Thailand Jadi Tuan Rumah MotoGP, Vinales Beda Sikap dengan Rossi

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Jum'at, 09 Juni 2017 | 19:50 WIB
Thailand Jadi Tuan Rumah MotoGP, Vinales Beda Sikap dengan Rossi
Duo Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, [AFP/Josep Lago]

Suara.com - Pemimpin klasemen sementara Maverick Vinales tidak mempermasalahkan jika balapan MotoGP bertambah jumlah serinya. Sejak tahun 2010 balapan MotoGP berlangsung sebanyak 18 seri.

Rumornya musim depan balapan MotoGP bakal bertambah seiring dengan disetujuinya Thailand jadi tuan rumah mulai tahun 2018.

Terkait penambahan jumlah seri yang dilombakan, menurut Vinales, akan sangat menguras fisik.

Dan kondisi ini bakal merepotkan pebalap yang sudah di atas 30 tahun, seperti Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dan Valentino Rossi.

"Bila balapan lebih banyak, itu lebih lebih sulit lagi karena Anda harus menjaga 100 persen fisik sepanjang tahun," kata Vinales, dikutip dari Crash, Jumat (9/6/2017).

"Jika Anda memiliki fisik yang luar biasa, setelah enam, tujuh seri lebih, Anda juga akan mulai turun fisiknya."

"Tapi, setiap pebalap akan drop fisiknya, Anda tak akan bisa mempertahankan level di atas sepanjang tahun," lanjut Vinales.

"Penambahan balapan akan berat (untuk fisik), tapi bagus untuk pertunjukkan, (jadi) lebih menarik. Kita lihat saja nanti."

"(Pada dasarnya) Saya menyukai pergi ke tempat baru, trek baru. Thailand, tempat yang cukup bagus. Saya suka balapan di trek baru dan mencobanya," tandas Vinales.

Baca Juga: Marquez Melesat di Latihan Bebas Pertama, Rossi Posisi 17

Bila Vinales tidak mempermasalahkan adanya penambahan jumlah seri balapan, maka tidak demikian dengan Rossi.

Dia mengkritik keras Thailand sebagai tuan rumah balapan 'kuda besi' ini. Di samping masalah venuet yang jauh dari ibu kota Thailand, Bangkok, Rossi juga mengkritisi teknis dari layout sirkuitnya.

"Apalagi masalahnya, saya kira, dua tahun lalu saya ke sana bersama Yamaha dan treknya tidak menarik. Sangat membosankan, tidak banyak tikungan, hanya trek lurus. Saya rasa itu bukan tempat yang bagus untuk balapan," tambah Rossi.

"Jalurnya juga sangat buruk, jauh dari segalanya. Jadi, saya tidak terlalu senang pergi ke Thailand, intinya, di jalurnya itu. Tapi, kalau harus tetap pergi, maka kita harus pergi," tandas pebalap berusia 38 tahun.

Isu Thailand bakal menggelar MotoGP tahun depan sendiri diumumkan Otoritas Olahraga Thailand (SAT) melalui akun Facebook mereka.

Pihak SAT mengatakan, telah mendapat lampu hijau dari Dorna Sports, penyelenggara MotoGP, setelah berbicara selama tiga jam di Florence, Italia, Sabtu (3/6/2017).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI