Militan ISIS Sudah Ada di Desa-desa Indonesia?

Reza Gunadha | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 31 Mei 2017 | 13:37 WIB
Militan ISIS Sudah Ada di Desa-desa Indonesia?
Tentara Filipina bertempur dengan Abu Sayyaf di Inabanga, Bohol. (AFP)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan, tidak mungkin gerombolan teoris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) masuk ke Indonesia melalui perbatasan RI-Filipina setelah peristiwa Kota Marawi.

"Naif sekali kalau ada orang yang bilang ISIS itu akan datang lewat perbatasan secara berbondong-bondong, satu pleton, satu Kompi, satu brigade. Nggak lah, tidak begitu. Justru ISIS itu potensial ada di dalam negeri," kata Hasanuddin di DPR, Rabu (31/5/2017).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menduga, ISIS sudah berada di desa-desa Indonesia, bersembunyi serta tidak terkontrol.

Bahkan, Hasanudidn menduga ISIS juga sudah melakukan pelatihan namun tidak terpantau secara baik.

"Mungkin juga sudah melakukan pelatihan yang tidak terkontrol oleh intelijen, sehingga sewaktu-waktu kekebalan NKRI ini lemah, mereka muncul,” nilainya.

Hasanuddin mencontohkan, Kasus Bom Kampung Melayu membuktikan ISIS sudah berada di Indonesia.  "Itu memang ISIS dan tidak datang dari sono. Kan (pelakunya) orang Cimahi dan Bandung, Bojong. Itu muncul dan dia tidak pernah ke luar negeri. Dia dilatih di dalam negeri. Bisa jadi sudah ada potensial," tukasnya lagi.

Hasanuddin mengatakan ISIS ini masuk lewat ideologi yang disebarkan dengan beragam cara, baik lewat internet, telepon, dan dakwah. Berawal dari ideologi itu, mereka melakukan pelatihan-pelatihan untuk melakukan aksi teror.

Karenanya, untuk mengantisipasi ini, Hasanuddin meminta untuk penggalangan persatuan dan kesatuan. Sebab, TNI dan Polisi tidak bisa bergerak sendiri dan butuh bantuan rakyat untuk menjadi mata dan telinga negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Militer Filipina Turunkan Meriam Berat Buat Hajar Militan Maute

Militer Filipina Turunkan Meriam Berat Buat Hajar Militan Maute

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 12:21 WIB

Buka Puasa, Dua Bom Mobil ISIS Tewaskan 31 Orang di Irak

Buka Puasa, Dua Bom Mobil ISIS Tewaskan 31 Orang di Irak

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 07:01 WIB

Sesudah Buka Puasa, ISIS Beraksi di Baghdad!

Sesudah Buka Puasa, ISIS Beraksi di Baghdad!

Video | Selasa, 30 Mei 2017 | 19:47 WIB

Perangi ISIS, Duterte Minta Bantuan Tentara MILF dan Komunis

Perangi ISIS, Duterte Minta Bantuan Tentara MILF dan Komunis

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 12:59 WIB

Militer Filipina Desak ISIS di Marawi Menyerah

Militer Filipina Desak ISIS di Marawi Menyerah

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 12:56 WIB

BIN: ISIS Telah Membangun Jaringan Secara Global

BIN: ISIS Telah Membangun Jaringan Secara Global

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 06:18 WIB

16 WNI Terjebak di Perang Militer vs ISIS di Marawi

16 WNI Terjebak di Perang Militer vs ISIS di Marawi

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 03:13 WIB

Mencekam, Begini Kondisi Terkini di Marawi

Mencekam, Begini Kondisi Terkini di Marawi

News | Senin, 29 Mei 2017 | 17:41 WIB

11 WNI di Marawi Sedang Diupayakan Bisa Kembali Pulang

11 WNI di Marawi Sedang Diupayakan Bisa Kembali Pulang

News | Senin, 29 Mei 2017 | 13:40 WIB

Kisah Warga Muslim Marawi Selamatkan 39 Umat Kristen saat Perang

Kisah Warga Muslim Marawi Selamatkan 39 Umat Kristen saat Perang

News | Senin, 29 Mei 2017 | 12:35 WIB

Terkini

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB