Cerita Menantu yang Jenazah Mertuanya Tak Kunjung Disalatkan

Selasa, 14 Maret 2017 | 20:57 WIB
Cerita Menantu yang Jenazah Mertuanya Tak Kunjung Disalatkan
Yoyo Sudaryo [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - ‎Panitia Pengawas Pemilu Kota Jakarta Selatan sedang memproses kasus surat pernyataan untuk mendukung calon gubernur muslim di pilkada Jakarta periode kedua. Surat itu ditandatangani Yoyo Sudaryo, warga RT 5, RW 2, Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan,  agar pengurus masjid segera mensalatkan jenazah mertuanya, Siti Rohbaniyah (74).

Hari ini, panwaslu mengagendakan pemeriksaan terhadap Ketua RT 5, RW 2, Makmun Ahyar, dan Yoyo Sudaryo. Namun, Makmun tidak. Hanya Yoyo yang bersedia memenuhi panggilan panwaslu.

Yoyo yang tinggal di RT 5, RW 2, Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, mengakui menandatangani surat pernyataan bermaterai untuk memilih pasangan muslim  di pilkada Jakarta putaran kedua.

Sebelum menandatangi surat pernyataan, katanya, sampai sekitar satu setengah jam, pengurus masjid tidak kunjung menerima jenazah.

"Setelah tandatangan, antara lima menit setelah itu dibawa ke masjid untuk disalatkan," kata Yoyo kepada panwaslu di kantor panwaslu, Jalan Warung Jati Barat, Buncit, Jakarta Selatan.

Yoyo meluruskan informasi yang menyebutkan pengurus masjid menolak jenazah mertuanya.

"Kalau masalah penolakan itu nggak ada, nggak ada penolakan dari pihak manapun, tapi kalau penandatanganan surat pernyataan, itu memang ada," kata Yoyo.

Ketika ditanya seandainya dia tidak menandatangani surat pernyataan, apakah jenazah mertuanya disalatkan, Yoyo tidak bisa menjawab.

Sebab, kata dia, dalam percakapan maupun dalam surat pernyataan yang diberikan ketua RT, tidak disebutkan adanya penolakan jenazah.

"Karena saya uda panik, uda nunggu, jadi agar supaya ibu saya ini supaya cepat- cepat disalatkan," kata Yoyo.

Kasus tersebut terjadi pada Rabu (8/3/2017). Pengurus masjid diduga tak kunjung menerima jenazah Siti karena dianggap sebagai pendukung Ahok-Djarot di pilkada Jakarta putaran pertama.

Panwaslu sudah memiliki barang bukti berupa surat pernyataan untuk mendukung calon gubernur muslim yang ditandatangani Yoyo.

Kasus tersebut merupakan buntut dari propaganda lewat pemasangan spanduk di sebagian masjid yang berisi tulisan "masjid ini tidak mensholatkan jenazah pendukung dan pembela penista agama" menjelang pilkada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI