Array

Ahok dan Veronica Terkesan Tulisan Megawati Soal Musuh-Musuhan

Rabu, 19 Juli 2017 | 15:18 WIB
Ahok dan Veronica Terkesan Tulisan Megawati Soal Musuh-Musuhan
Veronica Tan [suara.com/Bowo Raharjo]
Veronica Tan mengatakan sampai hari ini berarti suaminya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sudah dua bulan dan 10 hari mendekam di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, atas kasus penodaan agama.

Veronica berterimakasih kepada relawan, keluarga, dan masyarakat yang tetap konsisten mendukung Ahok, khususnya 51 penulis buku berjudul Ahok di Mata Mereka.

Bagi Veronica, buku tersebut merupakan kado istimewa buat suaminya. Buku tersebut secara khusus diserahkan ke Ahok pada hari ulang tahun yang ke 51 pada Kamis (29/6/2017).

"Tapi pada saat ulang tahun tiba-tiba disuguhi buku, yang surprise banget. Saya dan bapak sama sekali nggak tahu, ternyata ini kerjaannya Sakti (staf pribadi Ahok) dan Mbak Neneng‎. Terimakasih banget," ujar Veronica di acara peluncuran buku di Hotel Pullman, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (19/7/2017).

Veronica juga mengapresiasi konten buku tersebut.

"Tadi Mbak Neneng cerita, 51 yang nulis sampai diminta-minta (tulisannya) karena kejar waktu. Saya yakin ‎banyak sekali yang mau nulis buat bapak dan pendukung semua, saya ucapkan apresiasi dan terima kasih," kata dia.

Veronica mengatakan Ahok sudah membaca keseluruhan isi buku dan dia senang, terutama tulisan Megawati Soekarnoputri.

"Tulisan Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri) waktu dibaca mengingatkan kami bahwa kalau istilahnya musuh-musuhan pasti dua pihak rugi. Jadi siapa sih yang mau rugi? Itu ada di tulisan Bu Mega di dalam buku," kata Veronica.

"Artinya bersabar, Tuhan yang ‎memiliki kedaulatan, Tuhan yang mengizinkan semua ini terjadi. Buku itu juga menjadi sebenarnya menulis tentang bapak, itu juga menjadi penguatan, semangat untuk terus menjalani kehidupan ini," Veronica menambahkan.

Veronica mengatakan pengalaman Ahok merupakan pelajaran berharga. Ahok, kata dia, tidak pernah menyerah untuk turut berkontribusi kepada bangsa dan negara.

"Artinya kalau kita belajar nggak lulus ya belajar lagi, yang penting kalau sudah tidak ada semangat, semangat hidup pun nggak ada, tapi selama masih ada semangat itu yakin, kita bukan berjuang kok untuk seseorang. Tapi kita sama-sama berjuang karena kita sama-sama sayang, mencintai negeri ini.Jadi bukan berjuang untuk siapa, tapi berjuang untuk NKRI," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI