Graviella Menangis Menjerit saat Lihat Sang Ayah Ditodong Pistol

Reza Gunadha | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 05 Desember 2017 | 14:19 WIB
Graviella Menangis Menjerit saat Lihat Sang Ayah Ditodong Pistol
Rumah keluarga Stevanus Villa Kedoya, RT 11, RW 2, nomor F2 di Jalan Adi Karya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang disantroni kawanan perampok. [Suara.com/Agung Candy Lesmana]

Suara.com - Marisa Rosalyn (30) awalnya tak memiliki firasat buruk saat pergi meninggalkan rumah untuk melaksanakan ibadah kebaktian di gereja, pada Minggu (3/12/2017) pagi.

Namun, seusai beribadah,Marisa bak terkena petir di siang bolong. Itu setelah dirinya mendapatkan kabar rumahnya di Villa Kedoya, RT 11, RW 2, nomor F2 di Jalan Adi Karya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat disantroni kawanan perampok.

Bahkan, saat terjadinya perampokan itu, para pelaku menyekap Stevanus Christover, suami dan putrinya bernama Graviella Sheanette (berusia satu tahun) di kamar rumah.

"Ya saya juga bingung saat itu. Masalahnya kan di rumah ada suami sama anak kan. Saya takut juga mereka kenapa-kenapa," kata Marisa saat ditemui Suara.com di rumahnya, Selasa (5/12/2017).

Marisa menceritakan, kawanan perampok masuk ke dalam rumahnya setelah merusak gagang pintu. Awalnya, suaminya menyangka suara pintu terbuka dan derap langkah kaki tersebut adalah orang tua Marisa yang pulang beribadah.

Sebab, kata Marisa, orang tuanya biasa langsung menuju ke kamar atas kalau ke rumah.

"Katanya sih waktu kejadian, Stevanus dengar ada suara pintu. Cuma dia tak tahu kalau orang lain yang buka pintu. Karena dari jejak kakinya itu dia naik ke atas," terangnya.

Menurutnya, salah satu pelaku juga membuka pintu kamar, saat suaminya bermain dengan sang putri. Saat itu, pelaku yang menggunakan tutup kepala dan helm langsung menodongkan senjata api ke kepala Stevanus. Saat ditodong senpi, suaminya diminta untuk menyerahkan uang.

"Masuk ke kamar, dia langsung menodongkan pistol dan meminta uang. Stevanus bilang dia tak punya uang," tukasnya.

Marisa mengakui, putrinya tak berhenti menangis dan menjerit kencang ketika melihat suaminya dalam keadaan terancam dengan senjata api.

Graviella, kata Marisa sangat ketakutan melihat wajah pelaku yang ditutupi masker dan helm.

"Pas ayahnya ditodong senjata, anak saya nangis. Mungkin juga merasa lihat orang aneh. Karena pelakunya itu pakai masker terus ditutup helm. Ada sekitar dua orang," ungkapnya.

Rumah keluarga Stevanus Villa Kedoya, RT 11, RW 2, nomor F2 di Jalan Adi Karya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang disantroni kawanan perampok. [Suara.com/Agung Candy Lesmana]

Marisa menyampaikan, pelaku kemudian mengunci suami dan anaknya di kamar karena khawatir aksi perampokan itu terbongkar karena jeritan tangis Graviella.

"Anak saya menangisnya kencang banget dan menjerit. Mungkin pelakunya takut saya suara tangisan anak saya," tuturnya.

Marisa menceritakan, saat ditodong senpi, Stevanus berpikir nyawanya tidak akan tertolong.

"Pas disekap itu, Stevanus berpikir ‘gue udah pasti mati.’ Siapa juga yang berani kalau sudah ditodong pistol di kepala," tukasnya.

Selama penyekapan, kata Marisa, suaminya masih mengingat jenis dan warna senpi yang digunakan pelaku.

"Dia nyebutin juga sih jenis pistolnya seperti apa. Modelnya seperti FN warnanya silver (peak). Dia kan sering main game, jadi kurang lebih tahu jenis pistolnya."

Marisa mengakui mendapatkan kabar dari Stevanus soal perampokan sekaligus penyekapan itu sekitar pukul 10.00 WIB. Saat menceritakan kejadian, nada suara suaminya terdengar lirih.

"Waktu ngabarin saya sih nggak menangis, tapi suaranya sudah kayal pasrah banget ya," terangnya.

Marisa kemudian bergegas kembali menuju rumah seusai mendapatkan kabar perampokan dari suaminya yang dalam kondisi masih disekap kawanan bandit.

Marisa mengakui suaminya meminta agar tak sendirian saat memasuki rumah. Sebab, Stevanus yang masih dikunci bersama anaknya itu tak tahu, apakah pelaku masih berada di dalam rumah atau sudah melarikan diri.

"Saya juga tak berani langsung masuk ke rumah. Saya berhentinya itu di ujung, dia bilang jangan masuk sendirian, karena dia sendiri enggak tahu pelakunya sudah kabur atau masih berada di rumah.”

Setelah menggasak barang berharga di ruang orang tua korban, kedua pelaku kabur dengan mengendarai sepeda motor.

Adapun barang berharga yang digondol perampok tersebut yakni sebuah brangkas berisi uang dan perhiasan, satu unit komputer jinjing, satu unit telepon genggam, sepasang sepatu pantofel.

Kawanan perampok tersebut juga membawa dua bilah pisau dapur.

"Ya brangkas, laptop, handphone mami, terus sepatu kerja suami saya. Sama dua pisau hilang. Satu ukuran sedang sama besar. Pisau dapur," ungkapnya.

Ayah Marisa bernama Junus Dharma, juga langsung melaporkan kejadian perampokan tersebut ke Polsek Kebon Jeruk. Junus juga didampingi beberapa anggota polisi saat mendatangi rumah.

"Papa saya pulang sudah sama polisi juga. Nggak lama sudah banyak banget polisi yang pada datang.”

Sejauh ini, polisi masih terus melakukan  penyelidikan untuk mengungkap pelaku dalam kasus perampokan sekaligus penyekapan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayah Pemerkosa 2 Putrinya di Jakarta Barat Terancam Dikebiri

Ayah Pemerkosa 2 Putrinya di Jakarta Barat Terancam Dikebiri

News | Senin, 04 Desember 2017 | 15:17 WIB

Bocah Korban Pencabulan Ayah Kandung Tak Dibawa ke Rumah Aman

Bocah Korban Pencabulan Ayah Kandung Tak Dibawa ke Rumah Aman

News | Kamis, 30 November 2017 | 10:45 WIB

Diringkus, Bandit Modus Pecah Ban di Cempaka Putih

Diringkus, Bandit Modus Pecah Ban di Cempaka Putih

News | Minggu, 26 November 2017 | 16:29 WIB

Kapolsek Kebun Jeruk Belum Tahu Lokasi Kecelakaan Setnov

Kapolsek Kebun Jeruk Belum Tahu Lokasi Kecelakaan Setnov

News | Kamis, 16 November 2017 | 20:48 WIB

Dibunuh Ibu karena Sering Ngompol, Polisi Datangi TK Korban

Dibunuh Ibu karena Sering Ngompol, Polisi Datangi TK Korban

News | Selasa, 14 November 2017 | 12:51 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB