21 dan 5-21 dari unggulan tiga Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark).

baca juga

Sebelumnya, Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika juga harus angkat koper, setelah kalah dari Lu Kai/Huang Yaqiong (Cina), 9-21 dan 17-21.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Wakil Indonesia yang Tersisa di All England, Ini Kata Sony

Jadi Wakil Indonesia yang Tersisa di All England, Ini Kata Sony

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 22:08 WIB

Menangi Duel Sesama Putra Indonesia, Anthony ke Babak Utama

Menangi Duel Sesama Putra Indonesia, Anthony ke Babak Utama

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 05:05 WIB

Turun di All England, Owi/Butet Tak Diberi Target, Ini Alasannya

Turun di All England, Owi/Butet Tak Diberi Target, Ini Alasannya

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 22:34 WIB

Tampil di All England, Praveen/Debby Dapat Tugas Berat

Tampil di All England, Praveen/Debby Dapat Tugas Berat

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 21:33 WIB

Hadapi Peraih Emas Olimpiade, Della/Rosyita Tetap "Pede"

Hadapi Peraih Emas Olimpiade, Della/Rosyita Tetap "Pede"

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 06:45 WIB

Jepang Tawarkan 'Khusus' Fasilitas Latihan Indonesia di Olimpiade

Jepang Tawarkan 'Khusus' Fasilitas Latihan Indonesia di Olimpiade

News | Sabtu, 25 Februari 2017 | 21:05 WIB

100 Persen Pemain Lokal, Mutiara Buktikan Mampu Juara Superliga

100 Persen Pemain Lokal, Mutiara Buktikan Mampu Juara Superliga

News | Sabtu, 25 Februari 2017 | 20:06 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×