Bersifat Freatik, Letusan Gunung Agung Bisa Sulit Diprediksi

Reza Gunadha

Selasa, 21 November 2017 | 21:34 WIB
Bersifat Freatik, Letusan Gunung Agung Bisa Sulit Diprediksi
Gunung Agung [BMKG]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, letusan Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, Selasa (21/11/2017), bertipe "freatik" atau terjadi karena adanya uap air bertekanan tinggi.

"Uap air tersebut terbentuk seiring dengan pemanasan air bawah tanah atau air hujan yang meresap ke dalam tanah di dalam kawah kemudian kontak langsung dengan magma," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Menurut dia, letusan freatik disertai asap, abu dan material yang ada di dalam kawah. Letusan freatik sulit diprediksi, karena bisa terjadi tiba-tiba dan seringkali tidak ada tanda-tanda adanya peningkatan kegempaan.

Beberapa kali gunung api di Indonesia meletus freatik saat status gunung tersebut waspada atau level II seperti letusan Gunung Dempo, Gunung Dieng, Gunung Marapi, Gunung Gamalama, Gunung Merapi dan lainnya.

Tinggi letusan freatik juga bervariasi, bahkan bisa mencapai 3.000 meter tergantung dari kekuatan uap airnya.

"Jadi letusan freatik gunung api bukan sesuatu yang aneh, kalau status gunung api tersebut di atas normal. Biasanya dampak letusan adalah hujan abu, pasir atau kerikil di sekitar gunung," imbuhnya.

Letusan freatik, kata dia, bisa juga menjadi peristiwa yang mengawali episode letusan sebuah gunung api seperti Gunung Sinabung di Sumatera Utara,  yang timbul letusan freatik dari tahun 2010 hingga awal 2013, menjadi pendahulu dari letusan magmatik.

Sutopo menambahkan, letusan magmatik adalah letusan yang lebih berbahaya yang disebabkan oleh magma dalam gunung api.

baca juga

"Letusan magmatik ada tanda-tandanya, terukur dan bisa dipelajari ketika akan meletus," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gunung Agung Meletus, Bandara Ngurah Rai Masih Aman dan Normal

Gunung Agung Meletus, Bandara Ngurah Rai Masih Aman dan Normal

News | Selasa, 21 November 2017 | 20:11 WIB

Gunung Agung Meletus, Asap Tebal Membumbung 700 Meter

Gunung Agung Meletus, Asap Tebal Membumbung 700 Meter

News | Selasa, 21 November 2017 | 18:11 WIB

Mahasiswi Universitas Brawijaya Tewas Tertimbun Longsor di Kost

Mahasiswi Universitas Brawijaya Tewas Tertimbun Longsor di Kost

News | Senin, 13 November 2017 | 03:06 WIB

Enam Tewas dan 4 Orang Luka di Longsor Sumatera Selatan

Enam Tewas dan 4 Orang Luka di Longsor Sumatera Selatan

News | Sabtu, 11 November 2017 | 02:35 WIB

Hari Raya Galungan di Pura Besakih

Hari Raya Galungan di Pura Besakih

Foto | Rabu, 01 November 2017 | 15:41 WIB

Ribuan Pengungsi Gunung Agung Telah Pulang ke Rumah

Ribuan Pengungsi Gunung Agung Telah Pulang ke Rumah

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 06:32 WIB

Kegempaan Turun, Status Gunung Agung Diturunkan Jadi Siaga

Kegempaan Turun, Status Gunung Agung Diturunkan Jadi Siaga

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 00:03 WIB

Status Darurat di Gunung Agung Kembali Diperpanjang

Status Darurat di Gunung Agung Kembali Diperpanjang

News | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 21:58 WIB

PVMBG Tunggu Kondisi Gunung Agung Stabil Beberapa Hari ke Depan

PVMBG Tunggu Kondisi Gunung Agung Stabil Beberapa Hari ke Depan

News | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 20:42 WIB

Pengungsi Gunung Agung Bali Butuh 'Bilik Asmara'

Pengungsi Gunung Agung Bali Butuh 'Bilik Asmara'

News | Rabu, 25 Oktober 2017 | 08:33 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×