KPK-Dirjen Pajak Tak Bahas Kasus Suap Pajak PT EKP

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Selasa, 08 Agustus 2017 | 18:45 WIB
KPK-Dirjen Pajak Tak Bahas Kasus Suap Pajak PT EKP
Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi melakukan pertemuan dengan Pimpinan KPK di Jakarta, Selasa (8/8).

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tidak membahas soal kasus dugaan korupsi yang melibatkan pejabat di sektor perpajakan saat bertemu dengan Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi di Gedung KPK, Jalan Kunigan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2017).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pertemuan tersebut hanya membahas program-program pencegahan korupsi dalam bidang perpajakan.

"Pertemuan itu terkait program pencegahan, bukan terkait kasus-kasus yang berkembang. Pertemuan dilakukan dalam konteks institusional ada permintaan yang diajukan dari pihak Dirjen Pajak," kata Febri.

‎Sementara itu, Ken mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada penghapusan permasalahan pajak yang menyandera PT EK. Prima (PT EKP) Eksport Indonesia hingga milyaran rupiah.

"Pajaknya nggak dihapus, pajaknya jalan terus dan dia ikut tax amnesty. Kalau untuk soal hukum di Pak Febri ya," kata Ken.

Namun demikian, dalam putusannya, Handang Soekarno dianggap telah terbukti bersalah menerima suap sebesar 148.500 dollar AS atau senilai Rp1,9 miliar dari Direktur PT EKP, Ramapanicker Rajamohanan Nair. Uang tersebut diduga untuk memuluskan sejumlah permasalahan pajak PT EKP.

Seperti diketahui, KPK memang sempat menangani kasus suap terkait pengurusan permasalahan pajak yang menjerat mantan Pejabat Ditjen Pajak, Handang Soekarno. Para terdakwa dalam kasus tersebut pun telah divonis bersalah.

Adapun, permasalahan pajak PT EKP yang berujung pada kasua korupsi adalah pengajuan restitusi, surat tagihan pajak pertambahan nilai, penolakan tax amnesty, dan pencabutan pengusaha kena pajak.

Dalam kasus ini, Ken disebut terlibat dalam penanganan perkara pajak PT EKP yang tertuang dalam surat dakwan serta amar putusan Handang Soekarno. Ken pernah mengikuti pertemuan di Kantor Ditjen Pajak dan mengambil keputusan yang berpengaruh terhadap perusahaan Rajamohanan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Genjot Penerimaan Pajak, Ditjen Pajak Gandeng KPK

Genjot Penerimaan Pajak, Ditjen Pajak Gandeng KPK

Bisnis | Selasa, 08 Agustus 2017 | 17:30 WIB

Dirjen Pajak Datang ke KPK, Ada Apa?

Dirjen Pajak Datang ke KPK, Ada Apa?

Bisnis | Selasa, 08 Agustus 2017 | 14:41 WIB

Raffi Ahmad Akhirnya Temui Dirjen Pajak, Ini Hasilnya

Raffi Ahmad Akhirnya Temui Dirjen Pajak, Ini Hasilnya

Entertainment | Selasa, 08 Agustus 2017 | 11:35 WIB

Foto Mobil Mewah, Ditjen Pajak Diminta Periksa Raffi Ahmad

Foto Mobil Mewah, Ditjen Pajak Diminta Periksa Raffi Ahmad

Bisnis | Selasa, 08 Agustus 2017 | 11:03 WIB

Tegur Raffi Ahmad Via Twitter, DJP Dipuji Beri 'Efek Kejut'

Tegur Raffi Ahmad Via Twitter, DJP Dipuji Beri 'Efek Kejut'

Bisnis | Selasa, 08 Agustus 2017 | 10:13 WIB

Persidangan Miryam Dilanjutkan Setelah Keberatannya Ditolak

Persidangan Miryam Dilanjutkan Setelah Keberatannya Ditolak

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 15:29 WIB

KPK Terima Putusan Aseng Terbukti Suap Tiga Politisi Komisi V

KPK Terima Putusan Aseng Terbukti Suap Tiga Politisi Komisi V

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 10:42 WIB

PM Israel Jadi Tersangka Korupsi dan Suap Media Massa

PM Israel Jadi Tersangka Korupsi dan Suap Media Massa

News | Minggu, 06 Agustus 2017 | 11:40 WIB

'Ditegur' Ditjen Pajak Soal Mobil Mewah, Begini Respon Raffi

'Ditegur' Ditjen Pajak Soal Mobil Mewah, Begini Respon Raffi

Entertainment | Minggu, 06 Agustus 2017 | 08:59 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×