Jokowi Minta Kader Nasdem Awasi Dana Desa

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 16 November 2017 | 00:02 WIB
Jokowi Minta Kader Nasdem Awasi Dana Desa
Presiden Joko Widodo membuka rapat kerja nasional (Rakernas) partai Nasdem di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/11/2017). (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta para pengurus dan kader Partai Nasdem di tingkat dewan pengurus cabang (DPC) tingkat Kecamatan untuk mengawasi penggunaan dana desa yang tepat guna.

Jokowi ingin anggaran desa tahun 2018 yang naik menjadi Rp60 triliun diprioritaskan untuk pembangunan sarana dan prasarana masyarakat di Desa. Sehingga dapat membuka lapangan kerja yang luas.

‎"Saya minta semua kader Nasdem mengawasi ini, terutama yang tingkat DPC-DPC tolong diawasi itu (penggunaan dana desa). Ini tugas dari Presiden," kata Jokowi dalam sambutan membuka Rakernas partai Nasdem di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Mendengar pernyataan Jokowi tersebut, para peserta Rakernas langsung bersorak.

"Siap Pak," sorak hadiri dengan riuh tepuk tangan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan program anggaran dana desa sudah berjalan sejak awal Pemerintahan Jokowi-JK. Pada tahun pertama anggarannya sebesar Rp20 triliun, tahun kedua naik menjadi Rp40 triliun, dan tahun depan menjadi Rp60 triliun.

Namun selama dua tahun dikucurkannya dana desa, Jokowi mengaku saat dirinya kunjungan kerja ke daerah-daerah, masih banyak warga yang meminta lapangan pekerjaan. Maka dari itu dia meminta agar anggaran desa tahun depan lebih banyak digunakan untuk proyek padat karya.

"Tapi saya masih dengar di telinga dari masyarakat di desa-desa meminta diberi lapangan pekerjaan. Makanya tahun depan saya minta setengah dari dana desa itu untuk padat karya. Sehingga membuka lapangan pekerjaan lebih luas. Saya ingin uang lebih besar beredar di desa-desa seluruh Indonesia‎," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasdem Resmi Dukung Jokowi Nyapres di Pemilu 2019

Nasdem Resmi Dukung Jokowi Nyapres di Pemilu 2019

News | Rabu, 15 November 2017 | 21:51 WIB

Jokowi Teken Kosensus Perlindungan Pekerja Migran di ASEAN

Jokowi Teken Kosensus Perlindungan Pekerja Migran di ASEAN

News | Rabu, 15 November 2017 | 03:58 WIB

Jokowi Buka Rakernas Nasdem Besok

Jokowi Buka Rakernas Nasdem Besok

News | Selasa, 14 November 2017 | 20:16 WIB

Jokowi Sebut ASEAN dan India Jadi Generator Ekonomi Dunia

Jokowi Sebut ASEAN dan India Jadi Generator Ekonomi Dunia

Bisnis | Selasa, 14 November 2017 | 19:33 WIB

Jokowi: RCEP akan Jadi Pakta Perdagangan Bebas Terbesar di Dunia

Jokowi: RCEP akan Jadi Pakta Perdagangan Bebas Terbesar di Dunia

Bisnis | Selasa, 14 November 2017 | 19:24 WIB

Jokowi Akui Gejala Proteksionisme Ekonomi Dunia Makin Meningkat

Jokowi Akui Gejala Proteksionisme Ekonomi Dunia Makin Meningkat

Bisnis | Selasa, 14 November 2017 | 17:34 WIB

Jokowi Kecam Diskriminasi Kelapa Sawit Indonesia di Eropa

Jokowi Kecam Diskriminasi Kelapa Sawit Indonesia di Eropa

Bisnis | Selasa, 14 November 2017 | 14:13 WIB

Jokowi Cemaskan Gejala Proteksionisme dari Negara Maju

Jokowi Cemaskan Gejala Proteksionisme dari Negara Maju

Bisnis | Selasa, 14 November 2017 | 14:08 WIB

Jokowi Minta ASEAN-Korsel Saling Jaga Keterbukaan Ekonomi

Jokowi Minta ASEAN-Korsel Saling Jaga Keterbukaan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 14 November 2017 | 14:02 WIB

Terkini

Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol

Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:35 WIB

Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI

Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:32 WIB

Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi

Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:19 WIB

Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih

Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:09 WIB

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:47 WIB

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:39 WIB

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:38 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:37 WIB

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB