Sandiaga dan Lulung Tinjau Tanah Abang, Ini Hasilnya

Ardi Mandiri | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 26 Desember 2017 | 14:18 WIB
Sandiaga dan Lulung Tinjau Tanah Abang, Ini Hasilnya
Sandiaga Uno tinjau Tanah Abang. [suara.com/ Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno meninjau penataan kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (26/12/2017).

Dalam kunjungan siang ini Sandiaga didampingi Kepala Dinas Koperasi, Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah, dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi dan Wakil Ketua DPRD Jakarta Abraham Lunggana (Lulung).

"Ini mendekati Zuhur ingin melihat dengan mata kepala sendiri dan banyak catatan. Nanti semua kita kompilasi," ujar Sandiaga di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sandiaga mengaku mendapat banyak masukan selama meninjau penataan pasar Tanah Abang. Informasi tambahan tersebut nantinya akan menjadi masukan pemerimtah DKI dalam penataan.

"Dan memastikan pejalan kaki dimuliakan," kata Sandiaga.

Penataan Tanah Abang mulai dilakukan pemerintah DKI pada Jumat (22/12/2017). Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga memfasilitasi PKL untuk berjulan dan pejalan kaki menikmati trotoar yang steril dari pedang.

Dalam penataan ini, pemerintah DKI menutup Jalan Jatibaru Raya, atau depan Stasiun Tanah Abang, mulai dari pukul 08.00 sampai 18.00 WIB.

Satu ruas jalan digunakan sebagai tempat berdagang PKL. Pemerintah menyediakan tenda berwarna merah. Sedangkan ruas jalan lainnya digunakan untuk bus Transjakarta Tanah Abang Eksplorer. Kendaraan pribadi dan umum selain Transjakarta dilarang melintasi selama waktu tersebut.

"Integrasi dengan Transjakarta ini sudah hampir mencapai 10 ribu yang naik Tanah Abang Explorer, ini sangat pesat," kata Sandiaga.

Terkait pedagang yang belum mendapatkan kesempatan berdaging di tempat yang sudah disediakan, Sandiaga mengatakan karena mereka telat mendata.

"Kami sudah mendata sebelumnya, dan sudah di look 394 (PKL). Dulu waktu dibuka, (pedagang yang lain) tidak cepat bergerak, yang ada di sini (depan stasiun) kita data yang sekarang dapat kesemaptan untuk berjualan," kata Sandiaga.

Ia menyebut pedagang Tanah Abang yang ikut program penataan kawasan Tanah Abang tahap pertama omsetnya mengalami peningkatan. Tetapi Sandiaga menilai terlalu dini menilainpenataan ini berjalan dengan baik atau malah gagal.

"Ini terlalu awal menilai, sabar saja. Kita lihat, perlu ada perbaikan. Dan masukan dari Pak H. Lulung dan Irwandi, akan dibawa ke rapat tim khusus," kata dia.

Selanjutnya Sandiaga dan Lulung beserta rombongan menaiki bus Tanah Abang Explorer milik PT. Transportasi Jakarta dari halte stasiun Tanah Abang, dan turun di halte Fly Over Jatibaru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ucapan Selamat Natal Jadi "Trending Topic" Indonesia

Ucapan Selamat Natal Jadi "Trending Topic" Indonesia

Tekno | Senin, 25 Desember 2017 | 14:53 WIB

Hadiri Maulid di Ciganjur, Anies: Kita Harus Sering Silaturahmi

Hadiri Maulid di Ciganjur, Anies: Kita Harus Sering Silaturahmi

News | Sabtu, 23 Desember 2017 | 19:01 WIB

Dari Bersih, PKL Jati Baru Tanah Abang Sisakan Sampah Berserakan

Dari Bersih, PKL Jati Baru Tanah Abang Sisakan Sampah Berserakan

News | Jum'at, 22 Desember 2017 | 20:02 WIB

Terkini

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:43 WIB

Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak

Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:34 WIB

Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku

Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:32 WIB

Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK

Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:27 WIB

Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi

Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:19 WIB

JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri

JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:19 WIB

Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta

Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:13 WIB