Hanya 5 Negara Ini yang Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Reza Gunadha

Jum'at, 08 Desember 2017 | 10:59 WIB
Hanya 5 Negara Ini yang Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. [shutterstock]

Suara.com - Tepi Barat dan Gaza Palestina kembali menjadi medan bentrokan antara warga sipil dengan militer Israel, sejak Rabu hingga Jumat (6-8/12/2017).

Bentrokan terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mendeklarasikan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Seperti dilansir The Guardian, Jumat, pegawai kedutaan besar AS di Tel Aviv maupun di negara-negara lain terpaksa bekerja dalam pengawasan ketat aparat keamanan. Sebab, kedutaan-kedutaan AS menjadi sasaran demonstrasi mengecam Donald Trump.

Israel sendiri menurunkan tentara tambahan di perbatasan dengan Palestina, setelah bentrokan hebat terjadi di Yerusalem maupun Tepi Barat.

Bentrokan paling berdarah terjadi di Ramallah, Bethlehem, dan Hebron, pada Kamis (7/12). Militer Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah warga Palestina yang berdemonstrasi.

Sementara warga Palestina yang menyerukan intifada, melemparkan batu dan bom molotov ke arah militer Israel.

Demonstrasi juga terjadi di Yordania, persisnya di dekat kantor kedutaan AS di Amman. Para demonstran membakar foto Trump dan bendera AS.

Hal yang sama juga terjadi di Tunisia. Serikat-serikat buruh dan warga sipil bergabung menggelar aksi protes atas deklarasi Trump.

Dewan Keamanan PBB sendiri, Jumat hari ini dijadwalkan menggelar rapat untuk membahas deklarasi Trump mengenai status Yerusalem.

Untuk meredam aksi protes, Presiden Trump mengirim Wakil Presiden Mike Pence ke wilayah Timur Tengah. Namun, pemerintah Palestina menegaskan tidak bakal menerima Pence.

"Kami sudah mendapat informasi Pence mau menemui Presiden Mahmoud Abbas. Tapi, kami pastikan, pertemuan itu tak bakal pernah terjadi," tegas tokoh senior Fatah, Jibril Rajoub.

Setelah AS mendeklarasikan pengakuannya, Republik Ceko juga menyatakan mengakui hal yang sama. Namun, Republik Ceko juga memastikan mendukung Yerusalem bisa menjadi ibu kota Palestina setelah negeri itu berdiri sebagai negara merdeka kelak.

"Sebelum kesepakatan damai antara Israel dan Palestina ditandatangani, Republik Ceko mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang berada di perbatasan garis demarkasi tahun 1967," tulis Kementerian Luar Negeri Ceko, seperti dilansir Anadolu Agency.

Dalam pernyataan yang sebagiannya bertentangan dengan pernyataan Uni Eropa itu, juga disebutkan bahwa Ceko mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina di waktu yang akan datang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Deklarasi Trump, Gaza dan Tepi Barat Jadi Lautan Intifada

Usai Deklarasi Trump, Gaza dan Tepi Barat Jadi Lautan Intifada

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 09:49 WIB

Pesawat Tempur dan Tank Israel Serbu Gaza Palestina

Pesawat Tempur dan Tank Israel Serbu Gaza Palestina

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 09:33 WIB

Hezbollah Lebanon Serukan Intifada di Palestina

Hezbollah Lebanon Serukan Intifada di Palestina

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 08:55 WIB

Arab Saudi Usul Abu Dis Jadi Ibu Kota Palestina

Arab Saudi Usul Abu Dis Jadi Ibu Kota Palestina

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 08:35 WIB

PGI: Gereja-Gereja Tak Akui Deklarasi Trump soal Yerusalem

PGI: Gereja-Gereja Tak Akui Deklarasi Trump soal Yerusalem

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 07:51 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB