Momentum Evaluasi Pemda Se-Indonesia, Kemendagri Puji Aher

Siswanto

Kamis, 21 Desember 2017 | 19:50 WIB
Momentum Evaluasi Pemda Se-Indonesia, Kemendagri Puji Aher
Mendagri Tjahjo Kumolo dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan [dok. pemprov Jabar]
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di akhir 2017 ini kembali menggenapkan penghargaan yang ke 253 dan ke 254 sepanjang dua periode jabatannya dengan meraih dua penghargaan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.
 
Anugerah itu adalah Leadership Award 2017 atau penghargaan kepemimpinan kepala daerah yang diterima Aher secara pribadi atas penilaian tim independen bentukan kemendagri, sedang penghargaan kedua adalah Innovative Government Award 2017 atau penghargaan pemerintah daerah yang inovatif. Kedua penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Senin (18/12/2017), malam.

Leadership Award 2017 merupakan program prioritas nasional dalam pemberian penghargaan kepada kepala daerah atas kepemimpinannya dalam rangka memajukan daerah. Penghargaan tersebut diinisiasi oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri.
 
Leadership Award juga diberikan bagi pemimpin yang dinilai mampu memenuhi harapan masyarakat, menepati janji kampanye serta menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih. Sedangkan Innovative Government Award 2017 merupakan penghargaan kepada daerah yang mempunyai inovasi dalam tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik dan inovasi bentuk Iainnya sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

Berkaitan dengan inovasi di tahun 2017, menurut Aher, Pemprov Jawa Barat telah menetaskan 17 macam inovasi yang kesemuanya diadaptasi dari Perangkat Daerah dan lembaga lain, seperti LIPI, litbang maupun perguruan tinggi.

"Inovasi ini tentu untuk meraih kemaslahatan. Yaitu bagaimana inovasi-inovasi ini memudahkan dan meringankan, murah dan mensejahterakan masyarakat," ungkap Aher usai menerima penghargaan.

Mengenai Leadership Award 2017 yang telah diterimanya, Aher menyatakan rasa bersyukurnya atas apresiasi yang diberikan pemerintah pusat.
 
"Good Leadership bagi saya adalah bagaimana bisa mendengar masukan positif dari bawahan dan menerapkannya dalam tata kelola pemerintahan," katanya.

Menurutnya ketika memimpin, selain harus mengarahkan bawahan dengan baik juga harus memiliki ide besar yang datang dari diri sendiri dan bahkan ditangkap dari bawahan. Jadi tidak pernah malu ketika ada ide, inovasi, usulan dan saran dari bawahannya.

"Saya sebut misal Samsat Gendong, ini adalah inovasi pelayanan pembayaran pajak usulan dari pejabat eselon IV saat dia membuat projek perubahan Diklatpim. Begitu juga Samsat Online, adalah inovasi dari pejabat eselon III, kita apresiasi inovasi mereka dengan diterapkannya menjadi kebijakan gubernur," katanya.

Aher tidak memungkiri selama menjadi pemimpin menjumpai banyak permasalahan, ia memaknai bahwa semua permasalahan pada dasarnya dapat dipecahkan dengan kebersamaan dan konsolidasi. Solusi masalah bagi Aher sering dijumpai dengan banyak membaca, diskusi santai, bahkan saat pengajian rutin dengan para pejabat pemprov.

Tjahjo Kumolo mengatakan penghargaan ini diberikan pada kepala daerah baik yang lama atau yang baru menjabat, yang menunjukkan inovasi, keteladanan dan kepemimpinan. Tentunya yang mampu menggerakkan dan menggerakkan partisipasi masyarakat di daerahnya untuk menyukseskan program daerah maupun program pusat.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri Dodi Riyadmadji menjelaskan ada lima hal utama dalam melakukan penilaian Innovative Government Award 2017,

"Pertama, mengandung pembaharuan seluruh atau sebagian unsur dari inovasi. Kedua, memberi manfaat bagi daerah atau masyarakat. Ketiga, tidak mengakibatkan pembebanan atau pembatasan pada masyarakat yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan. Keempat, merupakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, dan kelima, dapat di replikasi," paparnya.

Penilaian terhadap kepemimpinan kepala daerah (gubernur, bupati, wali kota) secara nasional dilakukan Balitbang Kemendagri dengan berdasarkan kriteria meliputi aspek kepemimpinan birokrasi (visioner, kapabilitas, akseptibilitas, integritas, dan gaya kepemimpinan) serta aspek kepemimpinan sosial (jujur dan transparan, disiplin, tanggungjawab, toleransi, gotong royong, serta santun). Masa kepemimpinan yang dinilai adalah kurun waktu tahun 2014 - 2016.

Penilaian dilakukan oleh Tim independen yang dibentuk oleh Balitbang Kemdagri. Untuk Kepala Daerah di Jawa Barat, pengumpulan dan verifikasi data kepemimpinan telah dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober 2017 bertempat di Gedung Sate, dengan metode kuisioner dan wawancara/FGD terhadap parpol pengusung dan non pengusung, perangkat daerah, unsur kepolisian (polda), kejaksaan tinggi, forum kerukunan umat agama, akademisi (Unpad dan ITB), kadin, organisasi kemasyarakatan, serta media cetak.

Berdasarkan hasil penilaian tim independen sebagaimana dimaksud, Aher sebagai Gubernur Jawa Barat termasuk ke dalam lima gubernur yang berhasil meraih anugerah Leadership Award Tahun 2017. Gubernur lainnya adalah Gubernur Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat dan Nusa Tenggara Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:31 WIB

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan

50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan

Foto | Sabtu, 12 September 2026 | 09:00 WIB

Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 15:50 WIB

Abu Anak Krakatau Mengarah ke Jabar! Sekolah Terapkan PJJ, Kasus Kesehatan Dipantau Harian

Abu Anak Krakatau Mengarah ke Jabar! Sekolah Terapkan PJJ, Kasus Kesehatan Dipantau Harian

News | Senin, 07 September 2026 | 08:56 WIB

Jakarta dan Banten Masih Terpapar! Abu Anak Krakatau Terus Bergerak hingga Lampung

Jakarta dan Banten Masih Terpapar! Abu Anak Krakatau Terus Bergerak hingga Lampung

News | Senin, 07 September 2026 | 08:04 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Pentingnya Membatasi Aktivitas Luar Ruangan

Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Pentingnya Membatasi Aktivitas Luar Ruangan

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 13:54 WIB

Potret Kawah Putih yang Airnya Menyusut hingga 70 Meter

Potret Kawah Putih yang Airnya Menyusut hingga 70 Meter

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

×