Hanura Nilai Moeldoko Bisa Membuat Rakyat Dukung Kebijakan Jokowi

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen
Hanura Nilai Moeldoko Bisa Membuat Rakyat Dukung Kebijakan Jokowi
Jenderal (Purn) Moeldoko seusai mengisi sebuah diskusi ‎di kantor Para Syndicate, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (4/10/2017). [Suara.com/Erick Tanjung]

Menurut OSO, Moeldoko memiliki kredibilitas yang tinggi.

Suara.com - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang yang akrab disapa OSO senang Presiden Joko Widodo yang memilih Jenderal purnawirawan Moeldoko menjadi Kepala Staf Kepresidenan. Moeldoko adalah kader Hanura yang menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina.

Menurut OSO, Moeldoko memiliki kredibilitas yang tinggi.

"Pak Moeldoko itu kan kader Hanura juga, dan Wakil Ketua Dewan Pembina Hanura, dan dia mempunyai kredibilitas yang memang pantas untuk mendapatkan tempat yang diberikan kepada dia," kata OSO usai mendengar deklarasi dukungan dan komitmen DPD dan DPC Hanura seluruh Indonesia di Hotel Manhattan, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2018).

Moeldoko menggantikan posisi Teten Masduki yang direncanakan Jokowi untuk menduduki posisi tertentu di Istana. Moeldoko sendiri sudah dilantik Jokowi bersama dengan Menteri Sosial yang baru Idrus Marham, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Yuyu Sutisna, dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar di Istana pada hari ini.

OSO menilai pengalaman Moeldoko sebagai mantan Panglima TNI sangat membantu Jokowi dalam menjalankan roda pemerintahannya. Dia yakin, hadirnya Moeldoko akan memperlancar kebijakan yang dibuat pemerintahan Jokowi-JK.

"Apalagi dia memiliki pengalaman sebagai mantan Panglima TNI. Jadi, baguslah. Jadi supaya ada orang yang lebih bisa lagi mendukung kebijakan-kebijakan presiden," katanya.

Dengan masuknya Moeldoko, dukungan Hanura akan semakin kuat terhadap Jokowi. OSO menginginkan Jokowi kembali menjadi presiden pada pemilihan presiden tahun 2019 mendatang.

"Kita kan konsisten, bahwa kita partai Hanura konsisten mendukung presiden lahir batin untuk mencalonkan lagi presiden Jokowi itu di 2019, salahnya di mana?" kata OSO.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS