Anggaran Kolam Ikan Dihapus, Sandiaga: Bagus, Itu Kebesaran!

Ardi Mandiri | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 27 November 2017 | 23:41 WIB
Anggaran Kolam Ikan Dihapus, Sandiaga: Bagus, Itu Kebesaran!
Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno [suara.com/Bowo Raharjo]
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengapresiasi sikap Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang berbesar hati telah menghapus anggaran renovasi kolam ikan DPRD DKI sebesar Rp 620.715.162 dalam Rancangan Anggaran Pengeluaran dan Belanja Daerah DKI 2018.
 
"Alhamdulillah ya itu kebesaran hati pak Pras. Kita patut apresiasi pak Pras," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (27/11/2017) malam.

Sandiaga juga mengapresiasi masyarakat yang ikut menyoroti secara detail RAPBD DKI.

"Dan berkat keras kalian. Jadi kalian yang kerja keras, dari masyarakat juga mempelototi, ya itu uang milik rakyat, ya Alhamdulillah," ucap dia.

Penghapusan anggaran kolam ikan kata Sandiaga merupakan bukti anggaran kolam ikan sebesar Rp Rp 620.715.162 bukan usulan Prasetio.

"Dan ternyata bukan Pak Pras yang minta kan. Jadi, kita apresiasi sekali kebesaran dan kelegawaan hatinya Pak Pras dan temen-temen DPRD," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah untuk menghapus anggaran renovasi kolam ikan DPRD DKI sebesar Rp 620.715.162 dalam Rancangan Anggaran Pengeluaran dan Belanja Daerah DKI 2018.

Prasetio menuturkan, dirinya tak pernah meminta dana tersebut dalam hal perbaikan kolam ikan.

"Saya meminta agar TPAD sekali lagi itu tolong dicoret, Rp 620 juta. Karena saya nggak merasa memerintahkan untuk merenovasi itu (kolam ikan)," ujar Prasetio dalam rapat Badan Anggaran di DPRD DKI, Jakarta, Senin (27/11/2017).

Prasetio mengaku dirinya hanya menanyakan perihal kondisi kolam ikan di DPRD yang tak terawat. Melihat kondisi tersebut, Prasetio pun menceritakan, selama tiga tahun, dirinya yang merawat kolam ikan dengan menggunakan dana pribadi bukan APBD.

"Cuma saya pernah bicara ini siapa? Pekerjaan siapa? Kok buat kolam isinya keramik. Selama tiga tahun saya di sini yang mengisi kolam itu, kolam nggak ada Ikannya, saya yang ngisi, saya merawat tidak pakai duit sepeser pun APBD yang kasih makan saya sendiri," kata dia.


Politisi PDI Perjuangan juga menyebut banyak mendapat fitnah lantaran selama menjadi Ketua DPRD DKI. Maka dari itu, Prasetio meminta TPAD untuk berkoordinasi dengan DPRD jika ada usulan renovasi kolam ikan.

"Banyak sekali fitnah-fitnah yang mengatakan itu adalah pekerjaan saya. Sekali lagi saya minta ibu Tutty ya, kalau ada yang mengusulkan, usulan itu coba koordinasi dengan saya pimpinan di sini. Saya jelaskan disini matahari satu Ketua DPRD saya. Jangan ini jadi gorengan media bahwa saya yang mengusulkan," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan anggaran renovasi kolam ikan tersebut dihapus dari RAPBD.

"Tolong coret kolam ikan, gedung bukan gedung saya, bukan memperkaya kok gedung pemerintahan. Dan ingat pak, saya tinggal di rumah dinas tidak tersentuh APBD, saya biaya sendiri. Sampai hari ini rumah bocor-bocor mau ganti baja ringan, ribut seolah-seolah saya mau memperkaya saya," kata Prasetio dengan nada yang tegas.

Menanggapi hal tersebut, TAPD langsung memutuskan untuk menghapus terkait anggaran kolam ikan berdasarkan permintaan Ketua DPRD.

"Langsung saja kita hapus tadi kan arahan Pak Ketua begitu. Kolam berarti sudah sesuai (dihapus)," kata Sekretaris Daerah DKI Saefullah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wisata Balai Kota Sepi, Begini 'Jurus' Sandi Dongkrak Pengunjung

Wisata Balai Kota Sepi, Begini 'Jurus' Sandi Dongkrak Pengunjung

News | Senin, 27 November 2017 | 23:27 WIB

Rekan Bisnis Sandiaga Uno Ajukan Penangguhan Penahanan

Rekan Bisnis Sandiaga Uno Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Senin, 27 November 2017 | 18:29 WIB

Sandiaga Uno: Saya Sudah Pengalaman dengan Dewi Perssik

Sandiaga Uno: Saya Sudah Pengalaman dengan Dewi Perssik

News | Senin, 27 November 2017 | 14:25 WIB

Alexis Jadi 4Play? Sandiaga: Jangan Suudzon, Mungkin Sudah Tobat

Alexis Jadi 4Play? Sandiaga: Jangan Suudzon, Mungkin Sudah Tobat

News | Senin, 27 November 2017 | 12:33 WIB

Sandiaga Persilakan Eks Pendemo Anti Ahok Pakai Monas untuk Reuni

Sandiaga Persilakan Eks Pendemo Anti Ahok Pakai Monas untuk Reuni

News | Senin, 27 November 2017 | 11:49 WIB

Dirinya Pernah Salah Ucap, Sandiaga Mau Ganti Nama Program Ini

Dirinya Pernah Salah Ucap, Sandiaga Mau Ganti Nama Program Ini

News | Minggu, 26 November 2017 | 16:03 WIB

Forum Dakwah Minta Sandi Fokuskan Anggaran ke Pendidikan Mental

Forum Dakwah Minta Sandi Fokuskan Anggaran ke Pendidikan Mental

News | Minggu, 26 November 2017 | 02:24 WIB

Sandiaga Tunggu Undangan Reuni Eks Pendemo Ahok

Sandiaga Tunggu Undangan Reuni Eks Pendemo Ahok

News | Jum'at, 24 November 2017 | 15:52 WIB

Sandiaga Sebut Anggaran APBD 2018 Dibuat Rezim Ahok-Djarot

Sandiaga Sebut Anggaran APBD 2018 Dibuat Rezim Ahok-Djarot

News | Jum'at, 24 November 2017 | 14:50 WIB

Terkini

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB