Suara.com - Sejumlah kawasan di DKI Jakarta kembali terendam banjir, setelah diguyur hujan lebat, Selasa (12/12/2017) sore.
TMC Polda Metro Jaya, melalui akun Twitternya, melaporkan jalan terowongan (underpass) Cawang, terendam air hingga sulit dilewati kendaraan bermotor.
"Hindari melintas Jl MT Haryono dari Pancoran arah Halim arus lalin padat cenderung tidak bergerak imbas dari genangan air di terowongan Cawang," tulis akun @TMCPoldaMetro, pukul 17.17 WIB.
Air hujan juga membanjiri ruas Jalan layang non-TOL Antasari arah Blok M. Tinggi air yang merendam jalan tersebut mencapai 15 centimeter.
Sementara air banjir yang merendam Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat, mencapai 20 centimeter.
17.17 Hindari melintas Jl MT Haryono dari Pancoran arah Halim arus lalin padat cenderung tidak bergerak imbas dari genangan air di terowongan Cawang@Pudji01828564pic.twitter.com/Hzz2NDCwfJ
— TMC Polda Metro Jaya (@TMCPoldaMetro) December 12, 2017
Tak hanya itu, TMC Polda Metro Jaya juga menginformasikan Jalan Batu Tulis Raya, Jakarta Pusat, juga direndam air.
16.12 Genangan air 15 cm di Jalan Layang Antasari, lalu lintas dari Blok M arah TB Simatupang padat. @AdibHidayat pic.twitter.com/m2GF1Dd5Te
— TMC Polda Metro Jaya (@TMCPoldaMetro) December 12, 2017
Pada hari yang sama, Gubernur DKI Anies Baswedan menulis pesan kepada petugas dan relawan terkait mengantisipasi banjir.
Dalam pesan tersebut, Anies menceritakan efek hujan dan angin kencang. Mulai dari timbulnya genangan hingga tanggul jebol sehingga air sungai meluber ke pemukiman warga.
Anies kemudian mengapresiasi kinerja petugas dan relawan. Berkat kerja keras mereka, genangan air cepat surut.
"Situasi seperti ini terjadi bukan di satu tempat. Dari laporan foto dan pesan dari berbagai tempat yang terus dipantau di grup Siaga Ibu Kota, ada ratusan petugas yang terus bekerja keras sepanjang malam membereskan masalah yang muncul," demikian salah satu bagian tulisan Anies.
Anies mengingatkan musim hujan belum selesai. Dia mengajak semua anggota masyarakat untuk terus berjaga sambil memegang tiga pesan utama: siaga, tanggap, dan galang.
"Ikhtiar pencegahan harus kita lakukan dengan sesungguh-sungguhnya dan dengan tuntas, sambil terus berdoa semoga Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maha Melindungi akan menjauhkan Ibu Kota dari segala macam bencana," tulis Anies.