Masjid Ini Punya Imam Perempuan, Wanita dan Lelaki Salat Satu Saf

Reza Gunadha Suara.Com
Sabtu, 24 Juni 2017 | 06:15 WIB
Masjid Ini Punya Imam Perempuan, Wanita dan Lelaki Salat Satu Saf
Masjid Ibn Rushd Goethe, Belin, Jerman, yang mendobrak tabu-tabu kebudayaan Arab yang menyelimuti Islam. [John MACDOUGALL / AFP]

Suara.com - Satu masjid di jantung negara Jerman, mencoba mendobrak beragam tabu tradisi yang menyelimuti ajaran agama Islam. Masjid yang berada di Berlin itu bernama "Ibn Rushd Goethe".

Suara azan berkumandang dari pelantang suara masjid Ibn Rushd Goethe di Berlin, Sabtu (17/6/2017) pekan lalu. Tak ada yang berbeda dalam kalimat-kalimat azan tersebut. Hal pembeda adalah, azan itu dikumandangkan seorang perempuan.

Pelantun azan tersebut adalah Ani Zonneveld, salah satu inisiator pembangunan masjid tersebut. Tak hanya menjadi muazin, Ani juga merupakan seorang imam pada masjid tersebut.

Benar, Masjid Ibn Rushd Goethe memunyai misi untuk menyiarkan agama Islam yang ramah terhadap semua orang dengan latar status sosiologis berbeda-beda.

Nama masjid itu sendiri tergolong tak lazim, yakni menggabungkan nama seorang filsuf Islam terkenal Ibnu Rushd dan penulis kenamaan Jerman, Johann Wolfgang von Goethe.

"Kami ingin memberikan sinyal perlawanan terhadap segala bentuk teroristik yang mengaku sebagai pembela Islam," tutur Seyran Ates, perempuan yang juga inisiator pembangunan masjid tersebut, seperti dilansir AFP.

Ia mengatakan, masjid itu juga bertujuan untuk mendobrak tabu-tabu kebudayaan Arab yang lekat pada Islam.

Masjid tersebut, kata dia, terbuka untuk setiap muslim beragam mazhab: Sunni, Syiah, Alawit, maupun Sufi.

Tak hanya itu, masjid itu juga mempersilakan muslim dari kalangan lesbian, gay, biseksual, maupun transeksual untuk beribadah.

Baca Juga: Serie A Italia Diusulkan Hanya Diikuti oleh 16 Klub

"Saat salat, setiap perempuan dan lelaki bisa satu saf atau barisan. Kami juga mendaulat Ani sebagai imam dari kalangan perempuan yang bisa memimpin salat," tuturnya.

Ia menuturkan, jemaah masjid tersebut tak pernah sekali pun mendapat ancaman maupun aksi teroristik karena tak mengikuti tradisi masjid lainnya.

Ilmuwan Islam Jerman Abdel-Hakim Ourghi menilai, masjid tersebut tak menyalahi satu pun ketentuan pokok ajaran Islam.

"Masjid itu mempersilakan setiap muslim untuk mendefinisikan agamanya melalui keyakinannya masing-masing," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI