Dugaan Dokter Helmi Sakit Jiwa Mulai Terbantahkan

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 29 November 2017 | 18:23 WIB
Dugaan Dokter Helmi Sakit Jiwa Mulai Terbantahkan
Dokter Helmi tiba di Azzahra Medical Center, Cawang, Jakarta Timur [suara.com/Welly Hidayat[

Suara.com - Dugaan dokter Ryan Helmi mengidap gangguan jiwa lambat laun mulai terbantahkan. Polisi juga belum menemukan adanya gangguan jiwa yang diidap Helmi sejak menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus penembakan terhadap istrinya, dokter Letty Sultri.

"Intinya pada saat ada kejadian sedang kami periksa kami tanyakan semuanya lancar jawabnya lancar jawabnya tahu sesuai dengan apa yang ditanyakan penyidik," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (29/11/2017).

Saat dihadirkan dalam proses rekonstruksi dan pra rekonstruksi, dokter Helmi dianggap bisa mempraktekan semua adegan. Saat rekontruksi dilaksanakan, ingatan dokter Helmi juga lebih baik karena tahu secara rinci setiap adegan ketimbang anggota polisi.

"Saat melakukan adegan rekonstruksi pun sama saat pra rekonstruksi ada sesuatu hal yang tidak tercantum di dalam rekonstruksi dia menyampaikan, 'pak ada kurang contoh seperti yang saksi di bawah loket itu duduk di sana'. Dia (dokter Helmi) tahu ada saksi di sana tapi akhirnya dia menambahkan," kata Argo.

Sebelumnya, pengacara dokter Helmi, Rihat Manulang mengungkapkan kliennya sejak 1999 punya masalah kejiwaan. Akibat sakit jiwa itu, dokter Helmi pernah dirawat di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

"Sejak tahun 1999 dokter Helmi ini memang menjadi pasien gangguan jiwa," kata Rihat di Polda Metro Jaya, Kamis (23/11/2017).

Rihat berencana menghadirkan dokter yang pernah merawat Helmi ke Polda Metro Jaya. Rihat mengungkapkan dokter Helmi sering minum obat penenang untuk menekan depresi.

"Memang ada depresi yang luar biasa karena kita boleh melihat fakta bahwa hampir setiap minggu atau setiap hari dokter Helmi mengonsumsi xanax. Itu artinya semua orang tahu dokter Helmi ini mengalami depresi yang luar biasa," kata dia.

Ketika ditanya bagaimana Helmi bisa mendapatkan gelar dokter, Rihat tidak memberikan penjelasan.

baca juga

"Itu juga belum kami pastikan karena belum ada wawancara eksklusif, karena ini pemeriksaan yang sangat intensif yang dilakukan teman-temen Polda Metro Jaya sehingga kami ingin mendapatkan waktu yang lebih lagi," katanya.

Rihat mengungkapkan keluarga sering menjumpai dokter Helmi bertingkah tak lazim.

"Kalau dari keterangan keluarga Pak Helmi dari dulu memang ada sesuatu yang beda. Kalau kami katakan gangguan jiwa kami juga tidak etis ya," katanya

Dokter Helmi menembak mati dokter Letty di kantor Azzahra Medical Center, Jalan Dewi Sartika, RT 4. RW 4, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (9/11/2017). Penembakan diduga dipicu penolakan atas permintaan cerai yang diajukan Letty.

Dokter Helmi dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Polisi juga menjerat dokter Helmi dengan Undang-Undang Nomor 12 Darurat Tahun 1951 terkait penyalahgunaan senjata api.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seorang Dokter Menjual Senpi Rakitan ke Dokter Helmi

Seorang Dokter Menjual Senpi Rakitan ke Dokter Helmi

News | Rabu, 29 November 2017 | 13:10 WIB

Polisi Bekuk Pemasok Senpi Rakitan Dokter Helmi untuk Bunuh Istri

Polisi Bekuk Pemasok Senpi Rakitan Dokter Helmi untuk Bunuh Istri

News | Rabu, 29 November 2017 | 11:05 WIB

Makelar Senjata Api Dokter Helmi Dibekuk Polisi

Makelar Senjata Api Dokter Helmi Dibekuk Polisi

News | Kamis, 23 November 2017 | 21:26 WIB

Polisi Sarankan Korban Dugaan Pemerkosaan Dokter Helmi Melapor

Polisi Sarankan Korban Dugaan Pemerkosaan Dokter Helmi Melapor

News | Rabu, 15 November 2017 | 10:05 WIB

Komnas Perempuan: Penembakan Dokter Letty adalah 'Femicide'

Komnas Perempuan: Penembakan Dokter Letty adalah 'Femicide'

News | Selasa, 14 November 2017 | 17:23 WIB

Alasan Ini yang Bikin Dokter Helmi Pegang Dua Pucuk Senpi

Alasan Ini yang Bikin Dokter Helmi Pegang Dua Pucuk Senpi

News | Senin, 13 November 2017 | 10:07 WIB

Hari Ini, Polisi Gelar Prarekonstuksi Penembakan Dokter Letty

Hari Ini, Polisi Gelar Prarekonstuksi Penembakan Dokter Letty

News | Senin, 13 November 2017 | 09:29 WIB

Meracau ke Wartawan, Polisi Yakin Kejiwaan Dokter Helmi Sehat

Meracau ke Wartawan, Polisi Yakin Kejiwaan Dokter Helmi Sehat

News | Sabtu, 11 November 2017 | 17:10 WIB

Polisi Cari Penjual 2 Pistol ke Dokter Helmi yang Tembak Istri

Polisi Cari Penjual 2 Pistol ke Dokter Helmi yang Tembak Istri

News | Sabtu, 11 November 2017 | 16:04 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×