Gunung Agung Kembali 'Batuk' Selama 24 Menit

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 30 November 2017 | 11:03 WIB
Gunung Agung Kembali 'Batuk' Selama 24 Menit
Cahaya magma Gunung Agung di Karangasem, Bali, Selasa (28/11).

Suara.com - Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, yang berada pada ketinggian 3.142 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas gempa tremor terus menerus (overscale) selama 24 menit, Kamis (30/11/2017).

"Kami mencatat hari ini Gunung Agung kembali tremor overscale antara Pukul 7.55 WITA hingga Pukul 08.19 WITA dan kemudian menurun kembali akibat adanya pergerakan magma di dalam kawah," kata Kepala PVMBG Kasbani, saat ditemui di Pos Pantau Gunung Agung Desa Rendang, Karangasem.

Ia mengatakan, gempa tremor ini terjadi akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung yang sangat tinggi dan fluktuatif, sehingga potensi terjadinya erupsi masih akan terjadi setiap saat.

Kasbani menjelaskan, gempa overscale ini amplitudonya melebihi 23 milimeter atau dikatakan mencapai titik maksimal yang terdeteksi dari rekaman seismograf.

"Hingga saat ini kondisi Gunung Agung sangat kritis dan sudah masuk fase erupsi magmatis," ujarnya.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Devy Kamil Syahbana menambahkan, gempa tremor overscale ini terjadi sangat singkat dibandingkan pada Rabu (29/11) lalu.

"Tremor overscale hari ini cukup singkat dan sebelum terjadinya erupsi akibat tremor ini, sudah dipastikan adanya gempa vulkanik dahulu," tuturnya.

Akibat tremor ini, emisi abu terus dan tipe Gunung Agung ini melakukan aktivitasnya seperti maraton dan harus sabar menunggu sampai aktivitas gunung tertinggi di Bali ini mereda.

Sebelum ada overscale ini, akan ada onside tremor gradual dan diikuti tremor lebih besar yang sumber energinya berasal dari dalam kawah dan terekam lebih dekat menuju perekaman yang dimiliki PVMBG.

"Gunung Agung mengeluarkan energi maksimumnya untuk terjadinya erupsi yang sifatnya stromboli dan juga ada juga erupsi lava ke dasar kawah," jelasnya.

Tujuan dari PVMBG melakukan mitigasi ini untuk melindungi masyarakat, dan tidak ingin adanya korban akibat terdampak material vulkanik ini akibat erupsi ini dan ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

"Untuk saat ini, rekomendasi kami adalah agar tidak ada masyarakat yang ada di radius bahaya delapan kilometer dengan perluasan sektoral masih sepuluh kilometer kearah utara, timur laut, tenggara, selatan dan barat daya," pintanya.

Selain itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang berada di luar zona bahaya itu, agar menyiapkan masker untuk menghindari terpaparnya abu vulkanis yang terhirup ke pernafasan, iritasi kulit dan gangguan penglihatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sucikan Diri, Jero Kuncir Berendam di Lahar Dingin Gunung Agung

Sucikan Diri, Jero Kuncir Berendam di Lahar Dingin Gunung Agung

News | Kamis, 30 November 2017 | 10:02 WIB

Erupsi Gunung Agung, Bandara I Gusti Ngurah Rai Kembali Dibuka

Erupsi Gunung Agung, Bandara I Gusti Ngurah Rai Kembali Dibuka

News | Rabu, 29 November 2017 | 14:42 WIB

Presiden Jokowi: Jangan Sampai Ada Korban Letusan Gunung Agung

Presiden Jokowi: Jangan Sampai Ada Korban Letusan Gunung Agung

News | Rabu, 29 November 2017 | 13:46 WIB

Bantu Pengungsi Gunung Agung, PUPR Sediakan Prasarana dan Sarana

Bantu Pengungsi Gunung Agung, PUPR Sediakan Prasarana dan Sarana

News | Rabu, 29 November 2017 | 11:00 WIB

Jaga Citra Bali, Gubernur Gratiskan Penginapan untuk Turis

Jaga Citra Bali, Gubernur Gratiskan Penginapan untuk Turis

News | Rabu, 29 November 2017 | 07:21 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB