Alhamdulillah, Muslim Quebec Kini Punya Komplek Pemakaman Khusus

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Sabtu, 05 Agustus 2017 | 21:50 WIB
Alhamdulillah, Muslim Quebec Kini Punya Komplek Pemakaman Khusus
Ilustrasi tempat pemakaman Muslim. [Shutterstock]

Suara.com - Setelah diusulkan dan masuk perencanaan sekitar dua dekade lamanya, akhirnya warga Muslim di Kota Quebec, Kanada, kini punya lahan pemakaman tersendiri.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Wali Kota Quebec, bersama para pemuka komunitas Muslim di kota itu, dalam jumpa pers Jumat (4/8/2017) waktu setempat.

Pengumuman ini sendiri muncul berselang tiga pekan usai sebuah referendum lokal mematahkan rencana serupa, yakni untuk membuka lahan pemakaman khusus Muslim, di kota tetangga (Saint-Apollinaire). Untuk Quebec sendiri, program ini terutama dipelopori dan dikoordinasikan oleh Pusat Budaya Islam Quebec (CCIQ).

Pihak Pemerintah Kota Quebec resmi menjual sebuah lahan seluas 6.000 meter persegi (0,6 hektar) kepada CCIQ senilai 270.000 dolar Kanada (sekitar Rp2,8 miliar) di luar pajak. Direncanakan sudah bisa dibuka dalam waktu dekat, ini akan jadi pemakaman Muslim pertama di wilayah tersebut.

"Ini adalah hari yang luar biasa," ungkap pimpinan CCIQ, Mohamed Labidi, kepada wartawan dalam jumpa pers tersebut, sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

"Ini adalah sebuah hari bersejarah bagi Kota Quebec. Hari ini, kami telah memetik hasil dari kerja keras selama 20 tahun," ungkapnya menambahkan.

Boufeidja Benabdallah, koordinator proyek pengadaan pemakaman tersebut, menambahkan bahwa ini artinya warga Muslim Quebec tak perlu melakukan perjalanan jauh lagi memakamkan atau menziarahi keluarga atau kerabat mereka. Selama ini, pemakaman Muslim terdekat diketahui berada di wilayah Laval yang berjarak 266 kilometer dari kota itu.

"Banyak keluarga Muslim di Kota Quebec tidak akan perlu lagi merasakan kesedihan karena begitu jauhnya makam keluarga mereka yang telah meninggal," tutur Benabdallah. "[Dan] Kami pun akan wafat dengan tenang," tambahnya.

Wali Kota Quebec, Regis Labeaume, di kesempatan itu menyatakan bahwa kota yang dipimpinnya memang senantiasa menerima dan merangkul semua orang, terlepas dari apa pun latar belakang mereka.

"Selama lebih dari 400 tahun, Quebec telah menjadi kota yang ramah bagi semua jenis budaya, bahasa, maupun agama (apa pun)," ungkapnya.

Lahan itu sendiri berlokasi di selatan Frank-Carrel Street, bersebelahan dengan Notre-Dame-de-Belmont yang terkenal sebagai pemakaman orang-orang penting Quebec. Lokasi itu juga dekat dengan kompleks CCIQ, yang jamaah masjidnya pada awal tahun ini harus mengalami teror penembakan keji.

Benabdallah pun menyatakan bahwa persetujuan didapatnya lahan pemakaman ini sedikit mengobati kesedihan dari tragedi beberapa bulan lalu.

"Pengumuman hari ini akan sedikit menjadi obat atas tragedi tersebut," ujar Benabdallah lagi, merujuk pada penembakan yang memakan enam korban jiwa tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Burkini, Begini Gaya Berhijab Stylish untuk ke Pantai

Selain Burkini, Begini Gaya Berhijab Stylish untuk ke Pantai

Lifestyle | Kamis, 03 Agustus 2017 | 19:40 WIB

MA Putuskan Belanda Harus Biayai Sekolah Islam

MA Putuskan Belanda Harus Biayai Sekolah Islam

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 07:26 WIB

PM Kanada Temui Bayi Pengungsi Suriah yang Dinamai Justin Trudeau

PM Kanada Temui Bayi Pengungsi Suriah yang Dinamai Justin Trudeau

News | Senin, 17 Juli 2017 | 06:55 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB