Bersenjata Pedang, Fatimah Duel dengan Perampok yang Tikam Suami

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 27 Februari 2018 | 08:36 WIB
Bersenjata Pedang, Fatimah Duel dengan Perampok yang Tikam Suami
Sutikno Hadi, 48, warga Dusun Kiringan, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi yang menjadi korban percobaan perampokan disertai pembunuhan, (26/2/2018). [JIBI/Harian Jogja/Irwan A. Syambudi]

Suara.com - Afiati Fatimah, ibu rumah tangga di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berani melawan perampok yang masuk dan menikam suaminya. Bak pendekar, Fatimah memakai pedang berduel dengan perampok.

Kediaman Fatimah (42) dan sang suami Sutikno Hadi (48) di Dusun Kiringan, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, terbilang cukup luas.

Ketika jurnalis Harian Jogja—jaringan Suara.com menyambanginya, rumah pasutri itu berada dalam satu pekarangan dengan villa lima kamar yang mereka kelola.

Antara rumah dan villa hanya terpisah lahan cabai dan kolam ikan, yang luasnya kira-kira 500 meter persegi.

Bangunan rumah dan villa itu berada di tengah-tengah kebun salak, dan jaraknya dengan rumah tetangga yang lain sekitar 300 meter.

Pada Minggu (25/2/2018) subuh, sekitar pukul 03.30 WIB rumah mereka kedatangan tamu tak diundang. Waktu itu, Sutikno, belum sepenuhnya terbangun dari tidurnya.

Matanya masih setengah terlelap meskipun kesadarannya sudah mulai terkumpul untuk beranjak dari tempat tidurnya.

Dia baru benar-benar terbangun saat seorang laki-laki berbaju gelap, mengenakan kerpus tiba-tiba masuk ke kamarnya.

Tanpa banyak bicara, lelaki yang belakangan diketahui bernama Daud Yunartara (34), Warga Gading Wetan, Donokerto, Kecamatan Turi itu langsung menyerang Sutikno menggunakan pisau sangkur.

Paha kiri Sutikno dua kali ditusuk, hingga membuatnya berteriak. Teriakan tersebut mengagetkan istrinya yang saat itu hendak salat subuh.

Afiati semula menyangka suaminya itu hanya mengigau. Namun, setelah diperiksa, dia kaget ketika suaminya itu sedang dalam kondisi berdarah dan berjibaku melawan seorang pria.

Sontak Alfiati ikut melawan, tetapi ia malah dijambak dan ditendang oleh Daud.

Dalam keadaan panik, Alfiati lantas mengambil sebuah pedang yang tersimpan di kamar untuk menyelamatkan suaminya.

Pedang belum dihunus dari sarungnya, Alfiati langsung mengarahkan sisi tajam ke bagian kiri kepala Daud.

Kendati pedang belum sempat dihunus, namun sisi tajam itu berhasil membuat Daud tersungkur dengan bersimbah darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjual Mie Ayam di Lubang Buaya Tewas Digorok Keponakannya

Penjual Mie Ayam di Lubang Buaya Tewas Digorok Keponakannya

News | Senin, 26 Februari 2018 | 23:43 WIB

Gay Perampok Mencoba Perkosa Pemuda karena Gagal Menikah

Gay Perampok Mencoba Perkosa Pemuda karena Gagal Menikah

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 14:29 WIB

Perampok dari Komunitas Gay di Kemang Pernah Perkosa Korbannya

Perampok dari Komunitas Gay di Kemang Pernah Perkosa Korbannya

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 13:52 WIB

Kronologi Rampok Komunitas Gay yang Hampir Perkosa Pria di Kemang

Kronologi Rampok Komunitas Gay yang Hampir Perkosa Pria di Kemang

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 13:37 WIB

Polisi Tembak Perampok yang Telanjangi Korbannya di Kemang

Polisi Tembak Perampok yang Telanjangi Korbannya di Kemang

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 12:16 WIB

Terkini

Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat

Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:00 WIB

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:40 WIB

Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji

Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:34 WIB

Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'

Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:18 WIB

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB

Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!

Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB

Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!

Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:07 WIB

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:48 WIB

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:43 WIB

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:36 WIB