Aher Dianggap Layak Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Yazir Farouk | Suara.com

Sabtu, 20 Januari 2018 | 10:08 WIB
Aher Dianggap Layak Dampingi Jokowi di Pilpres 2019
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher). (dok Pemprov Jawa Barat)

Suara.com - Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar menilai Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher layak menjadi calon wakil presiden (cawapres) bagi Presiden RI Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2019.

"Saya berharap Pak Aher ini bisa menjadi pendamping bagi Pak Jokowi (di Pilpres 2019)," kata Fachrori Umar, usai menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Masyarakat Jambi Etnis Sunda "Sunda Ngumbara" Provinsi Jambi, di Aula RRI Jambi, Jumat (19/1/2018) malam.

Menurut Fachrori, seperti dikutip dari Antara, keberhasilan Aher memimpin dan membangun Provinsi Jawa Barat yang penduduknya mencapai satu per lima penduduk Indonesia bisa menjadi modal utama untuk menjadi cawapres bagi Joko Widodo di Pilpres tahun depan.

"Iya (pantas jadi cawapres) karena saya melihat beliau (Aher) itu berhasil menjadi gubernur dua periode dan sepertinya jadi gubernur tidak bisa lagi, paling naik ke tingkat nasional seperti jadi cawapres," kata dia.

Secara pribadi, kata dia, dirinya menjalin hubungan yang baik dengan orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat. "Selama ini beliau (Aher) akrab dengan saya," katanya.

Ia mengatakan terobosan-terobosan pembangunan Jawa Barat seperti di bidang kesehatan dan pendidikan selama dipimpin oleh Ahmad Heryawan juga menjadi modal dasar untuk melangkah di kiprah nasional menjadi seorang menteri bahkan calon wakil presiden.

Sosok Aher sendiri masuk dalam kandidat sembilan nama bakal calon presiden dan atau bakal calon wakil presiden dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Menyikapi hal tersebut, Aher menyatakan dirinya akan merenung terlebih dahulu terkait namanya yang masuk bursa kandidat calon presiden atau wakil presiden berdasarkan hasil penjaringan internal oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Itu kan partai, sementara saya belum bergerak apa-apa masih fokus bekerja sebagai gubernur. Nanti saja, saya akan merenung dulu," kata Aher usai memberikan materi kuliah umum di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Nurdin Hamzah Kota Jambi, Provinsi Jambi.

Menurut Aher, dirinya masih memiliki waktu sekitar enam bulan untuk menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai Gubernur Jawa Barat sehingga belum terpikirkan untuk langkah politik selanjutnya.

"Saya akan mempergunakan waktu sisa enam bulan ini untuk terus berinovasi, melayani publik dengan sebaik-baiknya. Pokoknya akan happy ending menamatkan tugas saya sebagai Gubernur Jabar," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Biarin yang Pilkada, yang Ekonomi Harus Tetap Jalan

Jokowi: Biarin yang Pilkada, yang Ekonomi Harus Tetap Jalan

News | Jum'at, 19 Januari 2018 | 04:30 WIB

Jokowi: di Indonesia, Praktek Keseharian Islam Santun dan Moderat

Jokowi: di Indonesia, Praktek Keseharian Islam Santun dan Moderat

News | Kamis, 18 Januari 2018 | 17:32 WIB

Hanura Nilai Moeldoko Bisa Membuat Rakyat Dukung Kebijakan Jokowi

Hanura Nilai Moeldoko Bisa Membuat Rakyat Dukung Kebijakan Jokowi

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 15:01 WIB

PDIP Nilai Positif Langkah Jokowi Tambah Kursi Golkar di Kabinet

PDIP Nilai Positif Langkah Jokowi Tambah Kursi Golkar di Kabinet

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 14:17 WIB

Alasan Jokowi Pertahankan Airlangga Meski Jadi Ketum Golkar

Alasan Jokowi Pertahankan Airlangga Meski Jadi Ketum Golkar

News | Rabu, 17 Januari 2018 | 11:44 WIB

Terkini

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB