Warga Kampung Akuarium yang Menanti Cinta Anies-Sandi

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Selasa, 31 Oktober 2017 | 15:33 WIB
Warga Kampung Akuarium  yang Menanti Cinta Anies-Sandi
Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (26/10/2017) sore. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Menanti sesuatu adalah waktu paling membosankan dan menjengkelkan bagi banyak orang, namun itu tak berlaku bagi warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Mereka tak pernah bosan menanti realisasi janji-janji muluk pemerintah untuk diberikan hak untuk tinggal dan hidup layak.

Berkali-kali diiming-imingi kehidupan layak, berkali-kali pula janji itu kandas di tengah jalan. Berharap dan berharap lagi, entah akan sampai kapan.

Pada sebuah gubuk terbuat dari triplek, seorang ibu bernama Darmadiani mencurahkan perasaan kesalnya pada penguasa. Janji yang tak kunjung ditepati menjadi saksi saat rumah-rumah mereka diratakan dengan tanah, demi pembangunan yang berpihak pada pemilik dana.

"Tak ada yang bisa menjamin hidup kami di sini. Kami berusaha, semua kesempatan kami ambil. Misalnya awal-awal itu kami masih demo Ke Balai Kota, Komnas HAM, Melapor Bareskrim segala upaya sudah kami lakukan," kata Darma kepada Suara. com, di Kampung Akuarium, Selasa (31/19/2017).

Joko Widodo yang kekinian menjadi Presiden RI, kata Darma, pernah mendatangi mereka dalam masa kampanye untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta tahun 2012.

Kala itu, Jokowi dan warga setempat menyepakati kontrak politik yang salah satunya berisi janji untuk menjaga agar kampung itu tak digusur. Tapi, Darma sadar, kontrak politik yang hanya berkekuatan kertas dan materai tak bisa dijadikan pegangan.

Kampung para nelayan itu ternyata tak bisa dihindarkan dari alat berat, saat Jakarta dipimpin oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), persisnya setelah Jokowi menjadi presiden. Reklamasi teluk Jakarta mengharuskan mereka kehilangan rumah yang berpuluh-puluh tahun mereka tinggali.

"Sebenarnya, kontrak politik juga bagi kami tidak ada kekuatan hukumnya. Karena ternyata kan sampai hari ini, Jokowi tak juga bertanggung jawab atau tidak bisa dituntut. Tapi kan ya namanya orang hidup, kami harus berharap, berusaha dan berjuang," tutur Darma.

baca juga

Setelah sempat kehilangan harapan, warga Kampung Akuarium lagi-lagi diberi harapan oleh pemimpin baru DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Lagi-lagi, kontrak politik menjadi satu-satunya senjata untuk mengikat sang penguasa yang butuh suara saat pemilu tiba.

"Di antara pasangan calon kemarin itu, kebetulan ada Pak Anies-Sandi yang sejalan dengan keinginan kami. Mereka berjanji membangun kembali kampung kami. Karena tuntan kami bukan meminta ganti rugi, tapi kami kampung ini dibangun kembali. Bagi kami kampung ini segalanya, tidak bisa dihargai dengan apapun. Mudah mudahan pak Anies-Sandi menetapi janjinya," ujar Darma.

Darma menginsyafi, kontrak politik bukan senjata yang ampuh untuk menagih janji Anies-Sandi. Namun dia yakin, pemimpin yang katanya tidak akan menggusur itu akan merealisasikan semua janji politik termasuk akan membangun kembali perkampungan nelayan.

Jika Anies-Sandi tidak mau menepati janji, maka Darma dan warga kampung Akuarium lain akan mengingatkan mereka, seperti yang lakukan terhadap Jokowi dan Ahok.

"Namanya pemimpin sudah ingkar dari janji-janjinya, tugas warga yang mengingatkan, mengawal dan akan memprotes. Namanya orang salah ya akan kita peringati, sekali dua kali kalau nggak ya kita akan aksi lagi. Kita akan tetap tagih dia, bakal tetap mengingatkan," ucap Darma.

"Biar dengan siapa pun juga, kita tak boleh cinta buta. Siapa pun itu bang. Jangan karena kami dulu pendukung Anies-Sandi, kalau mereka salah dan kami akan diam saja. Kami peringati mereka dengan cara kami," Darma menambahkan.

Sementara itu, salah seorang warga kampung akuarium lainnya, Topa tak mau berburuk sangka pada Anies-Sandi. Ia tetap berharap keduanya bisa menepati janji sebagaimana yang tertulis dalam kontrak politik.

"Pak Sandi delapan kali ke sini. Dulu sebelum pelantikan, satu minggu sebelum pelantikan, itu tanggal 7 Oktober Sandi ada disini. Kata Sandi kita disuruh sabar. Ya, tentu saja kita akan sabar," ujar Topa.

Menurut Topa, pihaknya sudah melayangkan surat kepada Anies dan Sandiaga, beberapa hari setelah keduanya dilantik. Namun, hingga kekinian, surat tersebut juga belum mendapat balasan dari Balai Kota.

Topa mencoba berfikir positif pada Anies-Sandi yang belum genap satu bulan dilantik.

"Ya kami juga tidak mau terlalu buru-buru. Yang diurus bukan hanya disini saja. Yang mereka uruskan semua Jakarta. Kami mengerti itu. Tapi ya kami akan terus ingatkan mereka," tekad Topa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Uno Sumbang Gajinya ke Bazis DKI Jakarta

Sandiaga Uno Sumbang Gajinya ke Bazis DKI Jakarta

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 13:24 WIB

Warga Pulau Seribu Lapor Lahan Dicaplok Swasta, Anies: Ya, Sip

Warga Pulau Seribu Lapor Lahan Dicaplok Swasta, Anies: Ya, Sip

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 12:17 WIB

Sandiaga Akan Tampung Pegawai Alexis di Program OKE OCE

Sandiaga Akan Tampung Pegawai Alexis di Program OKE OCE

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 10:43 WIB

Atasi Kemacetan Jakarta, Anies Bermodal Koordinasi dengan Polda

Atasi Kemacetan Jakarta, Anies Bermodal Koordinasi dengan Polda

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 10:33 WIB

Anies Resmi Minta Kegiatan di Hotel Alexis Berhenti

Anies Resmi Minta Kegiatan di Hotel Alexis Berhenti

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 10:19 WIB

Anies Apresiasi Kinerja Polri dan TNI Amankan Pilgub DKI 2017

Anies Apresiasi Kinerja Polri dan TNI Amankan Pilgub DKI 2017

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 09:43 WIB

Anies - Sandi Hadiri Apel Operasi Mantap Praja 2017

Anies - Sandi Hadiri Apel Operasi Mantap Praja 2017

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 08:51 WIB

Ini Besaran UMP 2018 DKI yang Diajukan ke Anies-Sandiaga

Ini Besaran UMP 2018 DKI yang Diajukan ke Anies-Sandiaga

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 22:51 WIB

Sandiaga Bangga Berhasil Tak Perpanjang Izin Alexis

Sandiaga Bangga Berhasil Tak Perpanjang Izin Alexis

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 18:17 WIB

Anies Punya Cara Jitu Menata PKL Tanah Abang, Tapi Rahasia

Anies Punya Cara Jitu Menata PKL Tanah Abang, Tapi Rahasia

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 16:44 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×