Rumah Tertimbun 2 Hari dan Bantuan untuk Korban Banjir Padang

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 02 Juni 2017 | 01:07 WIB
Rumah Tertimbun 2 Hari dan Bantuan untuk Korban Banjir Padang
Banjir di Padang (dok BNPB)

Suara.com - Korban terdampak longsor di Bukit Batang Bungo, Kelurahan Mata Air, Kota Padang terima bantuan dari Dinas Sosial daerah setempat di tempat pengungsian.

"Alhamdulillah ada bantuan dari dinas sosial, bantuan tersebut sangat membantu kami," kata warga terdampak longsor Saryati (50), di Padang, Kamis (1/6/2017).

Bantuan tersebut diserahkan ke tempat pengungsian sekitar pukul 22.00 WIB. Berupa kasur, bantuan, selimut, peralatan memasak, makanan, dan sejumlah barang lainnya. Bantuan diterima oleh Lurah Mata Air Suhardi, dan langsung diserahkan kepada Saryati beserta anaknya.

Hingga saat ini warga terdampak longsor itu sudah dua hari berada di pengungsian, terhitung sejak Rabu (31/5/2017). Selain bantuan dinas sosial itu, sebelumnya ia juga telah menerima sumbangan dari masyarakat berupa nasi bungkus untuk berbuka.

Sementara untuk rumahnya yang tertimpa longsor, belum dilakukan tindakan apapun. Material longsor masih tampak menumpuk di dalam rumah sebagaimana kondisi waktu kejadian Rabu (31/5/2017) subuh.

Sebelumnya longsor itu menghantam bagian belakang rumah warga tersebut, ketika hujan terus mengguyuri daerah setempat pada Rabu. Material longsor berupa tanah dan bebatuan itu merobohkan dinding rumah dan terus masuk ke bagian dalam rumah.

Rumah korban terdampak longsor di sana masih belum dibersihkan dari material longsor sejak Rabu kemarin.

"Sampai hari ini memang belum dibersihkan, tumpukan tanah masih di dalam rumah seperti awal," kata korban Saryati (50).

Saat ditanya tentang bantuan serta alat, ia mengatakan belum ada sampai saat ini.

"Memang belum ada yang datang sampai saat ini, saya berharap segera ada bantuan untuk membersihkan. Karena membersihkan material yang ada sulit," katanya.

Sejak Rabu, Saryati beserta anaknya tinggal di tempat pengungsian yang tak jauh dari lokasi rumah. Setidaknya hingga sekarang ia telah dua kali melangsungkan buka puasa dan sahur di tempat itu.

Ketika ditanya tentang bantuan, ia mengatakan pada Rabu keluarganya telah menerima bantuan makanan dari pemerintah setempat sekitar pukul 19.30 WIB. Sementara untuk Kamis, ia juga menerima bantuan berbuka puasa berupa nasi bungkus dari pihak swasta.

"Kalau untuk sahur pagi tadi saya terpaksa membeli, karena memang tidak bisa memasak. Peralatan tertimbun tanah di rumah," katanya.

Selain Saryati juga terdapat warga lainnya yaitu Rini (30) dengan tiga anak, dan Yanti (40) dengan kelima anaknya. Warga tersebut ikut mengungsi karena khawatir akan kembali terjadi longsor. Meski demikian keduanya masih bisa membawa alat memasak ke tempat pengungsian, mengingat rumahnya tidak terdampak longsor seperti rumah Saryati.

Saat ini, dua tenda dinas sosial telah didirikan di seberang jalan dari tempat pengungsian, namun tidak dipakai karena pendirian tenda di tanah timbunan yang tidak padat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kendari dan Padang Dikepung Banjir dan Longsor

Kendari dan Padang Dikepung Banjir dan Longsor

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 01:42 WIB

Banjir Bandang Brazil Tewaskan 6 Warga, 50.000 Orang Mengungsi

Banjir Bandang Brazil Tewaskan 6 Warga, 50.000 Orang Mengungsi

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 06:12 WIB

Malaysia Kirim Banjir, Sekolah di Nunukan Terendam 5 Meter

Malaysia Kirim Banjir, Sekolah di Nunukan Terendam 5 Meter

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 04:01 WIB

Hadapi Persiba, Semen Padang Siap Bangkit

Hadapi Persiba, Semen Padang Siap Bangkit

Bola | Minggu, 28 Mei 2017 | 20:11 WIB

Sidang Komdis PSSI, Pemain Semen Padang Dilarang Tampil Enam Laga

Sidang Komdis PSSI, Pemain Semen Padang Dilarang Tampil Enam Laga

Bola | Sabtu, 27 Mei 2017 | 15:17 WIB

Longsor dan Banjir Tewaskan 91 Orang di Sri Langka

Longsor dan Banjir Tewaskan 91 Orang di Sri Langka

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 22:05 WIB

Pelebaran Jalan Padang Bypass Ditargetkan Selesai Akhir Mei 2017

Pelebaran Jalan Padang Bypass Ditargetkan Selesai Akhir Mei 2017

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 14:33 WIB

Wiskul Sambil Menikmati Nuansa Perjuangan di Padang Merdeka

Wiskul Sambil Menikmati Nuansa Perjuangan di Padang Merdeka

Lifestyle | Jum'at, 26 Mei 2017 | 09:53 WIB

Peneliti: Daerah Tropis Bakal Diterjang Banjir Besar pada 2050

Peneliti: Daerah Tropis Bakal Diterjang Banjir Besar pada 2050

Tekno | Senin, 22 Mei 2017 | 13:34 WIB

Terkini

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB