Suara.com - Konselor Myanmar, Aung San Suu Kyi, mendapat banyak kritik dari komunitas internasional sejak konflik berdarah militer dengan komunitas Rohingya di Rakhine kembali terjadi pada dua pekan lalu.
Kritik itu turut dilontarkan kepada Suu Kyi karena penerima Nobel Perdamaian 1991 itu cenderung bungkam, dan menilai krisis Rohingya disebabkan peredaran berita maupun foto hoaks di tingkat internasional.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon turut mengkritik Suu Kyi. Bedanya, politikus Partai Gerindra itu mengkritik Suu Kyi melalui sajak yang berjudul Rohingya.
Berikut puisi tersebut:
ROHINGYA
Kepada Aung San Suu Kyi
Rohingya adalah wajah politik dunia
Potret kebiadaban sangat nyata
Pameran keangkuhan dihiasi
Kemunafikan
Tatanan bobrok kekuasaan
Dan kau diam seribu bahasa
Bersolek dibalik keanggunan
Mendekap erat Nobel perdamaian