Mega-SBY Ketemu, JK: Politik Boleh Beda, Tujuan Kita Tetap Satu

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Jum'at, 18 Agustus 2017 | 10:54 WIB
Mega-SBY Ketemu, JK: Politik Boleh Beda, Tujuan Kita Tetap Satu
Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dan mantan Presiden Susilo Babang Yudhoyono di Istana Merdeka [Antara]

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengapresiasi peringatan HUT RI di Istana Merdeka, kemarin. Dia menganggap momentum itu menjadi tanda adanya kerukunan para elite politik.

Untuk pertamakalinya sejak pemilu presiden tahun 2014, mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono datang memenuhi undangan Presiden Joko Widodo untuk merayakan hari kemerdekaan di Istana secara bersama-sama. Bahkan, usai upacara, mereka menghadiri jamuan makan siang.

"Oh iya tentu ini, kan berbicara tentang persatuan kita, bahwa kita berbeda-beda mungkin secara politik, tapi tujuan dan ideologis negara tetap kita satu. Politik itu selalu ada perbedaan, cara tapi tujuan tidak," kata Jusuf Kalla di DPR, Jakarta, Jumat (18/8/2018).

Jusuf Kalla yang juga turut hadir di antara Megawati dan Yudhoyono di Istana Merdeka mengatakan mereka tidak membicarakan hal-hal yang bersifat substansi pada waktu bertemua. ‎Kendati demikian, pertemuan Ketua Umum PDI Perjuangan dan Ketua Umum Partai Demokrat tersebut merupakan sinyal positif.

"Itu biasa saja, ramah tamah, tidak membicarakan substansi," kata Politikus Senior Partai Golkar ini.‎

Apa kata warga?

Publik juga mengapresiasi pertemuan antara Megawati dan Yudhoyono.

Warga bernama Fitri (28) mengatakan pertemuan tersebut merupakan sinyal hubungan kedua poros kekuatan politik membaik.

"Saya sih melihatnya ada sinyal-sinyal baik, mungkin saja hubungan Bu Mega dan Pak SBY membaik. " ujar Fitri yang turut menyaksikan acara peringatan HUT RI di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (17/8/2017).

Fitri tak menyangka Yudhoyono beserta istri dan kedua putra mereka bersedia menghadiri undangan Presiden Joko Widodo untuk memperingati HUT RI yang ke 72 di Istana Merdeka. Pasalnya, sebelum-sebelumnya, Yudhoyono tidak hadir. Bukan rahasia lagi hubungan kedua tokoh merenggang semenjak Yudhoyono memenangkan pemilu presiden tahun 2004.

"Nggak nyangka saja, kok tumben-tumbennya Pak SBY datang ke Istana dan ketemu Bu Mega. Biasanya kan Pak SBY nggak pernah hadir kalau ada Bu Mega," kata Fitri.

Menurut dia bisa saja pertemuan tersebut merupakan pertanda Yudhoyono dan Partai Demokrat bakal mendukung pemerintahan Jokowi.

"Bisa jadi ada keluarga Pak SBY yang akan masuk di kabinet Pak Jokowi. Bisa juga ini langkah awal Pak SBY dukung Pak Jokowi," kata dia.

Hal yang sama dikatakan warga Depok bernama Dede (35) yang ditemui di depan Istana Merdeka.

"Pas saya lihat di layar tadi pagi, saya kaget, Pak SBY datang juga. Biasanya nggak pernah datang, kalau ada ibu Mega," tutur Dede.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya

Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:19 WIB

Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial

Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial

News | Senin, 27 April 2026 | 19:53 WIB

Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia!

Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia!

Entertainment | Jum'at, 24 April 2026 | 14:40 WIB

Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan

Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:07 WIB

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:07 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?

Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:06 WIB

Terkini

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB