Enam Tewas dan 4 Orang Luka di Longsor Sumatera Selatan

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 11 November 2017 | 02:35 WIB
Enam Tewas dan 4 Orang Luka di Longsor Sumatera Selatan
Sebanyak 4 orang tewas dan 4 orang lainnya terluka dalam longsor di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Longsor terjadi, Kamis (9/11/2017) lalu. (BNPB)

Suara.com - Sebanyak 6 orang tewas dan 4 orang lainnya terluka dalam longsor di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. Longsor terjadi, Kamis (9/11/2017) lalu.

Longsor itu disebabkan hujan deras. Kawasan itu menjadi banjir bandang.

Longsor pertama terjadi di Desa Cukohnau Kecamatan Sungai Are Kabupaten OKU Selatan, Kamis pukul 17.00 Wib. Longsor menimbun satu rumah yang menyebabkan satu orang orang meninggal dunia atas nama Hatam bin Agusaman (70), satu orang luka berat (Zulkardi), dan satu orang luka ringan (istri Hatam).

Kemudian pada pukul 20.00 WIB, terjadi longsor di Desa Sadau Jaya Kecamatan Sungai Are Kabupaten OKU Selatan. Longsor menimbun satu rumah berisi 7 orang.

Lima orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka. Kelima korban meninggal adalah Riswandi bin Nawawi (40), Susmita binti Toyib (35), Angga bin Riswandi (7), Rifki bin Riswandi (4), dan Alex bin Riswandi (9). Kedua orang luka adalah Iprianto bin Riswandi (20) dan Juwita binti Riswandi (12). 

Posisi rumah berada di bawah tebing yang cukup tinggi. Saat hujan deras, tebing tersebut longsor dan menimbun rumah beserta penghuninya sehingga rumah rusak berat.

“Lokasi longsor berada di daerah yang cukup sulit dijangkau. Kondisi masih hujan terus,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (10/11/2017).

Seluruh korban akan dimakamkan di pemakaman Desa Sadau Jaya Kecamatan Sungai Are. Dua orang korban luka-luka dirawat di Puskesmas Kecamatan Are.

BPBD OKU Selatan bersama TNI, Polri, SAR, Dinas Sosial, Dinas PU, relawan dan masyarakat melakukan evakuasi korban. Alat berat dikerahkan untuk mencari korban. BPBD Provinsi Sumatera Selatan memberikan bantuan logistik dan mendampingi BPBD OKUS.

baca juga

“Masyarakat dihimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan dari bahaya longsor. Peta rawan longsor dan prediksi rawan longsor dapat diunduh di website Badan Geologi. Hendaknya peta tersebut digunakan oleh Pemda dan berbagai pihak untuk terus menerus menyosialisasikan kepada masyakat,” kata dia.

Masyarakat yang tinggal di bawah lereng atau di bawah tebing diminta waspada saat hujan deras.

“Jika perlu mengungsi untuk sementara waktu. Lakukan pengecekan lereng-lereng apakah sudah ada tanda-tanda potensi longsor seperti ada rekahan, amblesan tanah dan lainnya,” lanjut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Oku Selatan

Lima Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Oku Selatan

News | Jum'at, 10 November 2017 | 22:01 WIB

Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor di Bandung

Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor di Bandung

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 18:34 WIB

Ribuan Pengungsi Gunung Agung Telah Pulang ke Rumah

Ribuan Pengungsi Gunung Agung Telah Pulang ke Rumah

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 06:32 WIB

Jenazah Dua WNI Korban Longsor di Penang Sudah Dievakuasi

Jenazah Dua WNI Korban Longsor di Penang Sudah Dievakuasi

News | Minggu, 22 Oktober 2017 | 12:25 WIB

Bencana Longsor di Jember

Bencana Longsor di Jember

Foto | Selasa, 17 Oktober 2017 | 14:19 WIB

Satu Keluarga Tertimbun Tanah Longsor di Jember

Satu Keluarga Tertimbun Tanah Longsor di Jember

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 08:43 WIB

Naik Trail, Mensos Bawa Santunan untuk Korban di Pangandaran

Naik Trail, Mensos Bawa Santunan untuk Korban di Pangandaran

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 10:11 WIB

Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor di Pangandaran

Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor di Pangandaran

News | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 10:44 WIB

Status Siaga Darurat Gunung Agung Diperpanjang Hingga 16 Oktober

Status Siaga Darurat Gunung Agung Diperpanjang Hingga 16 Oktober

News | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 08:31 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×