Panitia Reuni Alumni 212 Tegaskan Tak Minta Duit Pemerintah

Kamis, 23 November 2017 | 13:18 WIB
Panitia Reuni Alumni 212 Tegaskan Tak Minta Duit Pemerintah
Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif di kawasan Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta, Rabu (27/9/2017). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif menekankan panitia reuni akbar Alumni 212 tak minta uang ke pemerintah untuk menyelenggarakan acara di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2017).

"Kami nggak minta dana ke pemerintah, kemana pun, ke pejabat manapun. Kami benar-benar dana dari umat, untuk umat, oleh umat. Insyaallah, Islam mayoritas, duitnya banyak. Waktu (aksi) 212 tahun kemarin kan dana mengalir sendiri," kata Slamet, Kamis (23/11/2017).

Slamet mengatakan panitia menerima bantuan dana dari masyarakat untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

"Kami terbuka untuk umum. Siapapun umat Islam Indonesia sebagai warga negara bisa menyumbang baik untuk acara di Monas, atau acara sosialnya," katanya.

Selain acara di Monas, panitia juga akan memberikan santunan kepada anak yatim dan warga korban penggusuran.

"Kami belum pasti jumlahnya, karena yang mengurus itu kan Ibu Neno Warisman. Nanti tanya Ibu Neno untuk teknisnya, dipengurus pusat lagi nunggu fixnya. Beliau lagi survei ke lapangan, untuk data-datanya," kata dia.

Slamet Maarif belum bisa memastikan apakah Habib Rizieq Shihab ikut menghadiri reuni akbar alumni 212 atau tidak.

"Kami belum bisa memastikan. Apakah beliau bisa hadir atau nggak, kami belum bisa memberikan kepastian," kata Slamet kepada Suara.com, Selasa (21/11/2017)

Kalaupun tidak datang secara fisik, Rizieq diharapkan tetap memberikan ceramah lewat alat telekomunikasi jarak jauh.

"Kalau beliau nggak hadir pasti teleconference," kata Slamet.

Rizieq berada di Arab Saudi sejak dia dijadikan tersangka kasus dugaan pornografi.

Slamet mengatakan Rizieq sudah diberi laporan mengenai rencana reuni akbar yang akan diselenggarakan di Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

"Beliau (Rizieq) sudah tahu," katanya.

Reuni akbar alumni 212 sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan ide Front Pembela Islam. Awalnya, kata Slamet, FPI hanya ingin mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, kata dia, acara maulid itu diundur dan digabungkan dengan acara reuni akbar.

"Diundur jadi 212 (2 Desember 2017) supaya bisa bersamaan dengan reuni akbar. Jadi sebenernya hajatnya hajat FPI, makanya panitia penyelenggara dari FPI," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI