PBNU Desak Polisi Tuntaskan Penyebaran Hoax

Dythia Novianty

Senin, 05 Maret 2018 | 04:15 WIB
PBNU Desak Polisi Tuntaskan Penyebaran Hoax
Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Sirodj. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Sirodj, mendesak polisi mengusut tuntas berbagai jaringan yang sengaja menyebarkan informasi hoax, yang bertujuan memecah belah NKRI.

"Terkutuklah orang yang menyebarkan berita kebohongan, jadi itu penghalang kebaikan dan dosa besar. Saya minta polisi, bukan hanya menangkap, tapi siapa di belakangnya, apa tujuan motifnya," katanya saat menghadiri acara kuliah umum di Kampus Institut Agama Islam Tribakti Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu sore (4/3/2018).

Ia menyesalkan adanya kelompok yang mengaku sebagai Muslim, namun menyebarkan berita bohong ke masyarakat. Menurut dia, adanya kelompok itu hanya ingin memecah belah persatuan bangsa, serta membawa nama Muslim menjadi buruk.

"Saya sayangkan kok atas nama Muslim. Apa tidak tahu kebenaran agama Islam, apa umat Islam seperti itu karakternya? Iya dong (ada kesengajaan memecah belah bangsa)," kata Said.

Ia juga sangat berharap, pemerintah juga sigap dengan berbagai informasi yang tidak benar. PBNU juga siap untuk bersama-sama pemerintah memerangi berbagai jaringan yang membuat berita bohong tersebut. Sebab, dalam beberapa kasus, informasi yang tidak benar, justru karena sering diinformasikan dianggap seolah-olah benar.

"Kami memberikan dukungan agar roda pemerintahan untuk bangsa ini berjalan baik. Kalau rakyat sudah dewasa, tidak perlu (negara 'meng-counter' informasi hoax), namun masalahnya belum dewasa. Berita bohong sekali tidak percaya, tapi jika setiap hari disiarkan terus menjadi percaya," ujarnya.

Said juga mengaku, belum mengetahui dengan pasti tujuan dari kelompok ini menyebarkan informasi yang meresahkan masyarakat tersebut, namun diduga juga ada kaitannya dengan rencana kegiatan Pemilu Presiden 2019. Ia berharap, baik dalam Pilkada 2018, ataupun Pemilu Presiden 2019, bisa berjalan dengan tertib dan lancar.

Polisi berhasil mengungkap kasus penyebaran konten hoax dan ujaran kebencian kelompok Muslim Cyber Army (MCA) yang tergabung dalam grup jejaring sosial Whatsapp dengan nama "The Family MCA". Polisi juga menangkap sejumlah orang yang diduga terkait dengan penyebaran berita bohong tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, kelompok itu memang diduga sering menyebarkan isu provokatif di jejaring sosial, mulai dari isu kebangkitan PKI, penculikan ulama, dan pencemaran nama baik Presiden hingga tokoh publik lainnya.

baca juga

Selain ujaran kebencian, sindikat ini ditenggarai juga mengirimkan virus kepada kelompok atau orang yang dianggap musuh. Virus ini biasanya merusak perangkat elektronik penerima. Polisi juga masih mendalami kemungkinan-kemungkinan lain seperti dugaan adanya orderan, pemberi sumber dana, hingga otak pelaku di belakang MCA. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkait MCA, Guru Ditangkap Sebar Isu Hoax PKI Menyerang Kyai

Terkait MCA, Guru Ditangkap Sebar Isu Hoax PKI Menyerang Kyai

News | Sabtu, 03 Maret 2018 | 10:56 WIB

Siapa Penyandang Dana Si Penyebar Hoax Muslim Cyber Army?

Siapa Penyandang Dana Si Penyebar Hoax Muslim Cyber Army?

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 18:07 WIB

Pencetus Kelompok MCA yang Buron ke Korsel Ternyata Perempuan

Pencetus Kelompok MCA yang Buron ke Korsel Ternyata Perempuan

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 17:48 WIB

Jadi Admin Muslim Cyber Army, Polisi Tangkap Dosen UII Yogyakarta

Jadi Admin Muslim Cyber Army, Polisi Tangkap Dosen UII Yogyakarta

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 16:19 WIB

Ini Perbedaan Antara Saracen dengan Family MCA

Ini Perbedaan Antara Saracen dengan Family MCA

News | Selasa, 27 Februari 2018 | 20:23 WIB

Panduan Mendeteksi Hoax Bagi Anak Muda

Panduan Mendeteksi Hoax Bagi Anak Muda

Tekno | Selasa, 09 Januari 2018 | 17:05 WIB

Terkini

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

×