Penyakit Aneh Serang Ternak di Jambi, Sapi Keguguran dan Mati

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 11 Juli 2017 | 11:05 WIB
Penyakit Aneh Serang Ternak di Jambi, Sapi Keguguran dan Mati
Ilustrasi sapi. (freedigitalphotos)

Suara.com - Puluhan ternak sapi dan kerbau di Kabupaten Batanghari mati akibat terserang penyakit jembrana menyusul. Sementara ketersediaan obat untuk penyembuhan dari penyakit hewan itu minim.

"Seperti di Desa Singkawang, Kecamatan Muarabulian, total ternak sapi dan kerbau yang mati karena penyakit itu sekitar 30 ekor, belum lagi di desa lainnya," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari Bakhtiar di Muarabulian , Selasa (11/7/2017).

Petugas bersama masyarakat kewalahan menanganinya wabah penyakit ternak itu akibat keterbatasan stok obat yang dimiliki Pemkab Batanghari.

Seorang dokter hewan di Puskeswan Pasar Ternak Tuanku Hafiq mengatakan, kondisi saat ini, ketersediaan stok obat yang ada tidak sesuai dengan jumlah populasi hewan ternak.

"Dalam kondisi ini Pemkab Batanghari belum berupaya untuk mengalokasikan anggaran untuk penambahan obat," ujarnya.

Wilayah Batanghari yang mengalami penyakit ternak jembrana ini antara lain Desa Sungai Baung pada tahun 2010 lalu, dan yang beberapa tahun belakangan adalah Desa Singkawang yang mengakibatkan puluhan ekor sapi mati.

Ciri-ciri ternak dengan penyakit ini seperti suhu tidak normal. Spabila sapinya mengandung itu akan keguguran, dan yang lebih tampak adalah keringan darah.

Saat ini, upaya yang dilakukan adalah dengan cara memberikan vitamin, dan antibiotik khusus sapi sebagai salah satu pencegahan tertular atau merembetnya penyakit jembrana ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PM India: Jangan Bunuh Manusia Karena Sapi

PM India: Jangan Bunuh Manusia Karena Sapi

News | Kamis, 29 Juni 2017 | 23:07 WIB

Harga Daging Sapi Diprediksi Naik

Harga Daging Sapi Diprediksi Naik

Foto | Kamis, 22 Juni 2017 | 16:51 WIB

Dikira Hamil Selama 9 Tahun, Lihat yang Dialami Perempuan Ini

Dikira Hamil Selama 9 Tahun, Lihat yang Dialami Perempuan Ini

Health | Kamis, 22 Juni 2017 | 18:30 WIB

KPPU Optimis Harga Daging Tetap Stabil Hingga Lebaran

KPPU Optimis Harga Daging Tetap Stabil Hingga Lebaran

Bisnis | Senin, 19 Juni 2017 | 14:54 WIB

Polisi Amankan Daging Babi Hutan yang akan Dioplos dengan Sapi

Polisi Amankan Daging Babi Hutan yang akan Dioplos dengan Sapi

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 19:24 WIB

Hiiy, Ada Sapi Berkepala Manusia

Hiiy, Ada Sapi Berkepala Manusia

Health | Senin, 05 Juni 2017 | 19:40 WIB

Keren, UGM dan Unram Temukan Pakan Penurun Kolesterol Sapi!

Keren, UGM dan Unram Temukan Pakan Penurun Kolesterol Sapi!

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 19:32 WIB

KPPU: Tidak Ada Ruang Pembenar Naikkan Harga Daging Sapi

KPPU: Tidak Ada Ruang Pembenar Naikkan Harga Daging Sapi

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 19:37 WIB

Stok Daging Sapi Surplus, KPPU Optimis Tak Ada Lonjakan Harga

Stok Daging Sapi Surplus, KPPU Optimis Tak Ada Lonjakan Harga

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 19:29 WIB

Terkini

CELIOS: Pemerintah Terlalu Sibuk Jaga Narasi Positif Ekonomi

CELIOS: Pemerintah Terlalu Sibuk Jaga Narasi Positif Ekonomi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:20 WIB

Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita

Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15 WIB

Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya

Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:12 WIB

Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun

Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:07 WIB

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:53 WIB

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:48 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:43 WIB

Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:35 WIB

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:26 WIB

Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun

Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:23 WIB