Ibu Lusi Berharap Ada yang Donorkan Ginjal Buat Anaknya

Siswanto | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 05 September 2017 | 20:03 WIB
Ibu Lusi Berharap Ada yang Donorkan Ginjal Buat Anaknya
Hendri Gunawan (12), mondok di rumah singgah milik Pemerintah Bangka Tengah [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Sudah satu tahun, Lusi (50) dan anaknya, Hendri Gunawan (12), mondok di rumah singgah milik Pemerintah Bangka Tengah yang terletak di Jalan Percetakan Negara II, Gang DPS, nomor 7, RT 13, RW 6, Johar Baru, Jakarta Pusat. Lusi mendampingi Hendri yang gagal ginjal dan menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Lusi mengungkapkan pertolongan terhadap Hendri yang bisa diusahakan sekarang hanyalah cuci darah rutin di rumah sakit. Menurut Lusi anaknya hanya bisa sembuh kalau mendapatkan ginjal baru.

"Namanya gagal ginjal satu-satunya pencangkokan, kalau nggak cuci darah, tapi harus rutin tiap hari. Nggak ada penyembuhan kecuali ada pencangkokan bisa normal kembali. Itu pun pencakokan belum tentu berhasil bisa juga beberapa bulan (baru normal)," kata Lusi dengan raut wajah sedih ketika ditemui Suara.com, Selasa (5/9/2017).

Ketika Suara.com menemui Hendri, secara fisik dia terlihat sehat dan beraktivitas seperti anak-anak normal.

"Sekarang rawat jalan, karena dia kan masih pakai cairan," kata Lusi.

Lusi mengatakan Hendri gagal ginjal sejak 2015. Awalnya, Hendri mengeluhkan sakit pinggang. Ketika itu, dia langsung dibawa ke rumah sakit, sampai akhirnya dirujuk ke RSCM pada Mei 2016.

Tinggal di rumah singgah

Lusi bersyukur bisa tinggal di rumah singgah. Dia ingat sebelum ini, dia mesti ngontrak. Dia harus mengeluarkan lebih banyak uang, belum lagi untuk menebus obat-obatan.

"Dulu sempat ngekos, karena belum tahu ada rumah singgah, baru tahu pasien RSCM juga yang satu kampung," kata dia.

"Di sini fasilitas sudah ada, tinggal gas ini sangat membantu kita di sini untuk tinggal," Lusi menambahkan.

Tinggal di rumah singgah dia tidak perlu membayar sewa. Tetapi dia tetap mengeluarkan uang untuk makan dan ongkos pengobatan sendiri.

"Kehidupan sehari-hari kaya makan, ongkos ke RS kan sendiri. Kadang dapat bantuan kaya dapat beras, uang tapi nggak rutin dapatnya," tuturnya.

Lusi beruntung ikut BPJS Kesehatan sehingga biaya berobat Hendri gratis.

"Kalau berobat pakai BPJS gratis, tapi kalau obatnya di RSCM habis, terpaksa beli sendiri. Susunya yang Nutrisol juga beli sendiri," kata dia.

Wanita asli Bangka ini berharap ada warga yang berbaik hati mendonorkan ginjal kepada Hendri.

"Harapannya ada orang yang baik yang mendonor ginjalnya. Hanya saya berdoa semoga ada yang punya hati nurani untuk donor ginjal," kata dia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Jadi Seperti Luna Maya, Motivasi Nabila Syakira Ikut Miss Popular 2022

Ingin Jadi Seperti Luna Maya, Motivasi Nabila Syakira Ikut Miss Popular 2022

Entertainment | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 17:24 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB