Komnas HAM Minta Rizieq Berikan Penjelasan Lewat Surat

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 15 Mei 2017 | 16:25 WIB
Komnas HAM Minta Rizieq Berikan Penjelasan Lewat Surat
Habib Rizieq Shihab sambangi kementrian pertanian di Jakarta, Selasa (28/22017), sebagai saksi ahli agama dalam sidang lanjutan kasus penodaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Nurcholis mengatakan akan menindaklanjuti pengaduan tim ‎pengacara Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab terkait dugaan kriminalisasi yang dilakukan kepolisian, antara lain lewat kasus dugaan penyebaran konten pornografi yang diunggah di situs baladacintarizieq.com.

"Tim akan merespon soal masalah Pak Habib Rizieq, tadi saya sudah bertemu ‎timnya," kata Nurcholis di kantornya, Jakarta, Senin (15/5/2017).

Untuk memprosesnya, Komnas HAM membutuhkan keterangan langsung dari Rizieq. ‎Namun, Komnas HAM tidak bisa meminta keterangan langsung dengan Rizieq karena sekarang dia sedang berada di Malaysia.



"Jadi sementara ini Pak Habib Rizieq silahkan saja menyampaikan lewat surat terlebih dahulu," kata Nurcholis.

Nurcholis mengatakan tim Komnas HAM tidak bisa menemui Rizieq di luar negeri untuk meminta keterangan karena ada kendala.

"Kalau (tim Komnas HAM‎) ke luar negeri memang ada kendala teknis, diantaranya soal pendanaan," ujar dia.

‎Nurcholis mengatakan semua warga berhak mengadukan persoalan kepada Komnas HAM dan akan ditindaklanjuti dengan klarifikasi terlebih dahulu.

"Tindak lanjut ini kan harus ada klarifikasi yang sifatnya terkait dengan data, informasi apa yang akan disampaikan, kemudian keluhannya. Saya sudah berkomunikasi dengan tim (Komnas HAM), silakan saja tim berkomunikasi dengan yang bersangkutan," tutur dia.

Nurcholis mengatakan seandainya Rizieq sekarang berada di Indonesia, proses tindaklanjutnya lebih mudah.

"Sebenarnya kalau posisinya di Indonesia kan lebih mudah," kata dia.

Keluarga Rizieq curiga terhadap proses pemanggilan Rizieq untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan penyebaran konten berbau pornografi di situs baladacintarizieq.com. Keluarga semakin curiga karena hari ini, Senin (15/5/2017), Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya menerbitkan surat perintah untuk membawa Rizieq ke kantor polisi.

"Ya kalau dari keluarga prihatinlah, sepertinya kok ini ada yang tidak beres gitu lho dalam pemanggilan, seperti dipaksakan. Intinya ini adalah unsur politis, yakin semua keluarga begitu," kata Ketua Ketua Badan Hukum FPI Sugito Atmo Pawiro kepada Suara.com.

Keluarga, kata Sugito, sejak awal sudah curiga ada muatan politis ketika Rizieq dikait-kaitkan dengan Firza Husein dalam kasus konten berbau porno bermuatan politis. Bagi keluarga ini merupakan upaya kriminalisasi terhadap ulama.

"Mereka (keluarga Rizieq) tahu ini kriminalisasi ulama bahwa ini adalah politik balas dendam. Bukan yuridis. Sekarang hukum yang disematkan untuk Habib itu hukum pokoknya bukan apa yang jadi dasar Habib dipanggil. Jadi kalau misalnya sudah pokoknya itu kan sudah tidak bisa kita logika, kan secara hukum," katanya.

Sugito mencurigai rencana kasus tersebut merupakan bagian dari pembalasan dari kalangan tertentu yang kecewa atas kekalahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di pilkada Jakarta periode 2017-2022 dan ditambah lagi vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Utara kepada Ahok atas kasus penistaan agama.

Rizieq merupakan salah satu pelopor yang menggerakkan massa untuk demonstrasi besar-besaran untuk menuntut Ahok diproses hukum dan dipenjara.

"Kalau menurut kami sebagai orang deket yang sama Habib Rizieq, ini sangat memprihatinkan. Kalau misalnya nanti sudah menyangkut fitnah, mencokokkan orang tanpa dasar hukum, itu kan kasihan. Kalau memang Ahok kalah dalam pilkada, Ahok masuk penjara, biar proses hukumnya berjalan tapi kenapa jadi Habib Rizieq yang sekarang dikejar-kejar," kata Sugito.

Saat ini, Rizieq sedang berada di Malaysia untuk menyelesaikan disertasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo

Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo

News | Senin, 09 Maret 2026 | 16:21 WIB

FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir

FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir

News | Minggu, 23 November 2025 | 18:48 WIB

Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi

Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 19:31 WIB

5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar

5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:03 WIB

Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS

Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 20:42 WIB

Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?

Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 21:29 WIB

Terungkap! Ada Kesepakatan Damai Antara FPI dan PWI-LS Seminggu Sebelum Ceramah Rizieq Shihab

Terungkap! Ada Kesepakatan Damai Antara FPI dan PWI-LS Seminggu Sebelum Ceramah Rizieq Shihab

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:57 WIB

Dijaga Ratusan Aparat, Begini Situasi Terkini Pemalang Usai Bentrok Ceramah Rizieq Shihab

Dijaga Ratusan Aparat, Begini Situasi Terkini Pemalang Usai Bentrok Ceramah Rizieq Shihab

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:48 WIB

'Massa Putih Kejar Massa Hitam', Saksi Mata Ungkap Horor 15 Menit Bentrok Ceramah Rizieq Shihab

'Massa Putih Kejar Massa Hitam', Saksi Mata Ungkap Horor 15 Menit Bentrok Ceramah Rizieq Shihab

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:34 WIB

Ngeri! 15 Orang Jadi Korban di Bentrok Ceramah Habib Rizieq, 4 Polisi Terkapar

Ngeri! 15 Orang Jadi Korban di Bentrok Ceramah Habib Rizieq, 4 Polisi Terkapar

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:04 WIB

Terkini

KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran

KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:43 WIB

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:24 WIB

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB