Polisi: Tersangka Rancang Aksi Makar Serentak di 5 Kota

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 04 April 2017 | 17:55 WIB
Polisi: Tersangka Rancang Aksi Makar Serentak di 5 Kota
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan hasil rekonstruksi di dua lokasi pertemuan para tersangka pemufakatan makar.

Dua lokasi yang dilakukan rekonstruksi, Senin (3/4/2017) kemarin. Di antaranya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat dan kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

"Ya, artinya yang utama dari pertemuan itu adalah untuk menggulingkan pemerintahan yang sah dengan menduduki Gedung DPR, itu yang pertama. Itu baru perencanaan ya, di situ. Yang kedua adalah nanti akan dilaksanakan setelah 19 April pelaksanaannya. Dan sebelum bulan Ramadhan, nah itu interval setelah tanggal 19 April sampai Ramadan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (4/4/2017).

Menurutnya, para tersangka telah merencanakan aksi yang lebih besar lagi. Kata Argo, aksi Bela Al Quran pada Jumat (31/3/2017) merupakan awal dari serangkaian aksi yang telah direncanakan setelah pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017 berlangsung.

"Pelaksanaannya akan melakukan kegiatan yang lebih besar. Untuk tanggal 30-31 (Maret 2017) itu pemanasan. Itu dalam pertemuan agendanya seperti itu yang dihasilkan," katanya.

Kata Argo, jelang Pilkada Jakarta putaran kedua juga sudah dirancang rencana aksi di lima kota, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Makasar.

"Kegiatannya tidak hanya di Jakarta saja, jadi harus serentak di lima kota Indonesia, yang pertama di Makassar, kedua Surabaya, ketiga di Jogja, keempat Bandung, kelima di Jakarta, itu bersamaan. Itu dalam pertemuan-pertemuan yang dilaksanakan," kata Argo.

Dalam pertemuan di dua lokasi ini, mereka juga telah menyusun pendanaan aksi sebesar Rp3 milar yang diduga digunakan untuk merealisasikan aksi melengserkan pemerintahan yang sah.

"Sekitar Rp 3 miliar. Disampaikan dalam pertemuan seperti itu," kata dia.

Polisi sebelumnya telah menangkap lima tersangka jelang demo anti Basuki Tjahaja Purnama atau Aksi 313 yang menuntut Presiden Joko Widodo memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatan gubernur DKI Jakarta karena sudah berstatus terdakwa perkara dugaan penodaan agama, Jumat (31/3/2017).

Kelima orang yang ditangkap yakni Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI), Gatot Saptono alias Muhammad Al Khaththath, Zainudin Arsyad, Irwansrah, Veddrik Nugraha alias Dikho, dan Marad Fachri Said alias Andre.

Saat ini, polisi masih juga masih mengembangkan kasus dugaan pemufakatan makar termasuk menelusuri sumber dana dan aktor intektual yang menggerakan aksi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pimpinan Ormas Muhammadiyah Beberkan Pertemuan Tersangka Makar

Pimpinan Ormas Muhammadiyah Beberkan Pertemuan Tersangka Makar

News | Selasa, 04 April 2017 | 15:19 WIB

Orang Ini Berani Jadi Jaminan Mahasiswa Tersangka Makar, Siapa?

Orang Ini Berani Jadi Jaminan Mahasiswa Tersangka Makar, Siapa?

News | Selasa, 04 April 2017 | 13:09 WIB

Diduga Biayai Upaya Makar, Polisi Serius Telisik Tommy Soeharto

Diduga Biayai Upaya Makar, Polisi Serius Telisik Tommy Soeharto

News | Selasa, 04 April 2017 | 11:04 WIB

4 Tahanan Makar Dibawa ke Polda, Sekjen FUI Tetap di Mako Brimob

4 Tahanan Makar Dibawa ke Polda, Sekjen FUI Tetap di Mako Brimob

News | Senin, 03 April 2017 | 23:01 WIB

Inilah Kronologis Rencana Makar Al-Khaththath Dkk Versi Polisi

Inilah Kronologis Rencana Makar Al-Khaththath Dkk Versi Polisi

News | Senin, 03 April 2017 | 16:31 WIB

Prabowo: Membela Hak Rakyat, Tak Berarti Makar

Prabowo: Membela Hak Rakyat, Tak Berarti Makar

News | Sabtu, 01 April 2017 | 15:24 WIB

Mangkir, Polisi Panggil Ulang Tommy Soeharto di Kasus Makar

Mangkir, Polisi Panggil Ulang Tommy Soeharto di Kasus Makar

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 17:13 WIB

Polisi Akan Tentukan Penahanan Koordinator Aksi 313 Besok

Polisi Akan Tentukan Penahanan Koordinator Aksi 313 Besok

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 16:36 WIB

Ini yang Dilakukan Al Khaththath Sampai Jadi Tersangka Makar

Ini yang Dilakukan Al Khaththath Sampai Jadi Tersangka Makar

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 15:56 WIB

Alasan Tommy Soeharto Menolak Diperiksa Kasus Makar

Alasan Tommy Soeharto Menolak Diperiksa Kasus Makar

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 12:16 WIB

Terkini

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:56 WIB

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:33 WIB

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:18 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:13 WIB