Polisi Telisik Isu Orang Gila Penyerang Ulama Disuntik Zat Kimia

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 05 Maret 2018 | 18:56 WIB
Polisi Telisik Isu Orang Gila Penyerang Ulama Disuntik Zat Kimia
Ilustrasi Mabes Polri [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Markas Besar Kepolisian Indonesia berkoordinasi dengan kepolisian daerah (Polda) mendalami isu penyerangan tokoh agama tertentu yang dilakukan orang yang mengalami gangguan jiwa. Isu ini merebak di media sosial.

Kepala Satgas Nusantara Inspektur Jenderal Gatot Pramono Eddy mengatakan koordinasi dilakukan sampai tingkat Polres.

"Kami koordinasi di Polda dan satuan Polres terkait isu penyerangan ulama yang dilakukan oleh orang diduga yang mengalami gangguan kejiwaan," kata Gatot di Mabes Polri, Jakarta, Senin (5/3/2018)

Dari hasil penelusuran, ada sebanyak 45 isu penyerangan ulama termasuk di kawasan Bandung, Jawa Barat. Langkah selanjutnya, polisi telah mendatangi lokasi tersebut.

Polisi juga telah memeriksa orang dengan gangguan jiwa yang disebut-sebut sebagai pelaku penyerangan.

"Apakah memang alami gangguan kejiwaan atau tidak, kemudian kami minta pemeriksaan darah. Tujuannya apakah ada zat-zat kimia yang dimasukan ke dalam tubuh orang gangguan jiwa,” kata Gatot.

Maraknya isu penyerangan itu, polisi juga melibatkan ahli forensik guna menelusuri soal isu adanya zat-zat kimia yang diduga disuntikan ke para orang pengidap gangguan jiwa yang menyerang ulama.

“Kami cek pada kulit pelaku. Tidak ditemukan zat-zat kimia tertentu, karena kami mendengar ada zat yang kalau dimasukan ke tubuh korban menimbulkan agresivitas," kata dia.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Fadil Imran mengatakan dari puluhan isu yang viral di medsos, hanya ada tiga peristiwa penyerangan ulama

baca juga

“Dari puluhan isu itu, faktanya hanya ada tiga kejadian,” kata Fadil.

Dia pun merunut, isu itu disebar sejak 2 Februari dan terus berlanju hingga 27 Februari. Penyebaran isu tersebut dilakukan di beberapa daerah termasuk Banten dan Jawa Timur.

"Dari serangkaian peristiwa, kami kerja melakukan upaya penegakan hukum untuk mengidentifikasi pelaku baik di Surabaya, Jawa Barat, dan Banten," kata dia.

Menyusul maraknya isu penyerangan ulama di beberapa daerah. Polisi telah meringkus pelaku yang tergabung dalam kelompok The Family Muslim Cyber Army.

Dari hasil penyidikan sementara, motif kelompok MCA yang menyerbarkan ujaran kebencian dan berita hoaks untuk menjatuhkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pascaterima Surat Ancaman, Polisi Perketat Penjagaan Ulama Depok

Pascaterima Surat Ancaman, Polisi Perketat Penjagaan Ulama Depok

News | Minggu, 04 Maret 2018 | 22:00 WIB

Helikopter Polisi Dipakai Pengantin, Ini Respons Mabes Polri

Helikopter Polisi Dipakai Pengantin, Ini Respons Mabes Polri

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 12:53 WIB

Dapat Pencerahan di Penjara, Admin Muslim Cyber Army Menyesal

Dapat Pencerahan di Penjara, Admin Muslim Cyber Army Menyesal

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 18:08 WIB

Jokowi: Bagi Saya, Ulama Adalah Penyalur Suara Rakyat dan Umat

Jokowi: Bagi Saya, Ulama Adalah Penyalur Suara Rakyat dan Umat

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 07:57 WIB

MUI Garut: Jangan Takut Teror Penyerangan Ulama

MUI Garut: Jangan Takut Teror Penyerangan Ulama

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 01:01 WIB

Terkini

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:30 WIB

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:19 WIB

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

Bali | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Bitget Klaim Cadangan Aset Pengguna Tembus 131%

Bitget Klaim Cadangan Aset Pengguna Tembus 131%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×