Luhut Sanjung Jokowi di Rapimnas Golkar

Ardi Mandiri, Bagus Santosa

Minggu, 21 Mei 2017 | 19:12 WIB
Luhut Sanjung Jokowi di Rapimnas Golkar
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. [Dok Kemenko Maritim]

Suara.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyanjung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika memberikan pidato pengarahan dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (21/5/2017).

Beberapa kali, Luhut membanggakan Presiden Jokowi dihadapan ratusan peserta Rapimnas yang datang dari DPD tingkat provinsi di seluruh Indonesia.

Dia mengawali sanjungannya dengan menyebut Presiden Jokowi orang yang galak dan tidak kenal kompromi. Hal ini pula yang membuat Politkus Senior Golkar ini betah kerja dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

‎"Memang ada yang lihat Presiden Jokowi bukan dari tentara, lemah lembut, dan sebagainya, tapi sebenarnya ini orang galak lho. Kamu coba-coba, coba-coba saja, kemarin dibilang gebuk, digebuk bener," tutur Luhut dalam sambutannya.

"Saya sebagai seorang prajurit, macam-macam tipe komandan saya‎. Beliau (Presiden Jokowi) ini moderat, realistis, terkadang dia pragmatik dan kalau dia sudah putuskan dia nggak pernah ragu. Dan itu yang membuat saya senang. Nyaman," tambah dia.

Kemudian, Luhut juga menceritakan soal ‎kejujuran Presiden Jokowi. Sampai saat ini, Luhut mengatakan, Presiden Jokowi tidak melakukan cawe-cawe politik atau bisnis untuk keluarganya sendiri.

"Sampai saat ini saya tidak pernah liat bisnis-bisnisnya. Belum ada cawe-cawe politik, uang-uang itu, saya nggak lihat. Karena saya menteri ESDM dua bulan, saya tanda tangan itu berapa banyak perpanjangan wilayah kerja, tidak itu nama anaknya, istrinya, muncul di situ," kata dia.

"Nama yang lalu-lalu ada, nggak mungkin disembunyikan. Tp yas sudahlah. Kita juga nggak mau ribut. Tapi juga jangan sok bersih. Nggak bagus juga itu. Kita tahu, ya sudahlah, kasih kesempatan Pak Jokowi buktikan kemampuannya," tambah Luhut. 

‎Dalam kesempatan ini, Luhut juga menyinggung soal keretakan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang belakangan menjadi isu di kalangan publik. Dia mengatakan, isu itu tidak benar sama sekali. ‎Bahkan, Luhut pun memastikan hubungan kedua pimpinan negara itu baik-baik saja.

"Bagaimana hubungan Pak Jokowi dengan Pak JK? Baik baik saja.  Pak Jokowi sebagai orang Jawa dia pinter, dia pinter ngemong," tuturnya.

Di sisi kebatinan, Luhut mengatakan, Presiden Jokowi adalah orang yang taat beribadah. Sehingga, katanya tudingan Presiden Jokowi tidak mencerminkan sikap orang Islam tidaklah benar.

"Kalau dibilang nggak islam atau kurang islam, saya kadang-kadang bingung juga, kalau dia memang waktu Salat, salat aja. Nggak ditunjukin seperti yang paling taqwa. Orang bilang taqwa di belakang, eh ternyata dia maling juga. Paling parah lagi dia taqwa bilang, barang jalan juga. Saya nggak bilang apa-apa loh," kata Luhut diiringi tepuk tangan peserta hadiri.

Karenanya, Luhut menegaskan, langkah Partai Golkar memberikan dukungan kepada Presiden Jokowi untuk maju menjadi calon presiden dalam Pilpres 2019, adalah langkah yang tepat. Apalagi, Luhut mengatakan berdasarkan survei internal, elektabilitas ‎Presiden Jokowi merupakan yang paling tinggi.

"Saya ingin berikan hasil survei kita, ‎elektabilitas Presiden Jokowi itu masih tertinggi. Itu diatas 45 persen. Dibandingkan SBY dan Megawati, ini hanya tataran 30an persen. Jadi sebenarnya saya nggak tahu ya, ini pada bulan April 2017, meski sudah ramai-ramai masih tinggi saja (elektabiltiasnya). Jadi Golkar menurut saya udah paten itu (mendukung Jokowi)," terangnya.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Kalah di DKI, Golkar Lebih Cermat Cari Calon di Pilkada 2018

Ahok Kalah di DKI, Golkar Lebih Cermat Cari Calon di Pilkada 2018

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 18:01 WIB

Golkar Bahas Sistem Rekrutmen Bakal Caleg 2019 di Rapimnas

Golkar Bahas Sistem Rekrutmen Bakal Caleg 2019 di Rapimnas

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 14:47 WIB

Ke Arab Saudi, Jokowi Hadiri Arab Islamic-American Summit

Ke Arab Saudi, Jokowi Hadiri Arab Islamic-American Summit

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 17:13 WIB

Terkini

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dikritik Bambang Pacul, Ahmad Muzani Tegaskan Berangkat ke Iran sebagai Utusan Khusus Presiden

Dikritik Bambang Pacul, Ahmad Muzani Tegaskan Berangkat ke Iran sebagai Utusan Khusus Presiden

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:30 WIB

Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?

Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:30 WIB

Roy Suryo Siapkan Praperadilan Kedua Usai Menang Sebagian di PN Jaksel, Kini Gugat Status Tersangka

Roy Suryo Siapkan Praperadilan Kedua Usai Menang Sebagian di PN Jaksel, Kini Gugat Status Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:19 WIB

Update 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha: 1 Tersangka Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

Update 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha: 1 Tersangka Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:15 WIB

Menang Sebagian, Roy Suryo Kini Incar Pembatalan Status Tersangka di Praperadilan Kedua

Menang Sebagian, Roy Suryo Kini Incar Pembatalan Status Tersangka di Praperadilan Kedua

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:14 WIB

Menhut Raja Juli: Hutan Tak Hanya Lestari, Tapi Juga Penggerak Ekonomi Baru

Menhut Raja Juli: Hutan Tak Hanya Lestari, Tapi Juga Penggerak Ekonomi Baru

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:05 WIB

×