Enam Alasan Banyaknya Hoax dan Fake News

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 27 September 2017 | 16:25 WIB
Enam Alasan Banyaknya Hoax dan Fake News
Berita hoax (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah lembaga yang sering mengkaji soal demokrasi dan keberagaman, Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) mengkaji soal maraknya berita bohong informasi palsu di media sosial internet belakangan ini. ELSAM menilai besarnya ruang internet telah memfasilitasi peredaran beragam bentuk disinformasi dan propaganda.

Imbasnya, justru kebebasan sipil, seperti kebebasan berpendapat, berekspresi dan berkumpul, yang terganggu penikmatannya, akibat kekacauan tadi. Deputi Direktur Riset ELSAM Wahyudi Djafar  menilai maraknya propaganda dalam bentuk disinformasi dengan varian fake news dan hoax, tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi merupakan fenomena global.

“Ini seiring dengan menguatnya kelompok-kelompok berhaluan ultra kanan di Eropa dan Amerika Serika, maupun kelompok ekstremisme dengan kekerasan di Timur Tengah. Situasi inilah yang melahirkan fenomena “Post-Truth”, suatu keadaan ketika fakta objektif tidak terlalu mempengaruhi pendapat pubik dibandingkan dengan kepercayaan emosional dan personal. Post truth memungkinkan seseorang untuk merasa benar tanpa menganggap dirinya tidak jujur,” kata dia dalam siaran persnya, Rabu (27/9/2017).

Menurut dia, situasi di Indonesia meningkat setidaknya bersamaan dengan pelaksanaan Pemilu Presiden 2014. Saat itu hoax dan fake news bertebaran untuk mempengaruhi preferensi pemilih.

“Kian memanas pada pelaksanaan Pilkada 2017, khususnya dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta, dan hari ini semakin tidak terkendali menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2018 dan Pemilu serentak 2019. Praktiknya di Indonesia, hoax dan fake news yang bertebaran umumnya bersendikan sentikan politik, ideologi, dan agama, yang juga memiliki korelasi dengan intoleransi dan ekstremisme: pandangan dan tindakan kekerasan,” papar dia.

Wahyudi menelisik makin besarnya penetrasi internet dan teknologi digital yang menyertainya, telah ikut menyuburkan persebaran disinformasi, fake news, dan hoax. Namun, faktor pemicu maraknya disinformasi ini  tidak terletak pada internetnya. Karena internet hanya menjadi medium baru bagi persebaran fake news dan hoax.

Secara umum, merujuk kepada sejumlah studi menunjukan bahwa alasan yang mempengaruhi publik mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya adalah karena persebaran informasi tersebut dilakukan berulang, terus-menerus dalam jumlah yang masif. Sehingga kemudian dinilai menjadi kebenaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Termakan Hoax, Ini Ormas - Ormas di Balik  Rusuh YLBHI!

Termakan Hoax, Ini Ormas - Ormas di Balik Rusuh YLBHI!

Video | Rabu, 20 September 2017 | 17:36 WIB

Desak Tuntaskan Kasus e-KTP, TAPAK Minta KPK Tak Tebang Pilih

Desak Tuntaskan Kasus e-KTP, TAPAK Minta KPK Tak Tebang Pilih

News | Selasa, 19 September 2017 | 18:51 WIB

Mencekam,  Aksi Serbuan ke Kantor YLBH!

Mencekam, Aksi Serbuan ke Kantor YLBH!

Video | Senin, 18 September 2017 | 18:24 WIB

Berita Hoax Hina Prabowo, Ini Klarifikasi Deddy Corbuzier

Berita Hoax Hina Prabowo, Ini Klarifikasi Deddy Corbuzier

Entertainment | Minggu, 17 September 2017 | 19:46 WIB

Polri Selidiki Aliran Dana dari Asma Dewi pada Saracen

Polri Selidiki Aliran Dana dari Asma Dewi pada Saracen

News | Rabu, 13 September 2017 | 05:00 WIB

Ini yang Dilakukan Mabes Polri untuk Tangani Cyber Crime

Ini yang Dilakukan Mabes Polri untuk Tangani Cyber Crime

News | Jum'at, 08 September 2017 | 20:51 WIB

Mabes Polri Ajak Media Online Sebar Berita Positif

Mabes Polri Ajak Media Online Sebar Berita Positif

News | Jum'at, 08 September 2017 | 20:40 WIB

Kominfo Sebut Hoax seperti "Narkoba"

Kominfo Sebut Hoax seperti "Narkoba"

News | Jum'at, 08 September 2017 | 20:15 WIB

Dipolisikan, Jonru: Pengacara Papan Atas Akan Dampingi Saya

Dipolisikan, Jonru: Pengacara Papan Atas Akan Dampingi Saya

Tekno | Jum'at, 01 September 2017 | 19:29 WIB

Pemilik Akun Jonru Dipolisikan atas Tudingan Ujaran Kebencian

Pemilik Akun Jonru Dipolisikan atas Tudingan Ujaran Kebencian

Tekno | Kamis, 31 Agustus 2017 | 21:00 WIB

Terkini

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:41 WIB

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:31 WIB

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:22 WIB

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:17 WIB

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:15 WIB

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:08 WIB

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:53 WIB

×