PM Pakistan Terancam Lengser Hanya karena 'Font' Microsoft Word

Reza Gunadha

Jum'at, 14 Juli 2017 | 08:05 WIB
PM Pakistan Terancam Lengser Hanya karena 'Font' Microsoft Word
Maryam Sharif, putri PM Pakistan Nawaz Sharif. [AFP]

Suara.com - Kekuasaan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif bisa jadi runtuh hanya gara-gara kesalahan konyol, yakni pemakaian jenis huruf atau font "Calibri" dalam aplikasi Microsoft Word Office.

Meski terkesan konyol, kesalahan pemakaian font itu justru dijadikan tim gabungan investigasi sebagai pintu masuk penyelidikan dugaan korupsi dan pencucian uang PM Sharif dan keluarganya.

Kisah tersebut, seperti dilansir Al jazeera, Kamis (13/7/2017), bermula ketika tim investigasi gabungan menelisik dugaan pencucian uang PM Nawaz Sharif dan keluarganya berdasarkan bocoran dokumen "Panama Papers".

Merujuk pada dokumen itu, PM Sharif dan keluarganya melakukan pencucian uang dengan cara menyimpan dan membeli aset-aset mewah di luar negeri.

Salah satu aset itu adalah apartemen mewah Avenfield House di London, Inggris, yang disebutkan dibeli oleh putri sang PM, yakni Maryam Nawaz.

Namun, sang putri kepada tim tersebut berkukuh bahwa apartemen itu bukan miliknya ataupun anggota keluarga PM Sharif lainnya.

Ia berdalih, dirinya hanya penyewa apartemen tersebut. Sebagai bukti, Maryam lantas memberikan dokumen yang menyatakan dirinya sebagai penyewa apartemen itu.

Dalam dokumen yang diserahkan Maryam, tertulis keterangan bahwa surat keterangan penyewa itu dibuat tahun 2006.

Tapi, penyidik justru menemukan kejanggalan dalam dokumen tersebut. Pasalnya, jenis huruf yang dipakai adalah "Calibri".

baca juga

Padahal, jenis huruf tersebut baru ada dalam pilihan font Microsoft Word setahun setelahnya, yakni 2007.

Karenanya, penyelidik menduga dokumen Maryam itu palsu untuk melindungi aset-aset yang dibelinya memakai uang hasil korupsi.

Tak ayal, kesalahan konyol dalam dokumen Maryam itu membuat warga Pakistan murka dan mengejek PM Sharif dan putrinya. Apalagi Maryam disebut-sebut sebagai calon pengganti ayahnya sebagai PM Pakistan.

Mereka ramai-ramai menyindir skandal pencucian uang dan korupsi PM Sharif dan sang putri melalui media-media sosial menggunakan tagar #Fontgate.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muhsin, Gay Sekaligus Imam Masjid Terinspirasi Sodom Gomorrah

Muhsin, Gay Sekaligus Imam Masjid Terinspirasi Sodom Gomorrah

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 14:51 WIB

Perempuan Pakistan Dijatuhi Hukuman Mati Setelah Diperkosa

Perempuan Pakistan Dijatuhi Hukuman Mati Setelah Diperkosa

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 06:31 WIB

Stasiun TV Milik Zakir Naik Diblokir Pakistan karena Menghasut

Stasiun TV Milik Zakir Naik Diblokir Pakistan karena Menghasut

News | Senin, 08 Mei 2017 | 13:11 WIB

Gara-Gara 'Status' Facebook, Mahasiswa Ini Tewas Dikeroyok Teman

Gara-Gara 'Status' Facebook, Mahasiswa Ini Tewas Dikeroyok Teman

News | Jum'at, 14 April 2017 | 14:40 WIB

Terkini

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

×