Dikalahkan Duo Tim Satelit Yamaha dengan Motor Lama, Rossi Cemas?

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Kamis, 20 Juli 2017 | 14:26 WIB
Dikalahkan Duo Tim Satelit Yamaha dengan Motor Lama, Rossi Cemas?
Pebalap Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco, berada di depan pebalap pabrikan Yamaha, Valentino Rossi, pada balapan di Sirkuit Le Mans, Prancis, (21/5). [AFP/Jean-Francois Monier]

Suara.com - Valentino Rossi menegaskan tidak khawatir dikalahkan duet pebalap tim satelit Yamaha, Johann Zarco dan Jonas Folger, yang memakai motor Yamaha tahun lalu.

Balapan MotoGP Jerman di Sachsenring, 2 Juli lalu, jadi yang kedua kalinya, dari tiga seri terakhir, pebalap tim Monster Yamaha Tech 3 mengalahkan duet pebalap pabrikan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Pertama adalah saat di seri ketujuh di Barcelona, 11 Juni silam. Ketika itu, Zarco dan Folger finis kelima dan keenam, di atas Rossi dan Vinales yang menempati urutan kedelapan dan 10.

Sedangkan di Sachsenring, Folger keluar sebagai runner-up, di belakang Marc Marquez (Repsol Honda) yang tampil sebagai juara. Sementara, rekannya Zarco, harus puas berada di peringkat 9.

Rossi dan Vinales sendiri di Sachsenring sama-sama gagal naik podium usai hanya mampu melintasi garis finis di urutan kelima dan keempat.

Kendati dikalahkan Folger di Sachsenring, namun Rossi menegaskan tetap santai dengan prestasi yang dialami duet pebalap Yamaha Tech 3.

"Saya rasa selama musim ini, para pebalap Tech 3 banyak menunjukkan perasaan senang dengan motor (Yamaha) 2016," kata Rossi, dikutip dari Motorsport, Kamis (20/7/2017).

"Juga karena mereka memang para pebalap bagus," lanjutnya.

"Mereka kuat, seperti yang diperlihatkan Zarco di Le Mans (Prancis) dan Folger tampil hebat di Jerman. Dia selalu bisa tampil cepat, menjaga ban belakangnya. Kami harus mengucapkan selamata kepada mereka," tambah Rossi.

Baca Juga: Prestasi Menurun, Morata Terkena 'Kutukan' di Madrid, Benarkah?

Saat ditanya, apakah dengan dikalahkan oleh duet pebalap tim satelit Yamaha membuat cemas, Rossi menegaskan tidak ada kecemasan sama sekali pada dirinya.

"Tidak, saya justru senang karena kalau kami tidak memiliki sasis baru, (maka yang terjadi hasilnya seperti di) Jerez atau Barcelona. Jadi, kami telah melakukan langkah yang tepat," ujarnya.

"Seperti yang saya katakan, kami harus berusaha berada di depan tim satelit, tapi di sisi lain di klasemen, kami masih berada di depan mereka. Jadi, dalam sembilan seri yang telah dijalani kami membuat poin lebih banyak dari tim satelit," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI