Rumah Anggota DPR Buat Tampung Sembako, Sandi: Astaghfirullah

Senin, 17 April 2017 | 17:25 WIB
Rumah Anggota DPR Buat Tampung Sembako, Sandi: Astaghfirullah
Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno. [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Beberapa hari terakhir beredar foto aksi bagi-bagi sembako yang kemudian dirasakan menyudutkan kubu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat menjelang pilkada, Rabu (19/4/2017). 

Selain itu, tim sukses kubu Anies Baswedan - Sandiaga Uno juga menemukan rumah dinas beberapa anggota DPR dari fraksi pendukung Ahok-Djarot dipakai untuk menampung sembako.

Calon wakil gubernur Jakarta nomor urut tiga Sandiaga Uno sampai angkat suara atas hal tersebut.

"Yang saya dapat itu sudah masif di Kalibata, di komplek DPR RI dijadikan gudang (sembako). Astaghfirullah," kata Sandiaga di BSI, Jalan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (17/4/2017).

Kemarin, Minggu (16/4/2017), salah satu rumah dinas terlihat penuh bungkusan plasit berisi sembako yang terdiri dari beras, gula, minyak goreng.

Sembako tersebut akan dibagikan kepada warga di Kalibata oleh orang-orang yang mengenakan kemeja kotak-kotak. Kemeja motif kotak-kotak selama ini identik dengan kubu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

"Itu sudah saya terima (informasi) dari medsos. Saya sampaikan, to lead is to give example. Janganlah beri contoh," ujar Sandiaga.

Menurut pasangan Anies Baswedan itu, Ahok-Djarot tentu tidak menyetujui aksi bagi-bagi sembako. Sebab, praktik tersebut dapat merusak demokrasi yang sudah mulai terbangun.

"Saya yakin ini nggak sesuai dengan Pak Basuki. Dia juga setuju sama saya pasti," kata Sandiaga.

Ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Adian Napitupulu yang menempati salah rumah dinas di Kalibata, hanya mengirimkan emoticon senyum lebar.

Kubu Ahok dan Djarot merasa diserang habis-habisan belakangan ini dengan isu membagi-bagikan sembako.

"Dua hari ini kami difitnah, katanya secara masif bagi-bagi sembako. Padahal, jelas timses Ahok-Djarot tidak pernah lakukan itu," ujar juru bicara tim sukses Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni.

Menurut Raja Juli semenjak terjun ke dunia politik, Ahok anti terhadap politik uang demi mendapatkan kedudukan.

"Dari sejak awal clear, instruksi Ahok tidak boleh main politik uang," kata dia.

Raja Juli mengimbau masyarakat untuk melaporkan temuan politik uang ke badan pengawas pilkada, terutama yang dilakukan oleh orang-orang yang mengenakan seragam kotak-kotak khas kampanye Ahok-Djarot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI