Rossi Ungkap Calon 'Suksesornya' di MotoGP, Siapa?

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Senin, 17 Juli 2017 | 13:21 WIB
Rossi Ungkap Calon 'Suksesornya' di MotoGP, Siapa?
Pimpinan sementara kelas Moto2 dari tim Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, Franco Morbidelli. [AFP/Robert Michael]

Suara.com - Sukses Franco Morbidelli memimpin klasemen sementara Moto2 2017 mengundang kebanggaan tersendiri bagi pebalap legendaris MotoGP, Valentino Rossi.

Betapa tidak, Morbidelli yang kini memperkuat tim Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, merupakan mantan anak didik Rossi di akademi balapnya: VR46 Riders Academy.

Bahkan, pebalap kelahiran Roma, Italia, 4 Desember 1994, itu merupakan angkatan pertama dari akademi balap Rossi.

"Saya mengenal Franco sejak lama. Saya rasa dia salah satu dari angkatan pertama Riders Academy," kata Rossi, 38 tahun, dikutip dari Crash, Senin (17/7/2017).

"Ibunya berasal dari Brasil, bapaknya dari Roma. Ayahnya, mantan pebalap (Formula 1) dan pindah ke Tavullia, karena dia ingin membawa Franco jadi pebalap."

"Ayah Franco bertemu Graziano (Rossi), dan mengatakan 'Apa mungkin bisa membantu Franco?' Jadi, pertama kali saya melihat Franco adalah bersama ayah saya, sudah lama sekali, dan dia mulai berlatih bersama saya juga dengan (almarhum) Marco Simoncelli dengan (motor) 450. Sejak saat itu, kami jadi berteman," kenang Rossi.

Ditanya soal kemampuan Morbidelli, Rossi tidak menutup kemungkinan jika sang junior bakal jadi 'suksesornya' setelah dia pensiun.

"Saya rasa dia memiliki bakal luar biasa. Dia punya talenta menakjubkan, dan bisa melakukan sesuatu dengan sangat baik," puji pebalap Movistar Yamaha.

Baca Juga: Belum Puas, Milan Bidik Rekrutan ke-10, Ini Dia Targetnya

"Tahun ini dia telah menunjukkan banyak sekali (prestasi). Ketika kami berlatih bersama, dia selalu menghadirkan masalah besar. Jadi, saya rasa, dia akan menjadi masalah besar untuk semua pebalap ketika berada (di kelas) MotoGP," tandas Rossi.

Dari sembilan seri yang telah diikuti, Morbidelli tercatat enam kali finis pertama; GP Qatar, Argentina, AS, Prancis, Belanda, dan Jerman.

Hal itu membuatnya bertengger di puncak klasemen dengan raihan 174 poin. Dia unggul jauh, 34 poin, dari rivalnya Thomas Luthi yang menempati urutan kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI