Retno Marsudi, Tamu Terakhir Kota Terlarang Kekaisaran Cina

Reza Gunadha

Jum'at, 16 Februari 2018 | 11:26 WIB
Retno Marsudi, Tamu Terakhir Kota Terlarang Kekaisaran Cina

Suara.com - Cuaca pagi itu dengan suhu udara sekitar minus 4 derajat Celcius, tidak seberapa dingin dibandingkan beberapa hari sebelumnya yang sempat menembus angka minus 11 derajat.

Namun, tiupan angin yang tidak seberapa kencang membuat dinginnya udara pada Jumat (9/2) pagi itu menembus tulang. Sampai-sampai telapak tangan pun terasa beku, meskipun dibungkus sarung tangan.

Direktur Jenderal Asia, Pasifik, dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI Desra Percaya, harus balik ke mobil khusus yang membawanya dari pintu gerbang menuju halaman Istana Kekaisaran.

Padahal, mantan juru bicara Kemlu itu sudah mengenakan pakaian rangkap-rangkap.

Langkah Desra diikuti oleh Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan Kemlu Arrmanatha Nasir, yang pada pagi itu hanya mengenakan stelan jas lengkap tanpa baju pelapis pengusir udara dingin.

Jas itu kerap disebut orang Cina sebagai "yurongfu", yang menjadi pakaian wajib selama musim dingin.

"Kami 'stand by' aja di hall," demikian suara lelaki yang mendampingi kedua orang penting di Kemlu yang tidak kuat menahan hawa dingin itu, melalui sambungan telepon kepada seorang staf KBRI Beijing.

Tiga wartawan Indonesia—termasuk jurnalis Antara yang melakukan peliputan ini—ditambah dua staf KBRI Beijing tetap bertahan, meskipun embusan angin dari danau Zhongnanhai yang airnya sudah membeku di samping halaman Istana itu makin kencang.

Setelah hampir satu jam menunggu, sedan warna hitam yang membawa Menlu Retno LP Marsudi akhirnya berhenti di halaman depan gedung yang didominasi warna merah itu tepat pukul 09.35 waktu setempat (08.35 WIB).

baca juga

"Kelihatannya kalian kedinginan banget ya?" sapanya kepada wartawan dari Indonesia, beberapa saat sebelum langkahnya memasuki gedung yang menjadi pusat kendali pemerintahan China tersebut.

Menlu menghentikan langkahnya sejenak untuk melepas syal dan peci hitamnya sebelum disambut Perdana Menteri Cina Li Keqiang.

PM yang didampingi Menlu Cina Wang Yi dan Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian beserta rombongan, mempersilakan Retno duduk di sampingnya.

"Kami berterima kasih atas kunjungan ini," ujar Li menyambut tamunya di ruang kerjanya tersebut.

Ia lalu menjelaskan bahwa kantornya sebenarnya sudah tutup sepekan menjelang Tahun Baru Imlek itu.

"Biasanya kami tidak menerima kunjungan. Tapi (tidak seperti biasanya) karena Indonesia mitra terpenting kami," kata pria yang mulai menjabat kepala pemerintahan Cina sejak 15 Maret 2013 itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Temui Menhan AS Hari Ini, Ryamizard Ungkap Isu yang Dibahas

Temui Menhan AS Hari Ini, Ryamizard Ungkap Isu yang Dibahas

News | Selasa, 23 Januari 2018 | 05:05 WIB

Pemerintah Berupaya Pulangkan Dua WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Pemerintah Berupaya Pulangkan Dua WNI yang Disandera Abu Sayyaf

News | Senin, 22 Januari 2018 | 17:12 WIB

Menhan AS Mau Datang, Menlu Belum Pastikan Isu yang akan Dibahas

Menhan AS Mau Datang, Menlu Belum Pastikan Isu yang akan Dibahas

News | Senin, 22 Januari 2018 | 14:06 WIB

Menlu Sebut Banyak Sekali Proyek Infrastruktur RI dengan Jepang

Menlu Sebut Banyak Sekali Proyek Infrastruktur RI dengan Jepang

Bisnis | Jum'at, 19 Januari 2018 | 13:40 WIB

Indonesia Bantu Palestina Ubah Air Laut Jadi Layak Minum

Indonesia Bantu Palestina Ubah Air Laut Jadi Layak Minum

News | Selasa, 09 Januari 2018 | 15:20 WIB

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×