Pilkada 2018, Hanura Prioritaskan Koalisi Pemerintah

Dythia Novianty, Bagus Santosa

Sabtu, 05 Agustus 2017 | 12:43 WIB
Pilkada 2018, Hanura Prioritaskan Koalisi Pemerintah
Presiden Joko Widodo bersama dengan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta dan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto mengahdiri acara pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke-1 Partai Hanura di Kuta, Bali, Jumat (4/8).

Suara.com - Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Hanura mengusulkan supaya calon kepala daerah dari partainya akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, berkoalisi dengan partai pendukung pemerintah saat ini. ‎

"Kami menyarankan agar Hanura di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota membangun koalisi dengan enam partai politik koalisi pendukung Jokowi," kata Sekretaris Steering Committee Hanura Fauzi Amro di arena Rapimnas Partai Hanura The Stones Hotel, Kuta, Bali, Sabtu (5/7/2017).

‎Enam partai pendukung pemerintah itu adalah PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Nasdem, PPP dan PAN.

Kata Fauzi, Hanura sudah merasa nyaman dengan koalisi ini. Sehingga, disarankan koalisi ini dijaga hingga ke Pilkada nanti.

"Tapi kalau mereka (partai pendukung pemerintah) nggak bisa, ya kami nggak akan paksakan. Misalnya, PDI Perjuangan dan Golkar kan sudah matang, kan itu nggak bisa dipaksakan. Itu kan kausistik," ujarnya.

Dia menambahkan, bentukan koalisi pada Pilkada 2018 ini, sekaligus menjadi strategi untuk dukungan pemenangan Joko Widodo sebagai calon presiden ‎yang akan didukung Hanura pada Pemilu 2019.‎
‎
"Jadi nanti akan diputuskan. Kalau kita dukung Jokowi, dukungan itu tidak hanya di surat pernyataan tapi di seluruh alat peraga, media sosial, serangan udara dan serangan darat, iklan, dan lain-lain," ujar Fauzi.
‎
‎Partai Hanura belum memutuskan nama-nama calon kepala daerah yang akan bertarung dalam Pilkada 2018. Fauzi mengatakan, calon kepala daerah dari Partai Hanura diusulkan oleh DPD atau DPC yang kemudian dilaporkan kepada DPP setelah dilakukan survei internal.
‎
"Sekarang masih proses, 7-8 Agustus, mereka (DPD) ke pusat untuk menyampaikan. Kalau daerah ingin koalisi 'A' ya pusat (DPP) ikut. Yang menentukan Provinsi (DPD) dan Kabupaten/Kota (DPC)," ‎kata Anggota Komisi IV DPR itu.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPRD Kota Bekasi Meninggal di Rapimnas Hanura di Bali

Anggota DPRD Kota Bekasi Meninggal di Rapimnas Hanura di Bali

News | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 19:40 WIB

Jokowi Evaluasi Keja 2 Menteri Ini di Rapimnas Hanura

Jokowi Evaluasi Keja 2 Menteri Ini di Rapimnas Hanura

News | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 16:01 WIB

Jokowi Buka Rapimnas Partai Hanura

Jokowi Buka Rapimnas Partai Hanura

Foto | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 14:31 WIB

Terkini

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!

Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Eks Bomber Klub Italia: Timnas Indonesia Jangan Takut dengan Jepang di Piala Asia 2027

Eks Bomber Klub Italia: Timnas Indonesia Jangan Takut dengan Jepang di Piala Asia 2027

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Potret Harley-Davidson Murah Bocor: Intip Wujud Sprint 440 Bergaya Cruiser Klasik

Potret Harley-Davidson Murah Bocor: Intip Wujud Sprint 440 Bergaya Cruiser Klasik

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan

Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:54 WIB

×