Hanura Bertekad Masuk Tiga Besar Pemilu 2019

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Kamis, 19 Oktober 2017 | 17:51 WIB
Hanura Bertekad Masuk Tiga Besar Pemilu 2019
Acara DPP Partai Hanura di Jakarta. [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Ketua Dewan Pakar Partai Hanura Ferdinand Nainggolan mengatakan sebagian besar anak muda belum mengenal Partai Hati Nurani Rakyat. Padahal menurut Ferdinand, Partai Hanura sudah lama berdiri dan ikut dalam kacah politik di Indonesia.

"Hasil riset, politik sekarang tidak kayak dulu lagi. Anak muda hanya kenal Hanura 0,6 persen, dan ini termasuk partai bapak-bapak," kata Ferdinand di The City Tower, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017).

Kurangnya popularitas Partai Hanura di kalangan muda tentunya akan merugikan partai yang dipimpin oleh Oesman Sapta Odang itu. Sebab, jumlah kalangan muda, termasuk pemilih pemula sangat besar di Indonesia. Bahkan, menurut Ferdinand, bisa mencapai puluhan juta orang.

“Jika ingin menjadi partai besar dan masuk tiga besar dalam Pemilu 2019 nanti, maka suara dari kalangan pemuda ini harus diraih. Hanura harus merebut ini," katanya.

Ferdinand menambahkan, selain menyasar kepada pemilih pemuda dan pemula, Hanura juga harus menyasar swing voter.

“Swing voter kita tinggi sekali. Kenapa orang menjadi swing voter karena tidak ada pemilih yang setia," tambahnya.

Ferdinand mengatakan dalam Pemilu 2019 mendatang, Hanura menargetkan dapat masuk tiga besar. Target ini sudah masuk dalam strategi besar yang telah dirancang saat berlangsung Munas beberapa waktu lalu.

"Partai Hanura menargetkan menjadi tiga besar. Ini akan jadi impian belaka kalau tidak disertai program-program yang sifatnya kualitatif dan itu juga sudah berjalan," kata Ferdinand.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPU Belum Mau Coret 13 Parpol yang Telat Serahkan Berkas

KPU Belum Mau Coret 13 Parpol yang Telat Serahkan Berkas

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 15:45 WIB

Elektabilitasnya Rendah, Partai Gerindra Tetap Usung Prabowo

Elektabilitasnya Rendah, Partai Gerindra Tetap Usung Prabowo

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 13:51 WIB

Tahap Validitas Berkas Partai Politik

Tahap Validitas Berkas Partai Politik

Foto | Selasa, 17 Oktober 2017 | 18:52 WIB

Hasil Pengawasan Pendaftaran Parpol Pemilu 2019

Hasil Pengawasan Pendaftaran Parpol Pemilu 2019

Foto | Selasa, 17 Oktober 2017 | 18:12 WIB

Jumlah Parpol Pendaftar Pemilu 2019 Turun Dibanding 2014

Jumlah Parpol Pendaftar Pemilu 2019 Turun Dibanding 2014

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 17:20 WIB

Pendaftaran Pemilu 2019 Tutup, Ini 27 Parpol yang Daftar ke KPU

Pendaftaran Pemilu 2019 Tutup, Ini 27 Parpol yang Daftar ke KPU

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 04:17 WIB

Daftar Ikut Pemilu 2019, PKPI Dukung Jokowi Kembali Jadi Presiden

Daftar Ikut Pemilu 2019, PKPI Dukung Jokowi Kembali Jadi Presiden

News | Senin, 16 Oktober 2017 | 21:23 WIB

Daftarkan Gerindra ke KPU, Teriakan Prabowo Presiden Bergema

Daftarkan Gerindra ke KPU, Teriakan Prabowo Presiden Bergema

News | Sabtu, 14 Oktober 2017 | 16:20 WIB

Beranggotakan Relawan, Partai Republik Dukung Jokowi Nyapres 2019

Beranggotakan Relawan, Partai Republik Dukung Jokowi Nyapres 2019

News | Sabtu, 14 Oktober 2017 | 15:47 WIB

Kalahkan Partai Besar, Begini Strategi Partai Republik

Kalahkan Partai Besar, Begini Strategi Partai Republik

News | Sabtu, 14 Oktober 2017 | 15:24 WIB

Terkini

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB