Konflik di Yaman Tewaskan 22 Orang

Dythia Novianty Suara.Com
Rabu, 19 Juli 2017 | 08:36 WIB
Konflik di Yaman Tewaskan 22 Orang
Ilustrasi serangan di Yaman. (AFP)

Suara.com - Sedikitnya 22 orang tewas dalam pertempuran antara pasukan Pemerintah Yaman dan gerilyawan Al-Houthi di garis depan Nehm, sebelah timur-laut Ibu Kota Yaman, Sana'a, yang dikuasai anggota Al-Houthi.

Pertempuran tersebut meletus pada Selasa pagi (18/7) waktu setempat, di Gunung Al-Minsa, yang menjorok ke jalan yang menghubungkan Sana'a dan Provinsi Marib, yang dikuasai pemerintah.

"Pasukan pemerintah, yang didukung oleh pesawat tempur koalisi pimpinan Arab Saudi, berusaha memasuki lokasi di dekat ibu kota Yaman, yang dikuasai anggota Al-Houthi , yang didukung oleh pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh," kata sumber itu dikutip Antara dari Xinhua.

"Tak ada gerak maju atau kemajuan yang dibuat oleh masing-masing pihak selama pertempuran, sementara baku-tembak masih berlangsung," ujarnya.

Ia menambahkan, dua prajurit tewas dan empat lagi cedera di pihak pasukan pemerintah, sementara kelompok Syiah Al-Houthi kehilangan hampir 20 anggota dalam pertempuran itu.

Media Al-Houthi belum melaporkan jumlah korban jiwa di pihak mereka.

Pertempuran di Nehm, sekitar 90 kilometer di sebelah timur-laut Sana'a, sering berkecamuk sebab pasukan pemerintah telah berusaha membuat kemajuan ke dalam ibu kota Yaman, yang dikuasai Al-Houthi pada akhir 2014.

Pertempuran itu terjadi antara gerakan Syiah Al-Houthi, yang bersekutu dengan Iran, dan koalisi militer pimpinan Arab Saudi setelah anggota Al-Houthi menggulingkan presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi, yang didukung Arab Saudi dan pemerintahnya lebih dari dua tahun lalu.

Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi, yang mendukung Hadi, memulai campur-tangan militer dan pengepungan darat-laut-udara pada Maret 2015, dalam upaya merebut kembali wilayah Yaman, termasuk Sana'a, dan memulihkan kekuasaan Hadi.

Baca Juga: Empat Terduga Anggota Al Qaeda Tewas dalam Serangan di Yaman

Pasukan Hadi tahun lalu telah sepenuhnya membebaskan enam provinsi di Yaman Selatan dari seluruhnya 23 provinsi.

Perang sejak itu telah menewaskan lebih dari 10.000 orang, kebanyakan warga sipil, dan membuat sebanyak tiga juta orang kehilangan tempat tinggal sebab pengepungan total tersebut telah mengakibatkan kekurangan parah makanan dan obat import.

Negara itu juga telah dilanda wabah kolera mematikan dan berada di tepi jurang kelaparan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI